Jokowi Perintahkan UU PPRT Segera Disahkan, Ikut Atur Majikan dan Penyalur

Presiden Joko Widodo, bersama Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati, dan Deputi V Kantor Staf Presiden Jaleswari Pramowardhani dalam konferensi pers terkait UU PPRT di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 18 Januari 2022. Biro Setpres

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati merinci sejumlah substansi yang dimuat dalam Rancangan Undang-undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga atau RUU PPRT. Hari ini Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah memerintahkan menterinya untuk mempercepat penetapan RUU yang mangkrak 19 tahun lamanya.

"Kalau kita bicara RUU PPRT yang pertama itu adalah pengakuan terhadap pekerja rumah tangga, kemudian adalah perlidungan," kata Bintang dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, bersama Jokowi, Rabu, 18 Januari 2022.

Bintang menyebut perlindungan yang diberikan bersifat komprehensif. "Tidak hanya diskriminasi, kekerasan juga, mencakup upah, dan sebagainya," kata dia. Selain itu, beleid ini juga tidak fokus pada pekerja rumah tangga, tapi juga pemberi kerja alias majikan dan penyalur.

Dalam konferensi pers ini, Jokowi mengumumkan bahwa dirinya resmi memerintahkan dua anak buahnya, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah untuk berkonsultasi dengan DPR dan sejumlah pihak terkait.  Tujuannya untuk mempercepat penetapan RUU PPRT yang mangkrak 19 tahun lamanya.

"Saya berharap UU PPRT bisa segera ditetapkan,  dan memberikan perlindungan yg lebih baik bagi pekerja rumah tangga dan kepada pemberi kerja, serta kepada penyalur kerja," kata dia.

Pemerintah berkomitmen beri perlindungan PRT

Jokowi menyebut pemerintah berkomitmen dan berupaya keras untuk memberikan perlindungan terhadap pekerja rumah tangga.  Jumlah pekerja rumah tangga di Indonesia saat ini, kata dia, diperkirakan mencapai 4 juta jiwa dan rentan kehilangan hak-haknya sebagai pekerja.

"Sudah lebih dari 19 tahun Rancangan UU tentang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga belum disahkan," kata Jokowi.

Selain itu, kepala negara mengaku hukum ketenagakerjaan di Indonesia saat ini tidak secara khusus dan tegas mengatur tentang pekerja rumah tangga. Untuk itu, RUU PPRT sudah masuk dalam daftar RUU prioritas di tahun 2023 dan akan menjadi inisiatif DPR," kata dia.

Pemerintah, kata Bintang, akan mengawal dengan serius agar RUU bisa tembus menjadi UU. "Mudah mudahan di tahun ini bisa memberikan yang terbaik, tidak hanya pada PRT tapi mengawal kolaborasi pemberi kerja dan penyalur," kata dia.

Sementara itu, Ida menyebut RUU PPRT ini sebenarnya sudah lama digagas di DPR pada periode 2004-2009. Tapi UU ini tak kunjung disahkan, sampai akhirnya kembali menjadi prioritas pada 2019-2024. "Selama ini memang belum ada payung hukum dalam bentuk UU," kata dia.

Sejauh ini, hanya ada pengaturan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 2 Tahun 2015 tentang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga. "Sudah saatnya Permenaker ini diangkat lebih tinggi menjadi UU," kata dia.

Baca: Jokowi Utus Menteri Temui DPR Demi Percepat Pengesahan UU PPRT






Presiden Jokowi Beri Selamat atas Capaian 2 Gelar di Indonesia Masters 2023

49 menit lalu

Presiden Jokowi Beri Selamat atas Capaian 2 Gelar di Indonesia Masters 2023

Di Indonesia Masters 2023, Jonatan Christie dan Leo / Daniel berhasil meraih gelar juara. Apa kata Presiden Jokowi?


Jokowi Rayakan Imlek Nasional, Ini 5 Shio yang Paling Beruntung di Tahun Kelinci

3 jam lalu

Jokowi Rayakan Imlek Nasional, Ini 5 Shio yang Paling Beruntung di Tahun Kelinci

Selamat datang Tahun kelinci pada 2023. Di tahun ini kelima shio berikut ini akan mengalami keberuntungan dalam hidup, karier hingga asmara.


Musra Relawan Jokowi Diikuti Kelompok Pendukung Ganjar Pranowo hingga Arsjad Rasjid

5 jam lalu

Musra Relawan Jokowi Diikuti Kelompok Pendukung Ganjar Pranowo hingga Arsjad Rasjid

Musra relawan Jokowi di Yogyakarta diikuti berbagai kelompok yang mendukung tokohnya masing-masing.


Kaesang Pangarep Terjun ke Dunia Politik, Kepingan Terakhir Dinasti Jokowi ?

7 jam lalu

Kaesang Pangarep Terjun ke Dunia Politik, Kepingan Terakhir Dinasti Jokowi ?

Ketertarikan Kaesang Pangarep untuk ikut terjun ke dunia politik mengagetkan berbagai pihak. Pasalnya, Kaesang sempat menyatakan tak mau.


Jokowi Kembali Cerita Soal Kebijakan di Awal Pandemi Ekonomi RI Bisa Minus 17 Persen Kalau Lockdown

8 jam lalu

Jokowi Kembali Cerita Soal Kebijakan di Awal Pandemi Ekonomi RI Bisa Minus 17 Persen Kalau Lockdown

Untuk ketiga kalinya, Presiden Jokowi bercerita soal kebijakan yang dia ambil di awal pandemi Covid-19 dengan tidak menerapkan lockdown.


Ditanya Soal Reshuffle Kabinet, Zulhas: Urusan Presiden, Urusan Saya Beras dan Cabai

8 jam lalu

Ditanya Soal Reshuffle Kabinet, Zulhas: Urusan Presiden, Urusan Saya Beras dan Cabai

Zulkifli Hasan tak mau berkomentar soal reshuffle kabinet yang akan dilakukan Presiden Jokowi.


Kaesang Pangarep Belum Komunikasi dengan PDIP , FX Rudy: Mau Lewat Jalur Independen, Itu pun Hak Dia

9 jam lalu

Kaesang Pangarep Belum Komunikasi dengan PDIP , FX Rudy: Mau Lewat Jalur Independen, Itu pun Hak Dia

Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo menyatakan belum ada komunikasi antara pihaknya dengan putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep.


Pertemuan Jokowi dan Surya Paloh Disebut Bahas Pencalonan Anies Baswedan

11 jam lalu

Pertemuan Jokowi dan Surya Paloh Disebut Bahas Pencalonan Anies Baswedan

Pengamat politik Hendri Satrio meyakini pertemuan antara Jokowi dengan Surya Paloh pada Kamis kemarin membahas soal pencalonan Anies Baswedan


Tugaskan Bulog Jual Cadangan Beras ke Ritel Modern, Bapanas: Perintah Jokowi

12 jam lalu

Tugaskan Bulog Jual Cadangan Beras ke Ritel Modern, Bapanas: Perintah Jokowi

Pemerintah tengah memperluas distribusi beras Bulog dengan menyasar dan memperbanyak toko-toko ritel yang ada di sekitar masyarakat.


Jokowi dan Nadem Renggang Gara-gara Capres

12 jam lalu

Jokowi dan Nadem Renggang Gara-gara Capres

Hubungan Presiden Jokowi dengan Partai NasDem merenggang setelah ketua umum partai itu, Surya Paloh, mengumumkan Anies sebagai capres 2024.