Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

34 Tahun LPPOM MUI Berperan Dalam Ekosistem Halal Indonesia

image-gnews
Iklan

INFO NASIONAL -- Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) telah genap berusia 34 tahun berkecimpung dalam dunia sertifikasi halal. LPPOM MUI dibentuk berdasarkan mandat dari Pemerintah atau negara agar Majelis Ulama Indonesia (MUI) berperan aktif dalam meredakan kasus lemak babi di Indonesia pada tahun 1988 dan resmi didirikan pada 6 Januari 1989 untuk melakukan pemeriksaan dan sertifikasi halal.

Kini, pemerintah telah mencanangkan Undang-Undang No. 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal yang mewajibkan sertifikasi halal bagi seluruh produk yang beredar. Dalam hal ini, peran LPPOM MUI ditegaskan menjadi salah satu Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) di Indonesia. 

LPPOM MUI pun terus beradaptasi dan berinovasi terhadap situasi yang ada. Berbagai upaya juga telah dilakukan LPPOM MUI dalam meningkatkan layanan pemeriksaan sertifikasi halal dengan memenuhi berbagai persyaratan. 

“Hal ini dilakukan guna mendorong perusahaan dalam meningkatkan nilai tambah produknya, sehingga dapat bersaing secara nasional dan melaju ke kancah global,” kaga Direktur Utama LPPOM MUI, Ir. Muti Arintawati, M.Si, dalam kegiatan Media Gathering LPPOM MUI di Rumah Kenangan, Senopati, Jakarta, pada 16 Januari 2023. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian perayaan Milad LPPOM MUI ke-34. 

Untuk memudahkan pelaku usaha dalam proses sertifikasi halal, Muti melanjutkan, LPPOM MUI meningkatkan pelayanan melalui pengembangan sistem sertifikasi online CEROL-SS23000 secara berkelanjutan, integrasi dengan Si-Halal BPJPH, penggunaan sistem informasi, komunikasi dan teknologi lebih baik, serta program pengembangan SDM. 

Menurutnya, selama tahun 2022, ada 15.273 pelaku usaha yang mengajukan permohonan pemeriksaan halal melalui LPPOM MUI. Angka ini naik 48 persen dari tahun 2021 yang berjumlah 10.337 pelaku usaha. Sementara jumlah permohonan pada tahun 2022 mencapai 15.333 dan jumlah produk 297.308.

LPPOM MUI juga terus mengupayakan percepatan pemeriksanan sertifikasi halal. Pemerintah sudah mengatur lama waktu sertifikasi halal dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 39 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal. 

Pada Pasal 72 dan 73 disebutkan bahwa pemeriksaan dan/atau pengujian kehalalan untuk produk yang diproduksi di dalam negeri dilakukan selama 15 hari (kerja) sejak penetapan LPH diterbitkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), dengan maksimal waktu perpanjangan 10 hari (kerja). Sedangkan untuk produk luar negeri selama 15 hari (kerja), dengan waktu perpanjangan 15 hari (kerja).

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

“Untuk perusahaan dalam negeri rata-rata proses sertifikasi halal di LPPOM MUI selama 28,63 hari kalender, sedangkan rata-rata untuk perusahaan luar negeri adalah 29,92 hari kalender," ujar Muti. 

Secara aturan, Muti melanjutkan, maksimal waktu sertifikasi halal dalam negeri maksimal 25 hari kerja dan luar negeri maksimal 30 hari kerja. "Alhamdulillah, LPPOM MUI sudah memenuhi aturan tersebut jika waktu proses dikurangi hari libur, termasuk libur nasional".

Salah satu perusahaan yang melakukan pemeriksaan sertifikasi halal di LPPOM MUI, Head of QAQC Kenangan Brands, Sally Rachmatika, mewakili Kenangan Brands berterima kasih kepada LPPOM MUI atas sertifikasi halal terhadap produknya. 

“Kami sangat mengapresiasi dukungan yang senantiasa diberikan oleh LPPOM MUI kepada Kenangan Brands, sehingga salah satu brand kami, Kopi Kenangan menjadi restoran F&B terbaik dalam menjalankan SJPH. Kami berharap kolaborasi antara Kenangan Brands dengan LPPOM MUI akan terus berlanjut demi memastikan seluruh produk yang dikonsumsi oleh konsumen kami telah tersertifikasi Halal,” kata Sally.

Sally memastikan, sebagai perusahaan jaringan food and beverage (F&B) non-waralaba dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia, Kenangan Brands terus berfokus pada perkembangan produk dan layanan yang sesuai dengan permintaan dan kebutuhan konsumen Indonesia. Dalam hal ini, sertifikasi halal merupakan salah satu prioritas Kenangan Brands.

Sepanjang tahun 2022, LPPOM MUI banyak melakukan kerjasama fasilitasi sertifikasi halal dengan sejumlah 132 mitra kerjasama sertifikasi halal, baik perbankan, maupun lembaga atau instasi pemerintah, baik pusat, provinsi maupun kabupaten atau kota yang tersebar di seluruh Indonesia. 

Selain pemangku kepentingan halal, ada juga kerjasama fasilitasi dengan perusahaan, baik BUMN maupun swasta. Total pelaku usaha yang telah difasilitasi sejumlah 9.582 pelaku usaha. (*)

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kementan Dorong Kota di NTB Miliki Perda LP2B

39 menit lalu

Kementan Dorong Kota di NTB Miliki Perda LP2B

Cegah Merebaknya Alih Fungsi Lahan NTB, Kementan Dorong Kab/Kota di NTB Miliki Perda LP2B


Wujudkan Lumbung Pangan Dunia, Kementan Siapkan Lahan Rawa

41 menit lalu

Wujudkan Lumbung Pangan Dunia, Kementan Siapkan Lahan Rawa

Kementerian Pertanian dibawah Komando Menteri Pertanian Amran Sulaiman optimis Indonesia bisa mewujudkan lumbung Pangan Dunia dengan berbagai cara


BRI Raih 3 Penghargaan TOP BUMN Award

1 jam lalu

BRI Raih 3 Penghargaan TOP BUMN Award

Dinobatkan Sebagai BUMN Terbaik, BRI Boyong 3 Penghargaan TOP BUMN Award


Pabrik Biomassa Segera Berdiri di Blora

1 jam lalu

Pabrik Biomassa Segera Berdiri di Blora

Pabrik Biomassa Segera Berdiri di Blora, Pertengahan 2026 Siap Operasional


KTNA Kerahkan Petani Dukung Program Kementan Optimalisasi Lahan Rawa

1 jam lalu

KTNA Kerahkan Petani Dukung Program Kementan Optimalisasi Lahan Rawa

Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional mendukung penuh upaya Kementerian Pertanian (Kementan) dalam meningkatkan produksi padi dan jagung


Kementerian ESDM Serahkan Motor Hasil Konversi dan SPBKLU Ke Kementerian Keuangan

1 jam lalu

Kementerian ESDM Serahkan Motor Hasil Konversi dan SPBKLU Ke Kementerian Keuangan

Kementerian ESDM Serahkan Motor Hasil Konversi dan SPBKLU Ke Kementerian Keuangan


Desvalinda: Aplikasi Mobile JKN Layak Dapat Bintang Lima

1 jam lalu

Desvalinda: Aplikasi Mobile JKN Layak Dapat Bintang Lima

Memuji kemudahan layanan yang bisa diakses dalam satu genggaman melalui Aplikasi Mobile JKN.


Hilirisasi Nikel Ala Ceria

1 jam lalu

Hilirisasi Nikel Ala Ceria

Sebagai perusahaan yang dimiliki anak bangsa untuk kegiatan pertambangan mulai dari hulu yaitu eksplorasi dan eksploitasi


Dirut PNM Jadi The Best CEO diajang Top BUMN Awards 2023

14 jam lalu

Dirut PNM Jadi The Best CEO diajang Top BUMN Awards 2023

Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Arief Mulyadi meraih penghargaan The Best CEO


Kemenag dan GKMNU Bersatu Atasi Empat Isu Keluarga

15 jam lalu

Kemenag dan GKMNU Bersatu Atasi Empat Isu Keluarga

Kementerian Agama bersama GKMNU melakukan penanganan empat isu krusial keluarga Indonesia.