"

Pancasila Sebagai Ideologi Pemersatu Bangsa Jadi Booster Nasionalisme


INFO NASIONAL - Pusat Studi Pancasila Konstitusi dan Peradaban Indonesia (Puspakopi) Unitomo Surabaya, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan Gerakan Peradaban Indonesia (GPI) akan menggelar Dialog Kebangsaan bertemakan ‘Pancasila Sebagai Ideologi Pemersatu Bangsa’. Selain Kepala BPIP Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D kegiatan ini juga dihadiri oleh Menkopolhukam Mahfud MD, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Budayawan Zawawi Imron turut hadir dalam acara dialog kebangsaan tersebut. 

Dalam sambutannya, Kepala BPIP Yudian Wahyudi mengatakan, generasi masa kini patut bersyukur bahwa Indonesia memiliki Founding Father atau pendiri dan proklamator Bangsa Indonesia seperti Bung Karno dan Bung Hatta yang meletakkan pilar dan ideologi bangsa yakni Pancasila. 
"Kehebatan Pancasila adalah konsistensi seluruh masyarakat Indonesia dalam menjaga persatuan dan kesatuan. Pengorbanan dan keikhlasan para founding father yakni proklamator Bung Karno dan Bung Hatta harus menjadi cambuk untuk menjaga NKRI hari ini hingga masa depan," urainya. 
Menurutnya, Pancasila dalam perspektif Islam adalah istijabah atau doa yang dilantunkan oleh para Nabi yang keberkahannya dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia. 
"Lewat Ideologi Pancasila, Indonesia mampu menjaga harmoni, kerukunan, keamanan dan ketertiban diantara masyarakat yang membentang dan terpisahkan dari beribu pulau, suku dan agama," tuturnya.
Sementara itu, Menkopolhukam Mahfud MD mengakatan, dari berbagai studi menyebutkan pada tahun 2023 ini akan terjadi itu bencana ekonomi yang luar biasa. Yakni resesi ekonomi yang mengakibatkan inflasi dan deflasi di hampir semua negara di dunia.
“Bila Bangsa Indonesia tidak setangguh dan sekuat seperti masa perjuangan Tahun 1945, maka kita bisa ikut terkena imbasnya dari bencana ekonomi. Apalagi saat ini di International Monetary Fund (IMF) sudah ada 16 negara yang harus mendapat bantuan dana dan ada 30 negara lagi antre untuk mendapat bantuan. Artinya ini serius, kita akan berusaha agar tidak antre disitu,” katanya.
Dalam situasi ini, Mahfud menegaskan, Indonesia harus kembali ke Pancasila sebagai pemersatu bangsa. Jangan sampai warga bangsa saling mencari selamat sendiri-sendiri berdasar ikatan primordial masing-masing dan ingin saling mendominasi.
"Itu berbahaya sekali. Maka dari itulah perlunya kita bicara mengingatkan Pancasila sebagai ideologi pemersatu bangsa,” ucapnya.
Disisi lain, Gubernur Jawa Timur Kofifah Indar Parawansa dalam sambutanny mengaku bahw pada Dialog Kebangsaan tersebut menyampaikan, bahwa ini merupakan hasil dari sinergitas, kolaborasi, gotong royong dan "tepo seliro" yang terjalin di seluruh elemen di Jatim. 
"Kami bersyukur bahwa Indeks KUB Jatim pada 2021 berdasarkan data Kemenag RI  77,8 persen. Sedangkan nasional adalah 72,9 persen," ungkap Gubernur Khofifah.
Selain itu, lanjut Khofifah, juga terdapat moderasi, saling tafahum dan toleransi di dalamnya. Meskipun ada perbedaan-perbedaan  tetapi ada kesalingpahaman diantara satu dengan yang lain. Yang dilanjutkan pemghormatan dan kepercayaan satu sama lain.
"Inilah yang telah mengantarkan capaian indeks KUB Jatim mencapai 77,8 persen," kata dia.
"Oleh karena itu saya selalu pesan, Jatim tidak boleh batuk. Kalau sampai batuk, droppletnya bisa sampai ke Ibukota. Sehingga saling tafahum (memahami) antara satu dengan yang lain adalah bagian yang harus kita ihtiarkan bersama," ujarnya.
Turut hadir dalam forum, antara lain Istri Gubernur D.I.Y Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas, Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI Farid Makruf, Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, Ketua Gerakan Peradaban Indonesia H. Ahmad Zaini, Rektor Unitomo sekaligus Ketua Pelaksana Dr. Siti Marwiyah, jajaran Deputi Menkopolhukam RI, pimpinan Pondok Pesantren di Jatim, serta beberapa Ka. OPD Pemprov Jatim. (*)







Tak Perlu Ragu, Pegadaian Pastikan Tabungan Emas Aman

13 jam lalu

Tak Perlu Ragu, Pegadaian Pastikan Tabungan Emas Aman

Produk Tabungan Emas secara resmi diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo pada 5 Juli 2015.


BNI Genjot Pertumbuhan Kredit Ekspor

14 jam lalu

BNI Genjot Pertumbuhan Kredit Ekspor

BNI aktif mendukung peningkatan akses pembiayaan bagi UMKM dari kota hingga desa


Menteri ATR/BPN Serahkan Sertifikat Tanah di Banturung

16 jam lalu

Menteri ATR/BPN Serahkan Sertifikat Tanah di Banturung

Sebanyak 208 sertifikat yang diantarkan oleh Hadi Tjahjanto secara door to door.


Pimpinan MPR Minta Komitmen Pencegahan Tuberkulosis

19 jam lalu

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat
Pimpinan MPR Minta Komitmen Pencegahan Tuberkulosis

Perpres 67/2021 menargetkan pada 2030 harus terjadi penurunan angka kejadian TB.


Sambut Ramadhan, BNI Salurkan 77.000 Paket Sembako

19 jam lalu

Sambut Ramadhan, BNI Salurkan 77.000 Paket Sembako

BNI Melaksanakan program sosial BNI Berbagi bertajuk "Lompat Lebih Tinggi Ukir Kebaikan".


Jadikan UMKM Inti Bisnis, BRI Tingkatkan Pemberdayaan

19 jam lalu

Jadikan UMKM Inti Bisnis, BRI Tingkatkan Pemberdayaan

UMKM di Indonesia berkontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) hingga mencapai 62,55 persen


Cegah Stunting, Politisi Muda PSI Ajak Makan Satu Butir Telur Setiap Hari

20 jam lalu

Cegah Stunting, Politisi Muda PSI Ajak Makan Satu Butir Telur Setiap Hari

Pentingnya pemenuhan gizi anak untuk tumbuh kembang anak kedepannya.


HNW Usulkan Cuti Bersama dan Libur Idul Fitri 1444 H Dikoreksi

21 jam lalu

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid.
HNW Usulkan Cuti Bersama dan Libur Idul Fitri 1444 H Dikoreksi

Pemerintah diminta berlaku adil, dengan lebih peka memahami dan menyikapi potensi perbedaan penetapan jadwal 1 Syawal


SKK Migas-KKKS PetroChina Serahkan Program Pengembangan Masyarakat

21 jam lalu

SKK Migas-KKKS PetroChina Serahkan Program Pengembangan Masyarakat

Penyerahan berlangsung dua kali, untuk Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur.


Bamsoet Dukung Finalis Puteri Indonesia Sumut

21 jam lalu

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bersama finalis Puteri Indonesia Sumatera Utara 2023, Tabitha Cristabela Napitupulu.
Bamsoet Dukung Finalis Puteri Indonesia Sumut

Melalui peran Tabitha, diharapkan Danau Toba akan semakin mendunia