KPK Periksa Anggota DPR Aryanto Munawar Kasus Suap Rektor Unila

Editor

Febriyan

Rektor Universitas Lampung periode 2020-2024, Karomani, menjalani pemeriksaan lanjutan, di gedung KPK, Jakarta, Jumat, 11 November 2022. Karomani, diperiksa sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi penerimaan hadiah atau janji oleh penyelenggara negara atau yang mewakili terkait penerimaan calon Mahasiswa baru pada Universitas Lampung Tahun 2022. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK terus melakukan pengusutan kasus suap Rektor Unila, Prof Karomani. KPK melakukan pengambilan keterangan terhadap dua orang, yaitu anggota Komisi V DPR-RI, Aryanto Munawar dan Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus.

Juru bicara KPK, Ali Fikri,  menyatakan Aryanto diperiksa terkait adanya tawaran untuk mempermudah meloloskan calon mahasiswa. Anggota DPR Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dari Daerah Pemilihan Lampung 1 itu dipastikan hadir dalam pemeriksaan hari ini, Kamis, 8 Desember 2022. 

"Saksi hadir untuk didalami pengetahuannya terkait kasus suap rektor Unila," kata Ali dalam pesan tertulis.

Selain Munawar, KPK juga melakukan pemeriksaan terhadap Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus. Ali menjelaskan kedua saksi tersebut diperiksa di dalam Gedung Merah Putih KPK.

"Keterangan keduanya akan digunakan untuk proses pengembangan kasus suap tersebut," ujar dia.

Satu saksi tidak hadir

Ali juga menambahkan KPK juga memanggil saksi lainnya atas nama Bustomy yang merupakan pegawai negeri sipil. Namun, Ali menyebut, Bustomy tidak hadir dalam pemanggilan KPK tersebut.

"Kita akan melakukan pemanggilan ulang kepada yang bersangkutan. Ketiganya diperiksa untuk tersangka Karomani," kata Ali.

Kasus suap Rektor Unila bermula ketika KPK melakukan penangkapan terhadap Karomani dan sejumlah orang lainnya pada 19 Agustus 2022. Dia disebut menerima sejumlah uang untuk meloloskan calon mahasiswa pada masa penerimaan mahasiswa baru periode 2021-2022.

Selain Karomani, KPK juga telah menetapkan Wakil Rektor I Bidang Akademik Unila Heryandi, Ketua Senat Unila Muhammad Basri sebagai penerima suap. Satu orang pemberi suap atas nama Andi Desfiandi juga sudah ditetapkan sebagai tersangka bahkan telah menjalani persidangan.

Nama Zulkifli Hasan dan Utut Adianto terseret

Dalam sidang Andi, Karomani menyebutkan sejumlah nama pejabat negara yang ikut menitipkan calon mahasiswa kepadanya. Dua diantaranya adalah Menteri Perdagangan sekaligus Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, dan Wakil Ketua Komisi Pendidikan DPR-RI dari Fraksi PDIP, Utut Adianto.

Karomani menyatakan bahwa Zulhas, sapaan Zulkifli Hasan, menitipkan calon mahasiswa berinisial ZAG itu melalui Ketua Apindo Lampung Ary Meizari Alfian. Sementara Utut disebut menitipkan anak salah satu koleganya.  Baik Zulhas maupun Utut telah membantah terlibat dalam kasus suap Rektor Unila tersebut.






Bertemu Dubes, Zulkifli Hasan Nyatakan Indonesia Siap Bantu Penanganan Gempa Turki

11 jam lalu

Bertemu Dubes, Zulkifli Hasan Nyatakan Indonesia Siap Bantu Penanganan Gempa Turki

Zulhas menyampaikan belasungkawa dan rasa simpati mendalam atas tragedi gempa Turki.


Kesulitan Kejar Harun Masiku Cs, KPK Terkendala Strategi Pelaku Ganti Nama

15 jam lalu

Kesulitan Kejar Harun Masiku Cs, KPK Terkendala Strategi Pelaku Ganti Nama

Ketua KPK Firli Bahuri mengakui kesulitan menangkap empat buronan yang salah satunya adalah Harun Masiku.


Ganjar Pranowo Mania Bubar, Ganjarist: Mati Satu Tumbuh Seribu

16 jam lalu

Ganjar Pranowo Mania Bubar, Ganjarist: Mati Satu Tumbuh Seribu

Ganjarist menilai pembubaran GP Mania dan penarikan dukungan terhadap Ganjar Pranowo sebagai hal biasa.


Koalisi Indonesia Bersatu Belum Punya Sekber dan Capres, Waketum Golkar Tak Mau Disebut Tertinggal

16 jam lalu

Koalisi Indonesia Bersatu Belum Punya Sekber dan Capres, Waketum Golkar Tak Mau Disebut Tertinggal

Waketum Golkar membantah anggapan bahwa Koalisi Indonesia Bersatu tertinggal dari koalisi lainnya karena belum punya Sekber dan Capres.


PDIP Tebar 4 Nama Bakal Cagub DKI Jakarta 2024, Siapa Saja?

18 jam lalu

PDIP Tebar 4 Nama Bakal Cagub DKI Jakarta 2024, Siapa Saja?

PDIP telah merilis nama-nama yang menjadi bakal calon gubernur.


Saling Lapor Petinggi KPK karena Formula E

21 jam lalu

Saling Lapor Petinggi KPK karena Formula E

Kengototan KPK mengusut kasus Formula E berdampak pada perpecahan antar-petinggi lembaga itu.


PKS Minta Megawati Turun Tangan Akhiri Kisruh di BRIN

23 jam lalu

PKS Minta Megawati Turun Tangan Akhiri Kisruh di BRIN

"Sebagai Ketua Dewan Pengarah, Megawati dapat memberikan arahan yang baik bagi Kepala BRIN," kata politikus PKS, Mulyanto


Sidak Stok MINYAKITA, Mendag Tegaskan Pelaku Usaha Taati Aturan

1 hari lalu

Sidak Stok MINYAKITA, Mendag Tegaskan Pelaku Usaha Taati Aturan

Kementerian Perdagangan bersama Satgas Pangan Polri melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap ketersediaan produk minyak goreng merek MINYAKITA di PT Bina Karya Prima (BKP) di Marunda, Jakarta Utara, Selasa, 7 Februari 2023.


Gibran Dapat Dukungan Tertinggi Jadi Gubernur Jawa Tengah Menurut Survei Aksara

1 hari lalu

Gibran Dapat Dukungan Tertinggi Jadi Gubernur Jawa Tengah Menurut Survei Aksara

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mendapat dukungan tertinggi maju sebagai Gubernur Jateng menurut survei Aksara Research and Consulting.


Di Depan Jokowi, Firli Sebut Harun Masiku dan 3 Buronan Lain Masih Dikejar

1 hari lalu

Di Depan Jokowi, Firli Sebut Harun Masiku dan 3 Buronan Lain Masih Dikejar

Ketua KPK Firli Bahuri melaporkan upaya penangkapan terhadap Harun Masiku dan tiga buronan kasus korupsi lainnya di depan Presiden Jokowi.