Deretan Alasan di Balik Penolakan Safari Politik Anies Baswedan di Sejumlah Daerah

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Bakal Calon Presiden dari Partai NasDem, Anies Baswedan (tengah) berjabat tangan dengan warga seusai melaksanakan salat Jumat di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat, 2 Desember 2022. Kunjungan Anies Baswedan bersama sejumlah pengurus Partai NasDem di Aceh untuk menjalin silaturahmi dengan Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud, para ulama, tokoh adat serta para pendukungnya. ANTARA/Ampelsa

TEMPO.CO, Jakarta -Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyatakan siap maju sebagai calon Presiden RI untuk Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2024. Diusung Partai NasDem, PKS, dan Partai Demokrat, jelang Pilpres 2024 Anies gencar melakukan safari politik. Alih-alih menggalang dukungan masyarakat, safari politik Anies justru dijegal atau mendapat penolakan di sejumlah daerah. 

Menurut pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Siti Zahro, safari politik hakikatnya bertujuan untuk mengenal lebih jauh partai dan capres yang akan diusung. “Para calon menyosialisasikan dirinya sah-sah saja, asalkan ditempuh melalui cara-cara yang benar dan tidak merugikan rakyat,” ujar Siti dikutip dari Lipi.go.id. 

Lantas, mengapa safari politik Anies Baswedan mendapat penolakan di sejumlah daerah? Berikut fakta-faktanya, sebagaimana dirangkum Tempo dari berbagai sumber: 

  1. Izin Tempat Dicabut 

Terbaru kasus penolakan safari politik Anies Baswedan terjadi di Aceh dan Riau. Anies dijadwalkan berkunjung ke Serambi Mekkah pada 2-3 Desember 2022 dan Pekanbaru 4 Desember 2022. Musababnya, seperti diungkapkan Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali, yakni karena izin penggunaan tempat di kedua kota itu dicabut secara tiba-tiba oleh pemerintah daerah setempat. 

  1. Safari Politik Anies di Aceh Tetap Jalan 

Sebelumnya, Ahmad menegaskan bahwa safari politik Anies ke Aceh bakal tetap jalan meski izin tempat dicabut sepihak oleh pemerintah daerah setempat. “Kalau itu ditiadakan, takutnya itu menjadi hal-hal yang justru tidak kita inginkan. Jadi DPW tetap akan menyelenggarakan silaturahmi dalam format yang kita belum tahu seperti apa nanti,” kata dia saat dihubungi, Rabu, 30 November 2022. 

Baca : Selain Aceh NasDem Sebut Riau Juga Cabut Izin Penggunaan Tempat untuk Safari Anies Baswedan

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyambangi Aceh sejak Jumat 2 Desember hingga Sabtu, 3 Desember 2022. Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Ahmad Ali, menerangkan sambutan masyarakat Aceh menyambut Anies luar biasa. “Luar biasa animo dari masyarakat,” kata Ali saat dihubungi, Sabtu, 3 Desember 2022.

Ali menyebut NasDem optimistis bisa meraup suara hingga 85 persen di Aceh. Pasalnya, kata dia, semua masyarakat Serambi Mekkah menjagokan Anies. “Menang 85 persen. Maunya Anies semua,” ujarnya.

  1. Spanduk Penolakan Anies di Jogja 

Sejumlah spanduk berisi penolakan kedatangan Anies bertebaran di sepanjang jalan Kutu Asem dan Denggung, Kecamatan Mlati Sleman, Yogyakarta. Momen itu terjadi ketika Anies akan menghadiri Deklarasi Forum Kabah Membangun pada Rabu, 16 November 2022. Dalam salah satu spanduk bergambar karikatur Anies di dalam bingkai lingkaran merah seperti tanda dilarang disertai tulisan 'Orang Munafik ! Membawa Agama Untuk Politik'. 

  1. Anies Ditolak di Ciamis 

Seperti halnya di Jogja, spanduk berisi penolakan kedatangan Anies tersebar di Ciamis, Sabtu, 19 November 2022. Diketahui, isi spanduk penolakan Anies Baswedan mengatasnamakan Forum Santri Kabupaten Ciamis Menggugat. Spanduk itu bertuliskan ‘Menolak Anies Baswedan, Anies bapak politik identitas jualan agama dan ayat’.  

HARIS SETYAWAN | IMA DINI SHAFIRA
Baca juga : Setelah Aceh, Anies Baswedan Lanjutkan Safari Politik ke Padang Hari Ini

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.






Pengemudi Ojol Demo Tolak Rencana Jalan Berbayar ERP Jakarta, Minta Anak Buah Heru Budi Temui Massa

14 jam lalu

Pengemudi Ojol Demo Tolak Rencana Jalan Berbayar ERP Jakarta, Minta Anak Buah Heru Budi Temui Massa

Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Balai Kota DKI Jakarta. Mereka menolak rencana jalan berbayar ERP.


Survei TSRC Sebut Prabowo Paling Banyak Belanja Iklan di Facebook

15 jam lalu

Survei TSRC Sebut Prabowo Paling Banyak Belanja Iklan di Facebook

The Strategic Research and Consulting (TSRC) mengungkapkan Prabowo Subianto merupakan kandidat capres yang merogoh kocek paling banyak untuk belanja iklan


Koalisi Indonesia Bersatu Belum Punya Sekber dan Capres, Waketum Golkar Tak Mau Disebut Tertinggal

16 jam lalu

Koalisi Indonesia Bersatu Belum Punya Sekber dan Capres, Waketum Golkar Tak Mau Disebut Tertinggal

Waketum Golkar membantah anggapan bahwa Koalisi Indonesia Bersatu tertinggal dari koalisi lainnya karena belum punya Sekber dan Capres.


Enggan Bahas Pinjaman Anies Baswedan, Ini Kekayaan Sandiaga Uno

22 jam lalu

Enggan Bahas Pinjaman Anies Baswedan, Ini Kekayaan Sandiaga Uno

Sandiaga Uno menyatakan tidak bersedia melanjutkan pembicaraan tentang kabar adanya pinjaman Anies Baswedan sebesar Rp 50 miliar. Berapa kekayaannya?


Popularitas Anies Baswedan di Medsos Lebih Besar Dibanding Ganjar, RK, Khofifah

23 jam lalu

Popularitas Anies Baswedan di Medsos Lebih Besar Dibanding Ganjar, RK, Khofifah

Jika dipersentasekan, perbincangan terhadap Anies Baswedan sebesar 44,9 persen.


NasDem Sebut Partai Ummat Tertarik Gabung Koalisi Perubahan

23 jam lalu

NasDem Sebut Partai Ummat Tertarik Gabung Koalisi Perubahan

Politikus Nasdem itu mengatakan Koalisi Perubahan tidak menutup pintu bagi partai lain yang hendak bergabung, baik parlemen maupun nonparlemen.


Pengamat: Kesepakatan Utang Piutang Politik Tak Etis Dibuka ke Ruang Publik

1 hari lalu

Pengamat: Kesepakatan Utang Piutang Politik Tak Etis Dibuka ke Ruang Publik

Pengamat politik Aisah Putri Budiarti menilai isu utang piutang dapat berdampak pada citra Anies Baswedan.


Soal Utang Anies Rp 50 Miliar, Sandiaga Uno: Biar Pihak Terkait yang Menyampaikan

1 hari lalu

Soal Utang Anies Rp 50 Miliar, Sandiaga Uno: Biar Pihak Terkait yang Menyampaikan

Sandiaga Uno enggan memperpanjang pembahasan soal utang Anies Baswedan Rp 50 miliar untuk Pilkada DKI Jakarta.


Kesan Buruk Usai Tonton Konser Dewa 19, PSI DKI: JIS Peninggalan Pemimpin Sebelumnya

1 hari lalu

Kesan Buruk Usai Tonton Konser Dewa 19, PSI DKI: JIS Peninggalan Pemimpin Sebelumnya

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ikut menanggapi polemik yang muncul usai pelaksanaan konser Dewa 19 di Jakarta International Stadium (JIS) pada Sabtu, 4 Februari 2023.


Tokoh-tokoh Saksikan Konser Dewa 19, Ada yang Hadir Juga di Pernikahan Kiky Saputri

2 hari lalu

Tokoh-tokoh Saksikan Konser Dewa 19, Ada yang Hadir Juga di Pernikahan Kiky Saputri

Baru saja, konser Dewa 19 berakhir. Beberapa tokoh turut menyaksikannya dari Prabowo, Ridwan Kamil hingga Anies Baswedan dan AHY.