Anggota DPR Desak Pecat Tidak Hormat Perwira Paspampres yang Diduga Perkosa Prajurit Kostrad

Ilustrasi TNI. dok.TEMPO

TEMPO.CO, Jakarta - Anggota DPR Komisi Pertahanan Fraksi Partai Golkar, Bobby Adhityo Rizaldi, mendesak agar kasus dugaan pemerkosaan oleh anggota Paspampres  terhadap prajurit perempuan Kostrad diusut tuntas. Menurut dia, jika anggota Paspampres ditemukan bersalah, maka mesti dipecat dengan tidak hormat. "Usut tuntas, bila ditemukan bersalah proses hukum, pecat dengan tidak hormat," kata Bobby dalam keterangannya, Sabtu, 3 Desember 2022.

Menurutnya penegakan disiplin harus diutamakan. Apaalagi, kata dia, hal ini menjadi salah satu prioritas Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Bobby menilai tidak perlu ada kompromi bagi siapapun yang melakukan perbuatan tidak terpuji. "Tidak boleh ada kompromi dan yang bersangkutan saat ini sudah dalam proses menjalani hukuman," kata dia.

Sebelumnya, aksi pemerkosaan ini terjadi pertengahan November lalu di Bali. Sejumlah pemberitaan menyebut kejadian terjadi saat kegiatan pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Bali. Komandan Paspampres Marsekal Muda Wahyu Hidayat Sudjatmiko angkat suara terkait kasus dugaan pemerkosaan yang diduga dilakukan anggotanya, Mayor Infanteri BF.

BF kini resmi ditahan. "Sambil menunggu proses hukum sementara anggota kami tahan," kata Wahyu saat dihubungi, Jumat, 2 Desember 2022.

Wahyu berujar dia masih menunggu panggilan dari POM TNI agar anggota tersebut diproses sesuai hukum yang berlaku. "Nanti biar hukum yang memutuskan benar atau salahnya," kata dia.

Baca Juga: Paspampres Diduga Perkosa Prajurit Kostrad, Komandan: Biar Hukum Memutuskan

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa membenarkan perwira di satuan Paspampres berinisial Mayor Infanteri BF diduga melakukan pemerkosaan terhadap prajurit wanita Divisi Infanteri 3/Kostrad Letnan Dua Caj. (K) GER.

"Oh sudah, sudah diproses hukum langsung," kata Jenderal Andika kepada wartawan usai melepas Satuan Tugas Maritime Task Force TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL di Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis.

Saat ini, lanjut Panglima, Mayor BF telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Detasemen Polisi Militer TNI. Sebelumnya BF telah menjalani penyidikan di Makassar, Sulawesi Selatan. Penyidikan dilakukan di Makassar karena korban pemerkosaan merupakan prajurit yang bertugas di Divisi Infanteri 3/Kostrad yang markasnya berada di Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan.

"Jadi, kalau enggak salah sidiknya di Makassar karena korban ini bagian dari Divisi 3/Kostrad, tetapi akan diambil alih oleh Puspom TNI karena pelaku kan Paspampres. Itu kan di bawah Mabes TNI, kita ambil alih, penanganan di TNI," kata Andika.

Selain terkena pasal pidana, Andika memastikan perwira pelaku pemerkosaan itu juga dipecat dari TNI. "Satu, itu tindak pidana, ada pasal yang pasti kita kenakan, KUHP ada. Kedua adalah dilakukan sesama keluarga besar TNI. Bagi saya keluarga besar TNI, Polri, sama saja maka hukuman tambahannya adalah pecat. Itu harus," kata Andika Perkasa.

ANTARA

Baca Juga: Perwira Paspampres yang Diduga Perkosa Prajurit Kostrad Ditahan






Panglima TNI Yudo Margono Meminta Prajurit PPRC Jangan Sampai Melanggar HAM

2 jam lalu

Panglima TNI Yudo Margono Meminta Prajurit PPRC Jangan Sampai Melanggar HAM

Panglima TNI Laksmana Yudo Margono meminta kepada seluruh prajurit PPRC TNI untuk tidak melanggar hukum dan HAM.


Kasus Bripka Madih Ditangani Adik Andika Perkasa, Ini Profil Kombes Fransiskus Xaverius Bhirawa Braja Paksa

3 jam lalu

Kasus Bripka Madih Ditangani Adik Andika Perkasa, Ini Profil Kombes Fransiskus Xaverius Bhirawa Braja Paksa

Bripka Madih viral karena mengaku diperas sesama polisi. Kabidpropam Polda Metro Jaya Kombes Fransiskus Xaverius Bhirawa Braja Paksa punya versi lain


Buwas Usul Tunjangan PNS Kembali dalam Bentuk Beras: Kualitasnya Bagus, Saya Berani Jamin

2 hari lalu

Buwas Usul Tunjangan PNS Kembali dalam Bentuk Beras: Kualitasnya Bagus, Saya Berani Jamin

Buwas baru-baru ini mengusulkan agar pegawai negeri sipil (PNS) serta anggota TNI dan Polri kembali menerima tunjangan dalam bentuk beras. Kenapa?


Ayah Perkosa Anak Kandung Selama 7 Tahun di Karawang, Apa Hukuman Untuk Pelaku?

3 hari lalu

Ayah Perkosa Anak Kandung Selama 7 Tahun di Karawang, Apa Hukuman Untuk Pelaku?

Tanah air dihebohkan dengan kasus ayah perkosa anak perempuannya selama 7 tahun. Ini hukuman untuk pelaku?


Mason Greenwood Dibebaskan dari Dakwaan di Kasus Pemerkosaan, Bagaimana Nasibnya di Manchester United?

3 hari lalu

Mason Greenwood Dibebaskan dari Dakwaan di Kasus Pemerkosaan, Bagaimana Nasibnya di Manchester United?

Manchester United sebelumnya memutuskan bahwa Mason Greenwood tidak akan beraktivitas di klub sampai pemberitahuan selanjutnya akibat kasusnya itu.


Kuasa Hukum Putri Candrawathi Anggap Replik Jaksa Menyedihkan dan Nyaris Sia-sia

4 hari lalu

Kuasa Hukum Putri Candrawathi Anggap Replik Jaksa Menyedihkan dan Nyaris Sia-sia

Jaksa menuturkan kuasa hukum Putri Candrawathi seharusnya mempersiapkan bukti-bukti valid tentang pelecehan dan pemerkosaan di awal persidangan.


Kasus Pemerkosaan Santri di Beji Depok, Ustaz Ramadhan Divonis 18 Tahun Penjara dan Denda Rp 500 Juta

4 hari lalu

Kasus Pemerkosaan Santri di Beji Depok, Ustaz Ramadhan Divonis 18 Tahun Penjara dan Denda Rp 500 Juta

Pengadilan Negeri Depok juga mewajibkan Ustaz Ramadhan membayar uang restitusi Rp 30 juta kepada korban. Masih ada tiga tersangka lain.


Jaksa Tuduh Kuasa Hukum Putri Candrawathi Paksakan Motif Pelecehan untuk Cari Simpati

7 hari lalu

Jaksa Tuduh Kuasa Hukum Putri Candrawathi Paksakan Motif Pelecehan untuk Cari Simpati

Jaksa mengatakan kuasa hukum bahkan mendukung ketidakjujuran Putri Candrawathi dan melimpahkan kesalahan kepada Yosua.


Jaksa Sebut Dalil Pemerkosaan Putri Candrawathi Khayalan untuk Bebas Jerat Hukum

7 hari lalu

Jaksa Sebut Dalil Pemerkosaan Putri Candrawathi Khayalan untuk Bebas Jerat Hukum

Jaksa mengatakan pleidoi Putri Candrawathi tidak memiliki dasar yuridis yang kuat untuk menggugurkan surat tuntutan.


Dani Alves Berada Satu Sel dengan Pengawal Ronaldinho di Penjara Brians 2 di Barcelona

7 hari lalu

Dani Alves Berada Satu Sel dengan Pengawal Ronaldinho di Penjara Brians 2 di Barcelona

Dani Alves saat ini mendekam di penjara Brians 2 di Barcelona karena kasus pelecehan seksual sejak 20 Januari lalu.