Profil Besan Jokowi, Profesor Gudono Ayah Erina Gudono yang Telah Berpulang pada 2016

Prof Gudono. Foto : Dok. FEB Unila

TEMPO.CO, JakartaTinggal menghitung hari menuju pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono pada 10 Desember 2022. Pernikahan yang akan digelar di Yogyakarta-Solo ini pun banyak mendapatkan perhatian publik, bukan hanya dari petinggi saja, melainkan rakyat biasa juga menunggu pernikahan putra bungsu Presiden RI, Jokowi.

Selain pernikahannya, atensi publik juga tertuju pada keluarga besan Jokowi. Salah satu atensi publik terhadap keluarga Erina tertuju pada sang ayah, Profesor Gudono. Lantas, bagaimana profil Profesor Gudono yang merupakan mertua Kaesang Pangarep?

Melansir feb.ugm.ac.id, Profesor Dr Gudono, M.B.A. yang merupakan seorang muslim pernah menjadi dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Gajah Mada (UGM), tepatnya pada Departemen Akuntansi.

Baca: 2 Menteri Jadi Saksi Pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, Apa Syaratnya?

Profil Profesor Gudono, Besan Jokowi

Profesor Gudono yang lahir pada 26 Mei 1963 di Semarang juga pernah menjabat sebagai Guru Besar di FEB UGM. Sebelum menduduki jabatan tinggi tersebut, Gudono juga pernah mengembang beberapa jabatan lainnya. Secara berturut-turut, jabatan yang pernah dipegang oleh Gudono, yakni Wakil Rektor Bidang Administrasi dan Pengembangan SDM UGM periode 2002-2004, Pejabat Struktural Eselon IIIA di BPK RI periode 2006-2010, Ketua Pengelola Program Magister Akuntansi (MAKSI) FEB UGM periode 2013-2015, dan Ketua Program Sarjana Akuntansi FEB UGM periode 2016 hingga ajal menjemputnya.

Untuk mencapai jabatan di posisi tersebut, Gudono sangat gigih dan tidak pernah bosan untuk mengenyam pendidikan, baik di Indonesia maupun luar negeri. Profesor Gudono menempuh pendidikan untuk mendapatkan gelar S1 di Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM. Setelah berhasil lulus, ia langsung melanjutkan pendidikan di Negeri Paman Sam.

Ia mendaftarkan dirinya untuk meraih gelar Master di Murray State University di Kentucky, Amerika. Usai meraih gelar Master, ia masih memiliki semangat tinggi dan keinginan tahu yang besar akan suatu ilmu sehingga memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya. Gudono memilih Temple University di Pensylvania, Amerika untuk meraih gelar Doktoral. 

Berkat kegigihannya dalam mempelajari ilmu pengetahuan, Gudono berhasil meraih banyak penghargaan. Pada 1 Desember 2011 ia berhasil mendapatkan jabatan Guru Besar dari UGM. Dua tahun kemudian, tepatnya pada 2013, ia juga berhasil meraih Satyalancana Karya Satya XX dari Presiden Republik Indonesia yang menjabat kala itu, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Masih pada tahun yang sama, ia juga berhasil dianugerahi Satyalancana Kesetiaan 25 tahun dari UGM. 

Penghargaan Satyalancana Karya Satya yang diberikan kepada Gudono adalah sebagai tanda kehormatan dari Pemerintah RI kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sebab, mereka telah melaksanakan tugasnya dengan menunjukkan kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran, kedisiplinan, dan bekerja terus-menerus dalam jangka waktu tertentu, seperti dilansir cdn.setneg.go.id.

Tiga tahun setelah mendapatkan Satyalancana Karya Satya, Gudono harus pergi untuk selama-lamanya yang juga meninggalkan 4 orang anak, termasuk Erina Gudono. Pada Jumat, 22 Juli 2016, pukul 23.55 WIB, Profesor Gudono meninggal dunia di apartemen pribadi miliknya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Saat pengecekan untuk memastikan kepergiannya selamanya, ia sedang berada di ambulans untuk dibawa dari apartemennya menuju ke Rumah Sakit Umum Pusat Nasional dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta untuk divisum. Lalu, dari Jakarta, jenazah diterbangkan ke Yogyakarta untuk dimakamkan di sana.

Setiba di Yogyakarta, jenazah terlebih dahulu disemayamkan di Balairung UGM. Selanjutnya, jenazah ayah Erina Gudono dibawa ke rumah duka Pandega Padma C-20, Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta. Esok harinya, pada Sabtu 23 Juli 2016, jenazah dimakamkan pada pukul 19.00 di pemakaman Ngablak, Purwosari, Sleman, Yogyakarta bersebelahan dengan makam ibunda almarhum.

RACHEL FARAHDIBA R

Baca juga: Pura Mangkunegaran Lokasi Ngunduh Mantu Jokowi untuk Kaesang Pangarep dan Erina Gudono

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Jokowi Resmi Memulai Kick Off Keketuaan ASEAN Indonesia 2023

5 menit lalu

Jokowi Resmi Memulai Kick Off Keketuaan ASEAN Indonesia 2023

Jokowi meyakini ASEAN masih penting dan relevan bagi rakyat dan kawasan. Ia yakin ASEAN akan berkontribusi bagi stabilitas di Indo-Pasifik.


Terpopuler Sepekan: Fakta Tukang Becak Bobol Rekening BCA Hingga Antrean Holland Bakery

1 jam lalu

Terpopuler Sepekan: Fakta Tukang Becak Bobol Rekening BCA Hingga Antrean Holland Bakery

Berita terpopuler ekonomi bisnis selama sepekan dimulai dengan fakta tentang tukang becak yang diduga membobol rekening BCA sebanyak Rp 320 juta.


Menhub Pastikan Pemerintah Terus Kawal Penyelesaian Proyek KCJB

1 jam lalu

Menhub Pastikan Pemerintah Terus Kawal Penyelesaian Proyek KCJB

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memastikan pemerintah terus mengawal penyelesaian proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB).


Golkar Solo Buka Pintu buat Kaesang Pangarep: Harus Siap Ubah Mindset dari Bisnis ke Politik

12 jam lalu

Golkar Solo Buka Pintu buat Kaesang Pangarep: Harus Siap Ubah Mindset dari Bisnis ke Politik

Ketua Harian Partai Golkar Kota Solo Bandung Joko Suryono mempersilakan Kaesang Pangarep jika ingin bergabung partai beringin.


Jokowi Ajukan Kasasi, Sidang Pencemaran Udara Jakarta Berlanjut

18 jam lalu

Jokowi Ajukan Kasasi, Sidang Pencemaran Udara Jakarta Berlanjut

Sidang pencemaran udara Jakarta dilanjutkan. Sebab, Presiden Joko Widodo alias Jokowi dan Menteri LHK mengajukan kasasi.


Hasto Sebut PDIP Terbuka bagi Kaesang untuk Terjun ke Politik

19 jam lalu

Hasto Sebut PDIP Terbuka bagi Kaesang untuk Terjun ke Politik

Hasto Kristiyanto mengatakan PDIP terbuka untuk putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, yang ingin terjun ke politik


Pertemuan Jokowi - Surya Paloh, Pengamat Sebut Momentum Rekonsiliasi Politik

19 jam lalu

Pertemuan Jokowi - Surya Paloh, Pengamat Sebut Momentum Rekonsiliasi Politik

Adi Prayitno, menyebut pertemuan empat mata antara Surya Paloh dengan Jokowi merupakan pertanda hubungan keduanya baik-baik saja


Pengamat Prediksi Isu Reshuffle dan Anies Jadi Topik Pertemuan Jokowi - Surya Paloh

20 jam lalu

Pengamat Prediksi Isu Reshuffle dan Anies Jadi Topik Pertemuan Jokowi - Surya Paloh

Adi Prayitno, menyebut isu reshuffle dan pencapresan Anies Baswedan diduga jadi pembahasan antara Surya Paloh dengan Presiden Jokowi.


Kaesang Bakal Susul Gibran Masuk Politik, Pengamat Singgung Dinasti Politik hingga Aji Mumpung

20 jam lalu

Kaesang Bakal Susul Gibran Masuk Politik, Pengamat Singgung Dinasti Politik hingga Aji Mumpung

Ubedilah Badrun menyebut masuknya Gibran Rakabuming ke politik merupakan bagian dari praktik dinasti politik yang bersembunyi di balik politik elektoral.


Mahasiswa UI Tewas Tertabrak Jadi Tersangka, Profesor di Unsoed: Aneh

23 jam lalu

Mahasiswa UI Tewas Tertabrak Jadi Tersangka, Profesor di Unsoed: Aneh

Profesor ini urun pendapat terhadap kasus mahasiswa UI yang tewas dalam sebuah kecelakaan lalu lintas namun dijadikan tersangka.