Perwira Paspampres yang Diduga Perkosa Prajurit Kostrad Ditahan

Reporter

Editor

Amirullah

Ilustrasi kekerasan seksual. Freepik.com

TEMPO.CO, Jakarta - Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Marsda Wahyu Hidayat Sudjatmiko angkat suara soal kasus dugaan pemerkosaan yang diduga dilakukan anggotanya, Mayor Infanteri BF. BF kini resmi ditahan.

"Sambil menunggu proses hukum sementara anggota kami tahan," kata Wahyu saat dihubungi, Jumat, 2 Desember 2022.

Wahyu menyebut bahwa pihaknya masih menunggu panggilan dari POM TNI agar anggota tersebut diproses sesuai hukum yang berlaku. "Nanti biar hukum yang memutuskan benar atau salahnya," kata dia.

Sebelumnya, aksi pemerkosaan ini terjadi pertengahan November lalu di Bali. Sejumlah pemberitaan menyebut kejadian terjadi saat kegiatan pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Bali. Tempo mengkonfirmasinya ke Wahyu, tapi belum ada penjelasan lebih lanjut.

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa telah membenarkan perwira di satuan Paspampres berinisial Mayor Infanteri BF diduga melakukan pemerkosaan terhadap prajurit wanita Divisi Infanteri 3/Kostrad Letnan Dua Caj. (K) GER.

"Oh sudah, sudah diproses hukum langsung," kata Jenderal Andika kepada wartawan usai melepas Satuan Tugas Maritime Task Force TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL di Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis, 1 Desember 2022.

Baca: Paspampres Diduga Perkosa Prajurit Kostrad, Komandan: Biar Hukum Memutuskan

Saat ini, lanjut Panglima, Mayor BF telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Detasemen Polisi Militer TNI. Sebelumnya, tersangka BF telah menjalani penyidikan di Makassar, Sulawesi Selatan.

Penyidikan dilakukan di Makassar karena korban pemerkosaan merupakan prajurit yang bertugas di Divisi Infanteri 3/Kostrad yang markasnya berada di Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan.

"Jadi, kalau enggak salah sidiknya di Makassar karena korban ini bagian dari Divisi 3/Kostrad, tetapi akan diambil alih oleh Puspom TNI karena pelaku 'kan Paspampres. Itu 'kan di bawah Mabes TNI, kita ambil alih, penanganan di TNI," papar Jenderal Andika.

Selain terkena pasal pidana, mantan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) ini memastikan perwira pelaku pemerkosaan itu juga dipecat dari TNI.

"Satu, itu tindak pidana, ada pasal yang pasti kita kenakan, KUHP ada. Kedua adalah dilakukan sesama keluarga besar TNI. Bagi saya keluarga besar TNI, Polri, sama saja maka hukuman tambahannya adalah pecat. Itu harus," tegas Andika.

PEBRIANTO | ANT

Baca juga: Rumah Anggota Paspampres di Bekasi Kemalingan, Motor Raib

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Jaksa Tuduh Kuasa Hukum Putri Candrawathi Paksakan Motif Pelecehan untuk Cari Simpati

1 hari lalu

Jaksa Tuduh Kuasa Hukum Putri Candrawathi Paksakan Motif Pelecehan untuk Cari Simpati

Jaksa mengatakan kuasa hukum bahkan mendukung ketidakjujuran Putri Candrawathi dan melimpahkan kesalahan kepada Yosua.


Jaksa Sebut Dalil Pemerkosaan Putri Candrawathi Khayalan untuk Bebas Jerat Hukum

1 hari lalu

Jaksa Sebut Dalil Pemerkosaan Putri Candrawathi Khayalan untuk Bebas Jerat Hukum

Jaksa mengatakan pleidoi Putri Candrawathi tidak memiliki dasar yuridis yang kuat untuk menggugurkan surat tuntutan.


Dani Alves Berada Satu Sel dengan Pengawal Ronaldinho di Penjara Brians 2 di Barcelona

1 hari lalu

Dani Alves Berada Satu Sel dengan Pengawal Ronaldinho di Penjara Brians 2 di Barcelona

Dani Alves saat ini mendekam di penjara Brians 2 di Barcelona karena kasus pelecehan seksual sejak 20 Januari lalu.


Pengacara Yakin Dani Alves Bisa Dibebaskan dari Penjara dalam Waktu Satu Bulan

1 hari lalu

Pengacara Yakin Dani Alves Bisa Dibebaskan dari Penjara dalam Waktu Satu Bulan

Tim kuasa hukum Dani Alves berencana mengajukan banding terhadap perintah penahanan sementara tanpa jaminan terhadap kliennya, Senin, 30 Januari 2023.


Koalisi Masyarakat Sipil Berharap Agar Seluruh Pelaku Mutilasi 4 Warga Papua Bisa Dihukum Berat

2 hari lalu

Koalisi Masyarakat Sipil Berharap Agar Seluruh Pelaku Mutilasi 4 Warga Papua Bisa Dihukum Berat

Koalisi Masyarakat Sipil menilai vonis yang dijatuhkan kepada salah satu pelaku mutilasi 4 warga Papua merupakan angin segar bagi keluarga korban.


Kisah Doni Monardo Rela Turun dari Mobil Berpeluh Keringat Belah Kerumunan saat Kawal Jokowi

5 hari lalu

Kisah Doni Monardo Rela Turun dari Mobil Berpeluh Keringat Belah Kerumunan saat Kawal Jokowi

Komandan Paspampres Marsekal Muda TNI Wahyu Hidayat Soedjatmiko mengungkap kisah uniknya bersama Doni Monardo saat mengawal presiden


Begini Ciri Pelat Nomor Mobil Dinas Anggota TNI dan Polri yang Asli

5 hari lalu

Begini Ciri Pelat Nomor Mobil Dinas Anggota TNI dan Polri yang Asli

Begini tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) yang digunakan mobil dinas anggota TNI dan Polri. Apa ciri pelat nomor yang digunakannya?


Mike Tyson Kembali Hadapi Gugatan Hukum Atas Dugaan Pemerkosaan

6 hari lalu

Mike Tyson Kembali Hadapi Gugatan Hukum Atas Dugaan Pemerkosaan

Mike Tyson pernah dipenjara karena terbukti bersalah memperkosa Desiree Washington pada 1992.


Pleidoi Ferdy Sambo: Sempat Putus Asa, Bantah Main Wanita, dan Dugaan Pemerkosaan

6 hari lalu

Pleidoi Ferdy Sambo: Sempat Putus Asa, Bantah Main Wanita, dan Dugaan Pemerkosaan

Terdakwa pembunuhan, Ferdy Sambo, menyampaikan pleidoi atau pembelaan dalam sidang lanjutan kemarin. Tempo merangkum empat poin pembelaan Sambo.


Prabowo Subianto: Senjata Indonesia adalah Cintanya Rakyat kepada Republik

7 hari lalu

Prabowo Subianto: Senjata Indonesia adalah Cintanya Rakyat kepada Republik

Prabowo mengatakan keberadaan komando cadangan yang terbentuk saat ini merupakan kali pertama dalam sejarah Indonesia.