Survei Indikator Politik: Pasca-Deklarasi Capres, Elektabilitas Anies Baswedan Naik

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan jamu makan siang bersama tim kecil Koalisi Perubahan di Rumah Makan Pagi Sore Jakarta pada, Jumat, 18 November 2022. TEMPO/MUH RAIHAN MUZAKKI

TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia mengungkapkan, dalam survei terbarunya soal calon presiden atau Capres 2024, elektabilitas Anies Baswedan meningkat setelah deklarasi dari Partai NasDem.

Dalam survei yang digelar pada 30 Oktober hingga 5 November 2022, nama Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan tetap eksis bertengger di top three. Berdasarkan hasil survei persentase atas potensi keterpilihan, nama-nama itu tidak tergeser oleh tokoh lain yang berada di urutan 4 hingga 5.

Baca juga: Charta Politika: Ganjar Pranowo Unggul dalam Survei Elektabilitas

Ketika diadu dengan 33 nama lainnya perihal sosok yang akan dipilih jika pilpres diadakan sekarang, Ganjar berada di peringkat pertama dengan persentase 25,9%, disusul Anies 23,6%, dan Prabowo sebesar 16,1%.

"Itu elektabilitas Anies yang sebelumnya peringkat nomor 3 udah melejit ke nomor 2 bahkan selisihnya tidak jauh dengan peringkat pertama. Kesimpulan saya tidak berubah, peristiwa deklarasi punya efek pengungkit untuk menaikkan elektabilitas Anies," ujar Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam rilis yang dikeluarkan, Kamis, 1 Desember 2022.

Survei ini dilakukan dengan metode multistage random sampling yang diikuti oleh 1.220 responden WNI berusia 17 tahun ke atas dengan Margin of Error sekitar 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%. Dalam keterangannya, tidak ada kesalahan berarti dalam quality control.

Adapun nama lain di luar top three yakni Ridwan Kamil Ridwan Kamil sebesar 7,8% yang disusul Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY dengan persentase 3,9%.

Di antara peringkat terbawah, sosok Ridwan Kamil menjadi nama yang melejit tinggi. Pasalnya, pada April 2022, Ridwan Kamil mengantongi persentase sebesar 3,0%. Namun angkanya melonjak pada Juni dan puncaknya berada di Agustus dengan persentase 9,5%. 

Meskipun sempat turun menjadi 7,1%, Ridwan Kami kembali naik Pada November dengan persentase 7,8%, mengungguli tokoh lain yang hanya berada di kisaran 1%.

Burhanuddin Muhtadi mengungkapkan bahwa fenomena itu juga dipengaruhi oleh tragedi yang menimpa anak Ridwan Kamil pada Juni lalu.

Dalam keterangannya Burhanuddin mengatakan, antusiasme masyarakat dalam menyambut Pemilu 2024 sudah terlihat jauh sebelum deklarasi Anies sebagai capres. 

“Bahkan tidak lama usai pileg dan pilpres 2019, banyak media yang menanyakan elektabilitas. Pak Jokowi baru dilantik sudah mikirin siapa penggantinya,” kata dia.

Adapun faktor lain yang menurutnya memicu ketertarikan masyarakat terhadap ajang Pemilu karena masyarakat merasa pesta lima tahunan itulah yang bisa menunjukkan kekuatan rakyat.

“Publik merasa tidak punya banyak power, tetapi dalam soal capres dan kekuatan elektoral partai politik, itulah power yang mereka punya. Dan karenanya ada semacam gegap gempita dalam mengikuti proses kompetisi antar kandidat," ujar dia.

Baca juga:  Survei Charta Politika: Ganjar Teratas dengan 31, 3 Persen, Disusul Prabowo dan Anies

ALFITRIA NEFI PRATIWI






Pengemudi Ojol Demo Tolak Rencana Jalan Berbayar ERP Jakarta, Minta Anak Buah Heru Budi Temui Massa

14 jam lalu

Pengemudi Ojol Demo Tolak Rencana Jalan Berbayar ERP Jakarta, Minta Anak Buah Heru Budi Temui Massa

Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Balai Kota DKI Jakarta. Mereka menolak rencana jalan berbayar ERP.


Akan Terima Kunjungan PSI, Waketum Golkar Buka Pintu Untuk Bergabung ke KIB

15 jam lalu

Akan Terima Kunjungan PSI, Waketum Golkar Buka Pintu Untuk Bergabung ke KIB

Waketum Golkar menyatakan mereka membuka pintu kepada PSI untuk bergabung ke KIB.


Survei TSRC Sebut Prabowo Paling Banyak Belanja Iklan di Facebook

15 jam lalu

Survei TSRC Sebut Prabowo Paling Banyak Belanja Iklan di Facebook

The Strategic Research and Consulting (TSRC) mengungkapkan Prabowo Subianto merupakan kandidat capres yang merogoh kocek paling banyak untuk belanja iklan


Ganjar Pranowo Mania Bubar, Ganjarist: Mati Satu Tumbuh Seribu

16 jam lalu

Ganjar Pranowo Mania Bubar, Ganjarist: Mati Satu Tumbuh Seribu

Ganjarist menilai pembubaran GP Mania dan penarikan dukungan terhadap Ganjar Pranowo sebagai hal biasa.


Koalisi Indonesia Bersatu Belum Punya Sekber dan Capres, Waketum Golkar Tak Mau Disebut Tertinggal

16 jam lalu

Koalisi Indonesia Bersatu Belum Punya Sekber dan Capres, Waketum Golkar Tak Mau Disebut Tertinggal

Waketum Golkar membantah anggapan bahwa Koalisi Indonesia Bersatu tertinggal dari koalisi lainnya karena belum punya Sekber dan Capres.


Enggan Bahas Pinjaman Anies Baswedan, Ini Kekayaan Sandiaga Uno

22 jam lalu

Enggan Bahas Pinjaman Anies Baswedan, Ini Kekayaan Sandiaga Uno

Sandiaga Uno menyatakan tidak bersedia melanjutkan pembicaraan tentang kabar adanya pinjaman Anies Baswedan sebesar Rp 50 miliar. Berapa kekayaannya?


Popularitas Anies Baswedan di Medsos Lebih Besar Dibanding Ganjar, RK, Khofifah

23 jam lalu

Popularitas Anies Baswedan di Medsos Lebih Besar Dibanding Ganjar, RK, Khofifah

Jika dipersentasekan, perbincangan terhadap Anies Baswedan sebesar 44,9 persen.


NasDem Sebut Partai Ummat Tertarik Gabung Koalisi Perubahan

23 jam lalu

NasDem Sebut Partai Ummat Tertarik Gabung Koalisi Perubahan

Politikus Nasdem itu mengatakan Koalisi Perubahan tidak menutup pintu bagi partai lain yang hendak bergabung, baik parlemen maupun nonparlemen.


Peringatan Satu Abad NU Dihadiri Megawati, Prabowo, HNW & Ganjar Pranowo, di Mana Muhaimin Iskandar?

1 hari lalu

Peringatan Satu Abad NU Dihadiri Megawati, Prabowo, HNW & Ganjar Pranowo, di Mana Muhaimin Iskandar?

Peringatan Satu Abad NU di Gelora Delta Sidoarjo, Selasa, 7 Februari 2023, selain ada tokoh PBNU, ada pula menteri kabinet Jokowi.


Pengamat: Kesepakatan Utang Piutang Politik Tak Etis Dibuka ke Ruang Publik

1 hari lalu

Pengamat: Kesepakatan Utang Piutang Politik Tak Etis Dibuka ke Ruang Publik

Pengamat politik Aisah Putri Budiarti menilai isu utang piutang dapat berdampak pada citra Anies Baswedan.