PPP Sebut Jokowi jadi Salah Satu Referensi Eksternal Tentukan Capres Koalisi Indonesia Bersatu

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Presiden Jokowi (keempat kiri) bersama Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (ketiga kiri), Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (keempat kanan), Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie (ketiga kanan), Ketua Dewan Kehormatan Golkar Akbar Tanjung (kedua kanan) dan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan (kanan) menghadiri acara puncak HUT ke-58 Partai Golkar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat, 21 Oktober 2022. ANTARA/Hafidz Mubarak A

TEMPO.CO, Jakarta -  Presiden Joko Widodo alias Jokowi menjadi salah satu referensi eksternal bagi Koalisi Indonesia Bersatu atau KIB sebelum memutuskan nama calon presiden dan calon wakil presiden.

Koordinator Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Amir Uskara mengatakan, referensi eksternal ini bakal menjadi bahan pertimbangan KIB kala menentukan capres dan cawapres di Pilpres 2024.

“Apapun ya, namanya politik kan pasti ada referensi eksternal yang kita jadikan sebagai bahan pertimbangan sebelum mengambil keputusan. Baik dari Presiden atau dari mana pasti ada,” kata Amir di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 30 November 2022.

Baca juga: Politikus PPP Sebut KIB Sebut Sudah Kantongi Nama Capres Cawapres 2024

Selain Jokowi, Amir menyebut KIB juga bakal mempertimbangkan pergerakan partai politik lain. Sebab, kondisi politik saat ini masih sangat dinamis.

“Pasti kita akan melihat pergerakan partai politik yang lain. Masih sangat dinamis. Kemarin saja kan injury time baru menetapkan itu Pak Ma’ruf Amin jadi wakil, tidak pernah masuk dalam nama cawapres sebelumnya,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, mengatakan KIB bakal melibatkan berbagai pihak sebelum sampai pada keputusan ihwal capres cawapres. Salah satunya, kata dia, pihak Istana.

Menurut Mardiono, parpol berperan sebagai candradimuka. Oleh sebab itu, Mardiono mengatakan KIB juga bakal melibatkan tokoh masyarakat.

“Kita harus mendengar dari semua pihak. Bukan hanya dari Istana, tetapi juga dari tokoh masyarakat,” kata dia.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, mengaku koalisinya menunggu bergabungnya anggota baru sebelum mengumumkan capres cawapres. Menurut dia, gelaran Pemilihan Presiden masih panjang sehingga tidak perlu buru-buru.

“KIB masih menunggu satu-dua partai lain. Jadi kalau satu-dua partai lain bergabung, baru kami announce siapa yang akan didukung KIB. Namanya KIB plus-plus,” kata Airlangga dalam keterangannya, Ahad, 6 November 2022.

Airlangga menjelaskan, KIB sudah punya tiket premium untuk mengusung capres dan cawapres sendiri. Pasalnya, gabungan partai di KIB sudah memenuhi presidential threshold sebesar 20 persen.

Kendati demikian, Airlangga menyebut KIB menjunjung tinggi inklusifitas, sehingga koalisi ini terbuka bagi partai mana pun.

Senada dengan Airlangga, Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan alias Zulhas, menyebut KIB masih menunggu partai politik lain untuk bergabung.

“Kami masih menunggu ada beberapa partai yang akan gabung. Jadinya, kita akan umumkan, jadinya KIB plus-plus,” kata Zulhas.

Baca juga: Relawan Ingin Jokowi 3 Periode, Wakil Ketua MPR Bilang Tak Ada Parpol yang Tertarik






Terpopuler: Kronologi Recall Obat Sirop yang Sebabkan Gagal Ginjal Akut, 515 Ton Minyakita Ditimbun

1 jam lalu

Terpopuler: Kronologi Recall Obat Sirop yang Sebabkan Gagal Ginjal Akut, 515 Ton Minyakita Ditimbun

Berita terpopuler bisnis pada Rabu, 8 Februari 2023 dimulai dari kronologi penarikan tiga obat sirop usai kembali munculnya kasus gagal ginjal akut.


PGI Meminta Presiden Jokowi Beri Atensi pada Intolerasi Beragama yang Masih Terjadi

10 jam lalu

PGI Meminta Presiden Jokowi Beri Atensi pada Intolerasi Beragama yang Masih Terjadi

PGI meminta Presiden Joko Widodo memberikan atensi serius pada insiden diskriminasi dan pelarangan ibadah di berbagai daerah.


Jokowi dan Gibran Sama-sama Meradang Soal Tambang Ilegal, Apa Kata Mereka?

12 jam lalu

Jokowi dan Gibran Sama-sama Meradang Soal Tambang Ilegal, Apa Kata Mereka?

Jokowi mengungkapkan ekspor tambang ilegal mengurangi pendapatan negara. Sementara Gibran pernah mengungkapkan bekingan tambang ilegal mengerikan.


Terkini: F1 Powerboat Bisa Ditonton Bareng Kerbau dan Sapi, Presiden Jokowi Panggil Teten

12 jam lalu

Terkini: F1 Powerboat Bisa Ditonton Bareng Kerbau dan Sapi, Presiden Jokowi Panggil Teten

Staf Khusus Menteri BUMN menyebut event F1 Powerboat di Danau Toba, Sumatera Utara, akan menjadi tontonan rakyat., bisa nonton bareng kerbau dan sapi.


Jokowi Minta Seluruh Puskesmas Punya USG dan Antropometri Kit Tahun Ini

15 jam lalu

Jokowi Minta Seluruh Puskesmas Punya USG dan Antropometri Kit Tahun Ini

Jokowi memerintahkan kepada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk menyediakan Ultrasonografi (USG) hingga Antropometri Kit di setiap Puskesmas dan Posyandu


Akan Terima Kunjungan PSI, Waketum Golkar Buka Pintu Untuk Bergabung ke KIB

16 jam lalu

Akan Terima Kunjungan PSI, Waketum Golkar Buka Pintu Untuk Bergabung ke KIB

Waketum Golkar menyatakan mereka membuka pintu kepada PSI untuk bergabung ke KIB.


Ganjar Pranowo Mania Bubar, Ganjarist: Mati Satu Tumbuh Seribu

17 jam lalu

Ganjar Pranowo Mania Bubar, Ganjarist: Mati Satu Tumbuh Seribu

Ganjarist menilai pembubaran GP Mania dan penarikan dukungan terhadap Ganjar Pranowo sebagai hal biasa.


Jokowi Panggil Teten Buntut Kasus Indosurya cs, OJK dan LPS Khusus Koperasi Akan Dibentuk

17 jam lalu

Jokowi Panggil Teten Buntut Kasus Indosurya cs, OJK dan LPS Khusus Koperasi Akan Dibentuk

Presiden Jokowi siang ini memanggil Menteri Koperasi Teten Masduki untuk membicarakan tindak lanjut atas berbagai kasus koperasi bermasalah.


Koalisi Indonesia Bersatu Belum Punya Sekber dan Capres, Waketum Golkar Tak Mau Disebut Tertinggal

17 jam lalu

Koalisi Indonesia Bersatu Belum Punya Sekber dan Capres, Waketum Golkar Tak Mau Disebut Tertinggal

Waketum Golkar membantah anggapan bahwa Koalisi Indonesia Bersatu tertinggal dari koalisi lainnya karena belum punya Sekber dan Capres.


Jokowi Perintahkan Muhadjir Segera Siapkan Bantuan Gempa Turki dan Suriah

17 jam lalu

Jokowi Perintahkan Muhadjir Segera Siapkan Bantuan Gempa Turki dan Suriah

Jokowi menyebut bantuan disiapkan oleh Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pertahanan, hingg Kementerian Sosial.