Beri Sumbangan Untuk Korban Bencana, Ini Aturan Lembaga Penggalangan Dana di Indonesia

Relawan Yayasan Dana Sosial al-Falah (YDSF) membawa kotak donasi saat menggelar aksi penggalangan dana untuk korban bencana kabut asap Sumatra dan Kalimantan di depan stasiun Kota Malang, Jawa Timur, 16 Oktober 2015. Dana yang terkumpul akan di sumbangkan kepada korban kabut asap di Sumatra dan Kalimantan untuk pembelian masker dan kebutuhan lainya. TEMPO/Aris Novia Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Bencana gempa bumi di Cianjur membuat banyak pihak menggelar sumbangan untuk membantu korban. Galang dana adalah suatu wadah empati sukarela tanpa adanya batasan dan tidak mengharapkan imbalan ataupun keuntungan. 

Mengutip dari laman Teknokrat Indonesia University, pemberian donasi dapat dilakukan dengan banyak cara, seperti uang, makanan, barang, pakaian ataupun kebutuhan pokok. Penggalangan dana ini biasanya dilakukan melalui berbagai macam lembaga baik lembaga keagamaan maupun lembaga sosial. 

Baca : Perilaku Looting Behaviour, Penjarahan Saat Bencana yang Perlu Diwaspadai

Melansir dari laman Kementerian Sosial, lembaga yang dapat melakukan penggalangan dana harus memenuhi persyaratan dan telah mendapat izin dari pejabat yang berwenang. Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi yaitu seperti Akta Notaris atau Akta Pendirian dengan disertai AD dan ART.

Namun ada juga peggalangan dana yang tidak memerlukan surat izin. Bebera di antaranya yaitu kewajiban hukum agama, amal peribadatan yang dilakukan khusus di tempat-tempat ibadah, hukum adat atau adat kebiasaan, atau dalam lingkungan berbatas hanya kepada para anggota dari suatu organisasi.

Selain itu, ada beberapa kewajiban yang harus dilakukan oleh penyelenggara galang dana, yaitu:

1. Penyelenggara dalam melaksanakan pengumpulan dana wajib melapor kepada aparat desa setempat, kelurahan, RT/RW, tempat dimana kegiatan pengumpulan sumbangan dilaksanakan.
2. Penyelenggara wajib menyalurkan hasil sumbangan yang terkumpul sesuai dengan rencana penggunaannya sebagaimana yang ditetapkan dalam SK Izin.
3. Menyampaikan laporan kepada Menteri Sosial RI dengan tembusan kepada:
- Kementerian Dalam Negeri
- Gubernur Provinsi Setempat
- Kepala Instansi Sosial Provinsi tempat penyelenggaraan/ pemegang izin berkedudukan
4. Isi laporan harus disertai bukti-bukti pertanggungjawaban dari keseluruhan hasil yang diperoleh, berupa:
- Jenis usaha yang dilaksanakan dalam rangka pengumpulan sumbangan
- Jumlah sumbangan yang diperoleh
- Penyaluran dana bencana kepada korban

WINDA OKTAVIA 

Baca : Penjarahan saat Bencana, Ini Hukuman Bagi Pelaku

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Mitigasi Bencana Geologi 2022, Menteri ESDM Paparkan Capaian dan Pemetaan Kawasan

16 jam lalu

Mitigasi Bencana Geologi 2022, Menteri ESDM Paparkan Capaian dan Pemetaan Kawasan

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM Arifin Tasrif memaparkan capaian kinerja dalam mitigasi bencana geologi tahun 2022.


Dianggap Tak Maksimal Tangani Pasca- Gempa, 2 Pejabat Pemerintah Kabupaten Cianjur Mundur

20 jam lalu

Dianggap Tak Maksimal Tangani Pasca- Gempa, 2 Pejabat Pemerintah Kabupaten Cianjur Mundur

Dua pejabat di Pemerintah Kabupaten Cianjur mundur. Keduanya diduga mundur lantaran dianggap tak maksimal menangani pasca- gempa.


Rentetan Gempa Guncang 3 Kota di Papua, Kota Jayapura Catat 842 Gempa Susulan

1 hari lalu

Rentetan Gempa Guncang 3 Kota di Papua, Kota Jayapura Catat 842 Gempa Susulan

Hingga Senin, 30 Januari 2023, 11:16 WIT, telah terjadi gempa bumi di wilayah sekitar Kota Jayapura sebanyak 842 kali.


Yang Perlu Diperhatikan bila Ingin Beri Sumbangan

1 hari lalu

Yang Perlu Diperhatikan bila Ingin Beri Sumbangan

Apa kebutuhan target sasaran dan siapa saja pendonor yang dilibatkan agar kegiatan memberi sumbangan yang dilakukan tepat sasaran dan tujuan?


Informasi Terkini: Gempa M5,0 Kembali Guncang Sulawesi Utara

1 hari lalu

Informasi Terkini: Gempa M5,0 Kembali Guncang Sulawesi Utara

Gempa tidak berpotensi tsunami


Angin Kencang Terjang Kabupaten Tangerang Ahad Pagi, Satu Rumah Roboh di Pakuhaji

1 hari lalu

Angin Kencang Terjang Kabupaten Tangerang Ahad Pagi, Satu Rumah Roboh di Pakuhaji

Warga di wilayah utara Kabupaten Tangerang, terutama di kawasan pesisir, diimbau agar waspada terhadap angin kencang dan gelombang tinggi.


Gempa M4,1 Guncang Paser Kalimantan Timur di Sesar Meratus

1 hari lalu

Gempa M4,1 Guncang Paser Kalimantan Timur di Sesar Meratus

Daryono mengatakan gempa berada di Sesar Meratus.


Gempa Dini Hari di Maluku Utara, Berkekuatan M5,6

2 hari lalu

Gempa Dini Hari di Maluku Utara, Berkekuatan M5,6

Gempa bumi di Maluku Utara tidak berpotensi tsunami. Hingga pukul 02.58 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan aktivitas gempa bumi susulan.


Gempa Tektonik M5,1 di Laut Banda, Inilah penyebabnya

2 hari lalu

Gempa Tektonik M5,1 di Laut Banda, Inilah penyebabnya

BMKG meminta masyarakat tetap tenang, tapi hindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa bumi.


Gempa Hari Ini: Bandung Diguncang Gempa M4,0, Warga Berhamburan Keluar Rumah

3 hari lalu

Gempa Hari Ini: Bandung Diguncang Gempa M4,0, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Gempa hari ini bermagnitudo 4,0 mengguncang sebagian wilayah Bandung pada Sabtu dinihari, 28 Januari 2023, tepat pukul 01.00 WIB.