Bantah Karomani Soal Titip Mahasiswa Baru di Unila, Zulkifli Hasan: Tidak Punya Ponakan Nama Itu

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan datang ke acara Berdendang Bergoyang Festival 2022 di Jakarta, pada Sabtu, 29 Oktober 2022. TEMPO/Nadia Raichan Fitrianur

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan alias Zulhas, membantah jika dirinya menitipkan keponakannya untuk diloloskan sebagai mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lampung alias Unila. Sebelumnya Rektor nonaktif Unila, Karomani dalam sidang di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang menyebut Zulhas menitipkan seseorang untuk dimasukkan ke universitas tersebut.

Adapun sosok yang diduga dititipkan oleh Zulhas berinisial ZAG. Zulhas menjelaskan, dirinya tidak punya ponakan dengan nama tersebut. “Tidak punya ponakan dengan nama tersebut,” kata Zulhas kepada Tempo, Rabu, 30 November 2022.

Selain itu, Zulhas mengatakan dirinya juga tidak punya keponakan yang daftar ke Unila, apalagi memberikan uang. Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga menerangkan bahwa ia tidak mengenal Karomani.

“Tidak ada ponakan yang daftar Unila, apalagi kasih uang. Tidak kenal Prof Karomani,” kata dia. 

Baca juga: Kasus Suap Rektor Unila, KPK Periksa Plt Dirjen di Kemendikbudristek dan Rektor ITS

Rektor nonaktif Universitas Lampung, Karomani, hari ini menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan suap dengan terdakwa Andi Desfiani. Dalam kesaksiannya, Karomani menyebut nama Zulhas ikut menitipkan seseorang untuk dimasukkan sebagai mahasiswa Fakultas Kedokteran Unila.

"Zulkifli Hasan ikut menitipkan satu orang untuk diloloskan menjadi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lampung," kata Karomani di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Bandarlampung, Rabu, 30 November 2022.

Karomani menjelaskan, hal itu disebutkan oleh Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia atau Apindo Lampung, Ary Meizari Alfian, yang mengatakan bahwa calon mahasiswa itu adalah titipan Zulkifli Hasan.

"Saya diberi tahu oleh Ary, 'ZAG ini keponakan Pak Zulkifli (Hasan), tolong dibantu'. Saya bilang asal sesuai SPI dan nilai passing grade-nya, passing grade 500 ke atas bisa dibantu," kata Karomani.

Dia menjelaskan calon mahasiswa itu kemudian memberikan "infak" setelah dinyatakan lolos. Akan tetapi, soal jumlah uang yang diberikan, Karomani mengaku tak tahu pasti karena yang menerima uang tersebut adalah Mualimin, orang kepercayaan dia.

Terkait nilai standar yang Karomani sebutkan itu, jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperlihatkan bukti bahwa nilai ZAG hanya 480 dan tetap masuk Unila. Karomani mengaku dia tidak mengetahui nilai standar ZAG tidak memenuhi syarat yakni di bawah 500.

"Nilai ZAG di bawah 500 baru saya tahu setelah penyidikan karena saya tidak cek satu-satu. Kalau saya tahu dari awal, pasti saya batalkan kelulusannya masuk Unila," kata Karomani.

Dalam persidangan untuk terdakwa Andi Desfiandi, JPU KPK menghadirkan tiga orang saksi, yakni Karomani, Helmi Setiawan, dan Ary Meizari. Andi Desfiandi menjadi terdakwa perkara dugaan suap terhadap Karomani dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru Unila tahun 2022.

Selain Andi Desfiandi, dalam perkara tersebut, KPK juga menetapkan Karomani, Wakil Rektor I Bidang Akademik Unila Heryandi, dan Ketua Senat Unila Muhammad Basri sebagai tersangka.

KPK menjelaskan Karomani yang menjabat sebagai Rektor Unila periode 2020-2024 memiliki wewenang terkait mekanisme Seleksi Mandiri Masuk Universitas Lampung (Simanila) Tahun Akademik 2022.

KPK menduga Rektor Unila Karomani dan tersangka lainnya menerima suap sekitar Rp 5 miliar dari Andi. Pria 61 tahun itu diduga membanderol tarif jalan pintas masuk Unila dengan harga Rp 100 juta hingga Rp 350 juta. Petugas KPK telah menggeledah sejumlah tempat, di antaranya rumah Karomani pada 24 Agustus 2022. KPK menyita uang tunai Rp 2,5 miliar. Bahkan, KPK menduga Karomani menerima uang sogokan lebih dari satu orang.

Baca juga: Pemberi Suap Rektor Unila Bakal Segera Disidang

 IMA DINI SHAFIRA | ANTARA






Pengadilan Ungkap Praktik Mahasiswa Titipan di Kampus Unila Seperti Ini

3 jam lalu

Pengadilan Ungkap Praktik Mahasiswa Titipan di Kampus Unila Seperti Ini

Seorang dekan di Unila mengaku menerima sampai 41 mahasiswa titipan pada tahun lalu. Titipan dari mana saja dan melapor ke siapa, semua dibeberkan.


Di Tengah Isu Reshuffle Kabinet, Airlangga: Politik Tunggu Rabu

9 jam lalu

Di Tengah Isu Reshuffle Kabinet, Airlangga: Politik Tunggu Rabu

Airlangga meminta media menunggu hari Rabu untuk mendapatkan kabar politik terbaru. Pernyataan ini dilontarkan di tengah isu reshuffle Kabinet


Nama Said Aqil Disebut di Sidang Kasus Unila, Sekretaris SAS Institute: Beliau Subyek Korban

11 jam lalu

Nama Said Aqil Disebut di Sidang Kasus Unila, Sekretaris SAS Institute: Beliau Subyek Korban

Sekretaris Eksekutif Said Aqil Siroj Institute, Abi Rekso menyatakan Said Aqil menjadi subjek korban dalam praktik korupsi di Unila.


Minyakita Langka Jelang Puasa, Mendag Bakal Tambah Suplai 450 Ribu Ton Minyak Goreng

1 hari lalu

Minyakita Langka Jelang Puasa, Mendag Bakal Tambah Suplai 450 Ribu Ton Minyak Goreng

Zulkifli Hasan menyatakan pemerintah dan produsen bakal menambah suplai minyak goreng kemasan dan curah untuk mengatasi kelangkaan Minyakita saat ini.


Soal Capres-Cawapres KIB, PAN Mengaku Sudah Setor 3 Nama

1 hari lalu

Soal Capres-Cawapres KIB, PAN Mengaku Sudah Setor 3 Nama

PAN menyatakan telah menyetor 3 nama ke KIB terkait pembahasan calon presiden dan calon wakil presiden.


Erick Thohir Terus Merapat dengan PAN, Zulhas: Setiap Hari Memang Sama Saya Terus

2 hari lalu

Erick Thohir Terus Merapat dengan PAN, Zulhas: Setiap Hari Memang Sama Saya Terus

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan mengakui kedekatannya dengan Erick Thohir. Tetapi Zulhas belum mau berbicara soal Erick bergabung dengan partainya.


Ditanya Soal Reshuffle Kabinet, Zulhas: Urusan Presiden, Urusan Saya Beras dan Cabai

2 hari lalu

Ditanya Soal Reshuffle Kabinet, Zulhas: Urusan Presiden, Urusan Saya Beras dan Cabai

Zulkifli Hasan tak mau berkomentar soal reshuffle kabinet yang akan dilakukan Presiden Jokowi.


Harganya Melambung, Menteri Perdagangan Zulhas Mulai Otak-atik Pola Distribusi Minyakita

3 hari lalu

Harganya Melambung, Menteri Perdagangan Zulhas Mulai Otak-atik Pola Distribusi Minyakita

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan atau Zulhas mengaku sudah memperbaiki sistem distribusi Minyakita di masyarakat guna merespon kabar adanya kenaikan harga minyak goreng yang dijual pemerintah itu.


Harga Beras Masih Tinggi, Mendag: Karena Distribusi Bulog Masih Terbatas ke Agen Besar

3 hari lalu

Harga Beras Masih Tinggi, Mendag: Karena Distribusi Bulog Masih Terbatas ke Agen Besar

Zulhas masih menemukan harga beras medium yang melebihi harga yang dipatok oleh pemerintah yakni Rp 9.450 per kilogram. Apa penyebab harga tinggi itu?


Menteri Perdagangan Berkomitmen Kembangkan Ekonomi UMKM

5 hari lalu

Menteri Perdagangan Berkomitmen Kembangkan Ekonomi UMKM

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyampaikan komitmennya untuk mengembangkan ekonomi umat dan UMKM