Polri Pastikan Keluarga Ismail Bolong Diperiksa di Bareskrim Besok

Suasana rumah Ismail Bolong di Jalan Rajawali Dalam I, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda pada Senin, 14 November 2022. Tempo/Linda Trianita

TEMPO.CO, Jakarta - Penyidik Bareskrim Polri akan memeriksa keluarga Ismail Bolong pada Kamis, 1 Desember 2022. Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto mengonfirmasi adanya pemeriksaan ini.

Menurut Pipit, pemeriksaan keluarga Ismail itu akan dilakukan di Bareskrim Polri, bukan di Polda Kalimantan Timur.

"Ya Bareskrim lah pasti (pemeriksaan). Sudah, sudah mereka sudah konfirmasi kok hadir," kata Pipit saat dihubungi Rabu, 30 November 2022.

Pipit tidak menjelaskan mengenai jam berapa keluarga Ismail Bolong tersebut akan diperiksa. 

Baca juga: Polisi: Kuasa Hukum Sebut Ismail Bolong Sedang Kurang Sehat

"Ya kami enggak tahu mau jam berapa mereka hadir, kami akan siapkan. Jam berapa saja kami layani," ujarnya.

Pemeriksaan keluarga Ismail Bolong ini berkaitan dengan kasus yang menjerat eks anggota Polri berpangkat Ajun Inspektur Satu itu. Kasus ini terungkap setelah video Ismail Bolong soal beking tambang ilegal viral di media sosial.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mengeluarkan perintah kepada anak buahnya untuk menangkap Ismail Bolong. Namun hingga saat ini, polisi belum melakukan penangkapan.

Penyidik Bareskrim telah memanggil Ismail sebanyak dua kali. Namun dari dua kali pemanggilan itu, Ismail tak hadir. Pipit mengatakan, pengacara Ismail Bolong telah menghubungi mereka dan mengatakan bahwa kondisi kliennya kini kurang sehat.

"Memang pengacaranya sudah menghubungi, minta waktu saja," kata Pipit saat dihubungi wartawan pada Rabu 30 November 2022.

Pipit berharap Ismail Bolong segera hadir dalam pemeriksaan. "Mudah-mudahan dalam waktu dekat yang bersangkutan hadir ya, karena pengacaranya sudah menghubungi ya kondisinya mungkin lagi kurang sehat dan juga tidak menghadiri panggilan kepolisian," ujarnya.

Ditanya mengenai panggilan selanjutnya, Pipit hanya mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan penegakan hukum yang objektif dan transparan.

 "Ya nanti hasilnya seperti apa, yang jelas kita melakukan penegakan hukum yang objektif dan transparan itu saja," ucapnya.

 Baca juga:  4 Babak Perseteruan antara Ferdy Sambo dan Agus Andrianto di Kasus Ismail Bolong






Jokowi dan Gibran Sama-sama Meradang Soal Tambang Ilegal, Apa Kata Mereka?

12 jam lalu

Jokowi dan Gibran Sama-sama Meradang Soal Tambang Ilegal, Apa Kata Mereka?

Jokowi mengungkapkan ekspor tambang ilegal mengurangi pendapatan negara. Sementara Gibran pernah mengungkapkan bekingan tambang ilegal mengerikan.


Jokowi Sebut Ekspor Tambang Ilegal Bikin Penerimaan Negara Berkurang

20 jam lalu

Jokowi Sebut Ekspor Tambang Ilegal Bikin Penerimaan Negara Berkurang

Jika ekspor ilegal maupun tambang ilegal ini masih berjalan, kata Jokowi, maka proses hilirisasi dan industrialisasi dipastikan menjadi terganggu.


Telusuri Kasus Baru Gagal Ginjal Akut, Bareskrim Tunggu Hasil Lab BPOM

1 hari lalu

Telusuri Kasus Baru Gagal Ginjal Akut, Bareskrim Tunggu Hasil Lab BPOM

Bareskrim Polri masih menunggu hasil laboratorium dari BPOM sebelum periksa produsen obat sirop Praxion diduga pemicu kasus baru gagal ginjal akut


Kasus Gagal Ginjal Akut Bertambah 2, Begini Kronologinya

2 hari lalu

Kasus Gagal Ginjal Akut Bertambah 2, Begini Kronologinya

Kementerian Kesehatan memaparkan kronologi bertambahnya korban gagal ginjal akut. Dua kasus baru ditemukan di Jakarta dengan satu korban meninggal.


Mengenal Oplos Beras, Salah Satu Modus Umum Mafia Beras

3 hari lalu

Mengenal Oplos Beras, Salah Satu Modus Umum Mafia Beras

Mengoplos beras menjadi salah satu modus mafia beras. Selain itu, ada pula sejumlah modus lainnya untuk mempermain harga beras di pasaran.


Suwito Ayub Masih Buron, Kilas Balik Kasus Direktur Operasional KSP Indosurya

3 hari lalu

Suwito Ayub Masih Buron, Kilas Balik Kasus Direktur Operasional KSP Indosurya

Salah satu tersangka kasus dugaan penipuan dan penyelewengan dana KSP Indosurya, Suwito Ayub masih buron. Ini kilas balik penipuan Rp 106 triliun


Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Internasional Aplikasi Pornografi Bernilai Puluhan Miliar

5 hari lalu

Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Internasional Aplikasi Pornografi Bernilai Puluhan Miliar

Bareskrim Polri membongkar jaringan pornografi dan judi online lewat aplikasi bernama Bling2. Dikendalikan dari Kamboja dan Filipina.


Bareskrim Buka Kembali Penyelidikan Kasus KSP Indosurya: dari Penipuan hingga Pencucian Uang

5 hari lalu

Bareskrim Buka Kembali Penyelidikan Kasus KSP Indosurya: dari Penipuan hingga Pencucian Uang

Bareskrim menyebut penyelidikan kasus KSP Indosurya berkaitan dengan perkara pokoknya (penipuan dan penggelapan) maupun tindak pidana pencucian uang.


Bareskrim Polri Tetapkan Empat Tersangka Perorangan dalam Kasus Gagal Ginjal Akut Anak

9 hari lalu

Bareskrim Polri Tetapkan Empat Tersangka Perorangan dalam Kasus Gagal Ginjal Akut Anak

Penyidik menetapkan empat tersangka perorangan dalam kasus gagal ginjal akut yang kaitannya dengan korporasi. Kemudian telah dilakukan penahanan.


Curigai Ada yang Biayai Anton Gobay, Kabareskrim: Kami akan Telusuri Duitnya Dari Mana

14 hari lalu

Curigai Ada yang Biayai Anton Gobay, Kabareskrim: Kami akan Telusuri Duitnya Dari Mana

Kabareskrim Komjen Agus Andrianto mengatakan pihaknya menindaklanjuti kasus penangkapan WNI tersebut dengan menelusuri sumber keuangan Anton Gobay.