Bareskrim Sebut Keberadaan Ismail Bolong Tak Diketahui Sejak Videonya Viral

Direktur Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Bareskrim Polri Brigjen Pol Pipit Rismanto (kedua kanan) menyampaikan keterangan pers saat rilis kasus illegal logging di Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Jumat, 23 September 2022. Bareskrim Polri menetapkan pengurus CV Rimba Gemilang Indah (RGI) berinisial SO sebagai tersangka tindak pidana pengangkutan kayu hasil hutan tanpa dilengkapi dokumen sah dan menyita 1.050 meter kubik kayu olahan campuran senilai Rp1,4 miliar. ANTARA/Jessica Helena Wuysang

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Pipit Rismanto mengungkapkan keberadaan Ismail Bolong tidak diketahui. Ini terjadi setelah video pengakuan Ismail yang berisi tuduhan suap tambang ilegal ke perwira tinggi Polri, viral.

"Iya kan sejak viral video itu beliau tidak diketahui keberadaannya," kata Pipit saat dihubungi pada Selasa, 29 November 2022.

Diketahui bahwa video Ismail Bolong viral sejak Kamis, 3 November 2022. Di video tersebut Ismail mengungkap adanya beberapa anggota Polri yang menerima uang dari tambang ilegal di Kalimantan Timur.

Bareskrim telah melayangkan surat panggilan kepada Ismail Bolong. Pada panggilan kedua hingga siang ini Ismail belum memenuhinya. Bila tak kooperatif, Bareskrim akan memasukan Ismail Bolong ke dalam daftar pencarian orang (DPO). "Nanti kita lihat kalau misalnya nggak kooperatif sama sekali kami lengkapi pembuktian nanti kami DPO-kan," ucapnya.

Hingga Selasa siang ini, Ismail belum mengkonfirmasi kehadirannya untuk diperiksa. Pipit mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu pemanggilan Ismail Bolong ini.

Baca: Kapolri Perintahkan Tangkap Ismail Bolong, Pengamat: Siapa yang Akan Memeriksa?

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Polda Metro Telusuri Aset Wowon Serial Killer Cs, Akan Ada Catatan Buku Rekening

3 hari lalu

Polda Metro Telusuri Aset Wowon Serial Killer Cs, Akan Ada Catatan Buku Rekening

Polda Metro Jaya melakukan penelusuran aset (asset tracing) terhadap para pelaku terduga pembunuh berantai Wowon Serial Killer cs.


Makam Korban Wowon Serial Killer Dibongkar, Kain Kafan Masih Utuh Meski Sudah 7 Tahun

3 hari lalu

Makam Korban Wowon Serial Killer Dibongkar, Kain Kafan Masih Utuh Meski Sudah 7 Tahun

Halimah merupakan salah satu korban pembunuhan berantai dengan tersangka Wowon Erawan alias Aki yang juga dikenal sebagai Wowon Serial Killer.


Curigai Ada yang Biayai Anton Gobay, Kabareskrim: Kami akan Telusuri Duitnya Dari Mana

3 hari lalu

Curigai Ada yang Biayai Anton Gobay, Kabareskrim: Kami akan Telusuri Duitnya Dari Mana

Kabareskrim Komjen Agus Andrianto mengatakan pihaknya menindaklanjuti kasus penangkapan WNI tersebut dengan menelusuri sumber keuangan Anton Gobay.


Bos KSP Indosurya Divonis Bebas, Kejagung: Perkara Bukan Pidana tapi Perdata

3 hari lalu

Bos KSP Indosurya Divonis Bebas, Kejagung: Perkara Bukan Pidana tapi Perdata

Selain Henry, terdakwa Kasus KSP Indosurya lainnya juga didakwa bebas.


PPATK Sebut Rp 1 Triliun Lebih Hasil Tambang Ilegal Mengalir ke Partai Politik

7 hari lalu

PPATK Sebut Rp 1 Triliun Lebih Hasil Tambang Ilegal Mengalir ke Partai Politik

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan atau PPATK mengungkapkan ada lebih dari Rp 1 Triliun dana hasil pertambangan ilegal yang mengalir ke partai politik.


Densus Tangkap 3 Terduga Teroris NII, 2 Asal FPI, Ayah: Simpatisan dalam Habib Rizieq

7 hari lalu

Densus Tangkap 3 Terduga Teroris NII, 2 Asal FPI, Ayah: Simpatisan dalam Habib Rizieq

Detasemen Khusus 88 Markas Besar Polri memeriksa rumah warga di RW03 Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara berinisial AS (26), terduga teroris.


Bareskrim Polri Menunggu Status P21 Berkas Ismail Bolong dari Kejaksaan Agung

8 hari lalu

Bareskrim Polri Menunggu Status P21 Berkas Ismail Bolong dari Kejaksaan Agung

Sampai dengan saat ini Bareskrim Polri masih menunggu jawaban dari JPU terkait kelengkapan berkas perkara P21 dari tersangka Ismail Bolong.


Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak, Bareskrim Polri Serahkan Berkas Perkara PT Afi Farma ke Kejaksaan

8 hari lalu

Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak, Bareskrim Polri Serahkan Berkas Perkara PT Afi Farma ke Kejaksaan

Bareskrim Polri telah menyerahkan berkas kasus gagal ginjal akut pada anak ke Kejaksaan Agung dengan tersangka korpasi PT Afi Farma.


Kabareskrim Tegaskan Bakal Lanjutkan Kasus Kekerasan Seksual di Kemenkop UKM

9 hari lalu

Kabareskrim Tegaskan Bakal Lanjutkan Kasus Kekerasan Seksual di Kemenkop UKM

Komjen Agus Andrianto mengatakan Polri melanjutkan penyelidikan kasus dugaan kekerasan seksual yang dialami pegawai Kemenkop UKM


Kominfo Blokir Situs dan Grup Facebook Berisi Jual Beli Organ, Ini Kronologinya

13 hari lalu

Kominfo Blokir Situs dan Grup Facebook Berisi Jual Beli Organ, Ini Kronologinya

Kementerian Kominfo telah memutus akses ke tujuh situs dan lima grup media sosial yang memuat konten jual beli organ tubuh manusia.