JPU Putar Rekaman CCTV Detik-detik Ferdy Sambo Tiba di Rumah Dinas dan Jatuhkan Pistol

Tangkapan layar rekaman CCTV pos satpam yang ditampilkan jaksa penuntut umum ketika Ferdy Sambo (depan) dikawal ajudannya Adzan Romer tiba di rumah dinasnya sebelum membunuh Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, 8 Juli 2022, ketika diputar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, 29 November 2022 [Tempo/Eka Yudha Saputra]

TEMPO.CO, Jakarta - Rekaman CCTV pos satuan pengamanan Kompleks Polri Duren Tiga yang memperlihatkan Ferdy Sambo tiba di rumah dinasnya diputar oleh jaksa penuntut umum di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa, 29 November 2022.

Rekaman itu merupakan bukti krusial yang mengungkap keterlibatan Ferdy Sambo dalam pembunuhan berencana terhadap ajudannya Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat pada 8 Juli lalu. CCTV inilah yang juga diminta kuasa hukum Ferdy Sambo, Arman Hanis, untuk membuktikan soal pistol jatuh dan sarung tangan hitam.

Rekaman berdurasi 40 detik itu memperlihatkan detik-detik mobil dinas Ferdy Sambo jenis Lexus LX 570 warna hitam tiba di dekat pagar rumah dinasnya sekitar pukul 17.10 WIB. Dalam dakwaan, mobil itu dikendarai oleh Prayogi, sopir Ferdy Sambo dan dikawal oleh ajudannya Adzan Romer. Di belakang mobil sudah terparkir mobil Lexus LM putih yang sebelumnya membawa Putri Candrawathi, Kuat Ma’ruf, Ricky Rizal, Richard Eliezer Pudihang Lumiu, dan korban Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Romer, dengan berpakaian hitam, terlihat berdiri sigap di belakang mobil dinas. Tiba-tiba ia berlari ketika pintu belakang sisi kiri dibuka. Dalam kesaksian Romer dan surat dakwaan, Romer saat itu hendak mengambil pistol HS yang terjatuh ketika Ferdy Sambo turun. Namun Ferdy Sambo lebih dahulu memungutnya. Adegan pistol jatuh ini tidak terlalu jelas karena kamera CCTV terhalang mobil dinas.

Kemudian Ferdy Sambo terlihat berjalan masuk melalui pintu samping. Ia mengenakan pakaian dinas lapangan (PDL). Romer mengawalnya dari belakang sampai Ferdy masuk gerbang. Sementara Prayogi memundurkan mobil dinas.

Senjata yang jatuh dari kantong Ferdy Sambo berjenis HS

Dalam kesaksian sebelumnya, Adzan Rommer mengatakan senjata yang jatuh dari kantong celana Ferdy Sambo di hari pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat adalah senjata jenis HS.

Hal ini diungkapkan oleh Romer saat dicecar oleh kuasa hukum terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi saat ia menjadi saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa, 22 November 2022.

“Apakah senjata HS itu (yang jadi bukti) yang saudara lihat (jatuh)?” tanya Arman.

“Saya tidak tahu tapi saya pastikan yang jatuh itu HS,” kata Romer.

“Kenapa saudara bisa pastikan itu HS? Tadi saudara dilihatkan majelis hakim saudara tidak tahu senjata itu yang jatuh atau tidak,” tanya Arman.

“Saya tidak tahu Pak karena saya tidak tahu nomornya. Tapi kalau senjata yang jatuh saya bisa bedakan,” jawabnya.

Selanjutnya: pernyataan Romer bantah keterangan Ferdy Sambo...






TKP Pembunuhan Sopir Taksi Online di Depok di Jalan Sepi, Pengurus Lingkungan Imbau Warga Pasang CCTV

2 jam lalu

TKP Pembunuhan Sopir Taksi Online di Depok di Jalan Sepi, Pengurus Lingkungan Imbau Warga Pasang CCTV

Lokasi TKP Pembunuhan sopir taksi online Sony Rizal Taihitu di Perumahan Bukit Cengkeh 1 Jalan Nusantara RT 06 RW 15, Kelurahan Tugu, Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat hanya ada dua unit Closed Circuit Television (CCTV).


Jaksa Sebut Kuasa Hukum Enggan Akui Fakta Irfan Widyanto Ambil DVR CCTV Tanpa Izin

5 jam lalu

Jaksa Sebut Kuasa Hukum Enggan Akui Fakta Irfan Widyanto Ambil DVR CCTV Tanpa Izin

JPU mengatakan kuasa hukum terdakwa Irfan Widyanto enggan mengakui fakta bahwa kliennya mengganti DVR CCTV tanpa izin dan surat perintah yang sah


Tak Ajukan Duplik, Kuasa Hukum Irfan Widyanto Minta Hakim Langsung ke Sidang Putusan

5 jam lalu

Tak Ajukan Duplik, Kuasa Hukum Irfan Widyanto Minta Hakim Langsung ke Sidang Putusan

Kuasa hukum Irfan Widyanto tak akan mengajukan jawaban atas replik atau duplik jaksa. Mereka minta sidang lanjut ke pembacaan vonis.


Tak Mau Tanggapi Pleidoi Hendra Kurniawan, Jaksa: Hanya Berisi Perjalanan Karier

6 jam lalu

Tak Mau Tanggapi Pleidoi Hendra Kurniawan, Jaksa: Hanya Berisi Perjalanan Karier

Jaksa menlai pleidoi Hendra Kurniawan hanya berisi penjalanan karinya tanpa membahas soal alat bukti serta unsur pasal yang didakwakan.


Jaksa Sebut Arif Rachman Arifin Tidak Penuhi Unsur Itikad Baik

7 jam lalu

Jaksa Sebut Arif Rachman Arifin Tidak Penuhi Unsur Itikad Baik

Jaksa menyebut tindakan Arif Rachman Arifin tidak memenuhi unsur itikad baik sehingga tak bisa dilepaskan dari tanggung jawab pidana.


Jaksa Sebut Agus Nurpatria Harusnya Berani Tolak Perintah Ferdy Sambo

7 jam lalu

Jaksa Sebut Agus Nurpatria Harusnya Berani Tolak Perintah Ferdy Sambo

Jaksa mengatakan, seharusnya Agus Nurpatria yang berpangkat Kombes berani menolak perintah Ferdy Sambo.


Tolak Pleidoi Arif Rachman Arifin, Jaksa: Tidak Ada Unsur Daya Paksa dari Ferdy Sambo

9 jam lalu

Tolak Pleidoi Arif Rachman Arifin, Jaksa: Tidak Ada Unsur Daya Paksa dari Ferdy Sambo

Jaksa menilai tidak ada unsur daya paksa dari Ferdy Sambo kepada terdakwa kasus obstruction of justice pembunuhan Brigadir Yosua, Arif Rachman Arifin.


Jaksa Akan Tanggapi Pleidoi Hendra Kurniawan Cs di Sidang Hari Ini

12 jam lalu

Jaksa Akan Tanggapi Pleidoi Hendra Kurniawan Cs di Sidang Hari Ini

Hendra Kurniawan cs hari ini akan mendengarkan tanggapan jaksa atas pleidoi yang telah mereka bacakan pada pekan lalu.


Siswa SMK Korban Tabrak Lari Diduga TransJakarta, Azas: Jangan Seperti Kasus Mahasiswa UI

12 jam lalu

Siswa SMK Korban Tabrak Lari Diduga TransJakarta, Azas: Jangan Seperti Kasus Mahasiswa UI

Azas Tigor Nainggolan meminta polisi menangani dengan benar kasus korban tabrak lari di Ciputat yang diduga melibatkan bus TransJakarta.


Siswa SMK Jadi Korban Tabrak Lari, Diduga Libatkan Bus TransJakarta, Anang: Sedang Didalami Kepolisian

1 hari lalu

Siswa SMK Jadi Korban Tabrak Lari, Diduga Libatkan Bus TransJakarta, Anang: Sedang Didalami Kepolisian

Corporate Secretary TransJakarta mengatakan bekerja sama dengan polisi untuk mendalami kecelakaan dengan korban tabrak lari siswa SMK.