Pemkab Siapkan Lahan 2 Hektar untuk Lahan Hunian Sementara Korban Gempa Cianjur

Warga korban gempa salat didepan rumahnya yang roboh akibat gempa bumi dengan kekuatan 5,6 Skala Richter di Kampung Gintung kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur, 22 November 2022. Cianjur terkenal akan produksi beras nasional memiliki lahan pertanian seluas 156.203 hektare yang tersebar di 32 kecamatan dengan tingkat kesuburan tanah dengan bantuan pupuk nasional mampu memenuhi kebutuhan beras Nasional ditahun 2022. Tempo/Amston Probel

TEMPO.CO, Cianjur - Tempat relokasi bagi korban gempa Cianjur, Jawa Barat, masih dalam proses pengkajian. Namun, pemerintah daerah setempat sudah mengusulkan lahan yang bisa dijadikan sebagai tempat relokasi.

Asisten II Setda Kabupaten Cianjur, Budi Rahayu Thoyib, mengatakan lokasi alternatif yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Cianjur sebagai tempat relokasi sementara berada di Kecamatan Cilaku. Luasannya sekitar 2 hektar yang berada di kawasan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cianjur.

"Di sana ada tanah pemda dua hektar. Maksudnya, itu bisa menampung berapa ratus rumah dulu sebagai percontohan. Iya huntara (hunian sementara) dulu," ujarnya di Pendopo Kabupaten Cianjur, Senin 28 November 2022.

Menurut Budi, lokasi tersebut informasinya sudah ditinjau tim dari BMKG. Hasil kajian sementara lokasi tersebut layak digunakan sebagai tempat huntara. "Tapi kan siapa yang nanti masuk ke sana harus berdasarkan hasil asesmen dulu. Jadi bisa warga mana saja berdasarkan hasil asesmen," katanya.

Baca: Cerita Pengungsi Yang Selamat Dari Gempa Cianjur, Tahan Tembok Rubuh Demi Cucu 

Tapi, sebut Budi, yang menjadi prioritas tentunya warga yang lahan tempat tinggalnya tidak bisa dihuni. Ada juga warga yang lahannya masih bisa ditempati sehingga masih bisa dibangun rumah.

"Jadi tidak semua bisa direlokasi. Pada intinya masih dalam proses kajian. Tapi kami pemerintah daerah itu menginginkan setelah masa tanggap darurat ini sudah bisa dibangun," tuturnya.

Sehingga, sebelum masa tanggap darurat berakhir, hasil asesmen sudah bisa selesai. Hal itu diusulkan untuk mendapatkan dana simpan pinjam (DSP).

"Itu kan harus ada data dulu sebelum diusulkan menggunakan DSP. Itu yang sekarang sedang kami data dengan Kementerian PUPR serta relawan, yang bangunan (rusak) sekitar 57 ribuan data pengungsi itu," imbuhnya.

Seandainya masih dibutuhkan, lanjut Budi, Pemkab Cianjur akan berupaya mencari lahan lagi, termasuk mencari lahan milik Pemprov Jabar. "Kami sudah sampaikan ke Gubenur Jawa Barat. Hanya memang (lahannya) tidak mungkin sesuai keinginan masyarakat," ujarnya.

Bukan perkara mudah mencari lahan bagi tempat relokasi. Terlebih, lahan pemerintah daerah relatif cukup terbatas. "Kalau tempat sih mungkin banyak, tapi kan harus lahan milik pemda. Kalau memang ada masyarakat yang mau menghibahkan, silakan. Kami memang sedang menunggu hal itu," tandasnya.

Baca: Basarnas Kerahkan 11 Ekor Anjing SAR Cari Korban Gempa Cianjur

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






BMKG Sebut Potensi Banjir Pesisir 2-11 Februari, Ini Lokasinya

1 jam lalu

BMKG Sebut Potensi Banjir Pesisir 2-11 Februari, Ini Lokasinya

Warga diimbau untuk memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG.


Top 3 Tekno Berita Kemarin: Undangan Pernikahan Jahat, Gempa

8 jam lalu

Top 3 Tekno Berita Kemarin: Undangan Pernikahan Jahat, Gempa

Top 3 Tekno Berita Kemarin, Jumat 3 Februari 2023, didominasi artikel cara menghadapi penipuan online modus Undangan Pernikahan.


Lingkaran Pertemanan dan Keluarga Jadi Korban Pembunuhan Berantai Wowon Duloh

21 jam lalu

Lingkaran Pertemanan dan Keluarga Jadi Korban Pembunuhan Berantai Wowon Duloh

Para korban pembunuhan berantai yang dilakukan Wowon dan Duloh adalah orang-orang terdekat mereka. Keluarga dan teman dari keluarga mereka.


Hujan Berkepanjangan Kembali Sapa Jabodetabek, Ini Penyebabnya

23 jam lalu

Hujan Berkepanjangan Kembali Sapa Jabodetabek, Ini Penyebabnya

Analisa BMKG menyatakan cuaca hujan yang telah terjadi beberapa hari terakhir akan bertahan seminggu ke depan. Simak selengkapnya.


Gempa M5,1 dari Lempeng Laut Filipina Pagi Ini, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

1 hari lalu

Gempa M5,1 dari Lempeng Laut Filipina Pagi Ini, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

BMKG membagikan informasi gempa terkini yang mengguncang wilayah Indonesia pada pagi ini, Jumat 3 Februari 2023.


Nasib Korban Gempa Cianjur: Bantuan Huntara Rp 1 Juta Batal, Uang Tunggu Hunian Rp 500 Ribu Belum Jelas

1 hari lalu

Nasib Korban Gempa Cianjur: Bantuan Huntara Rp 1 Juta Batal, Uang Tunggu Hunian Rp 500 Ribu Belum Jelas

Pemkab Cianjur membatalkan rencana pemberian dana bantuan Huntara Rp 1 juta per keluarga bagi warga yang terdampak gempa Cianjur


Ada 2 Bibit Siklon Tropis, Ini Prakiraan Cuaca Hujan Hari Ini dari BMKG

1 hari lalu

Ada 2 Bibit Siklon Tropis, Ini Prakiraan Cuaca Hujan Hari Ini dari BMKG

Banten, Jawa Barat dan Jawa Timur termasuk provinsi yang harus siaga bencana dampak hujan hari ini menurut BMKG


Gempa Terkini Getarkan Bayah dan Pesisir Barat, Ini Data BMKG

1 hari lalu

Gempa Terkini Getarkan Bayah dan Pesisir Barat, Ini Data BMKG

BMKG mencatat gempa terkini yang bisa dirasakan guncangannya terjadi di Bayah, Banten.


Cerita Silva, Saudara Kembar Korban Tabrak Lari di Cianjur

1 hari lalu

Cerita Silva, Saudara Kembar Korban Tabrak Lari di Cianjur

Silva saudara kembar Selvi yang menjadi korban tabrak lari di Cianjur mengisahkan tentang peristiwa yang dialami kembarannya itu.


Gempa Garut Menjelang Tengah Malam, BPBD Cek Dampak

1 hari lalu

Gempa Garut Menjelang Tengah Malam, BPBD Cek Dampak

Intensitas gempa IV MMI dirasakan masyarakat di wilayah Garut Kota, Pasirwangi, Cisurupan, Bayongbong, dan Kecamatan Samarang.