4 Terdakwa Obstruction or Justice Dihadirkan di Sidang Richard Eliezer dan Kuat Ma'ruf

Editor

Amirullah

Terdakwa Bharada Richard Eliezer (kiri) menjalani sidang kasus pembunuhan Brigadir Nopriasyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Senin, 21 November 2022. Kesaksian itu juga membuktikan Eliezer menembak Yosua tiga kali karena sebelum eksekusi ada 15 butir peluru di magasin. TEMPO/MAGANG/Martin Yogi Pardamean

TEMPO.CO, Jakarta - Tiga terdakwa pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Ricky Rizal, dan Kuat Ma’ruf, akan dihadapkan dengan empat terdakwa obstruction of justice pembunuhan Brigadir J hari ini, Senin, 28 November 2022, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Empat terdakwa yang akan menjadi saksi dalam sidang Richard cs adalah mantan Kaden A Ropaminal Agus Nur Patria, mantan Korspri Kadiv Propam Polri Chuck Putranto, mantan Wakaden B Biro Paminal Propam Polri Arif Rahman Arifin, dan PS Kasubag Riksa Baggak Etika Biro Watprof Baiquni Wibowo. Mereka termasuk ke dalam daftar 17 saksi yang dihadirkan dalam sidang hari ini.

“Ada 17 Saksi di sidang Richard Eliezer, Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal pada Senin,” kata kuasa hukum Kuat Ma’ruf Irwan Irawan saat dihubungi Ahad, 27 November 2022.

Baca: Bripka Ricky Rizal Sampaikan Duka Cita kepada Keluarga Yosua saat Sidang Perdana

Selain empat terdakwa, saksi lain yang dihadirkan adalah dari pemeriksa forensik senjata api Puslabfor Polri hingga asisten rumah tangga Ferdy Sambo. Berikut daftar 17 saksi yang dihadirkan:

1. Spri (Staf Pribadi) Kadiv Propam - Novianto Rifai
2. Pemeriksa Forensik Muda, Sub Bidang Komputer Forensik - Panji Zulfikar Sidik
3. Subbid Senpi Balmetfor Puslabfor Bareskrim Polri - Sopan Utomo
4. Kepala Urusan Logistik Pelayanan Masyarakat Polri - Linggom Parasian siahaan
5. Kabag Litpras Ropaminal Div Propam Polri - Harun Yuni Aprin 
6. Sesro Provost Div Propam Polri Sugeng Putu Wicaksono
7. Pekerja Harian Lepas (PHL) Kadiv Propam Polri - Ariyanto 
8. Driver/Supir Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan - Audi Pratowo
9. Kepala Tata Usaha dan Urusan Dalam (KATAUD) Divisi Porfesi dan Pengamanan Polri  -Toni Ridho Nugroho
10. Kabag Gakkum Provost DIVPROPAM Polri - Susanto Haris
11. Kaden A Ropaminal - Agus Nur Patria
12. Korspri Kadiv Propam Polri - Chuck Putranto
13. Wakaden B Biro Paminal Propam Polri - Arif Rahman Arifin
14. PS Kasubag Riksa Baggak Etika Biro Watprof - Baiquni Wibowo
15. Pengusaha CCTV - Tjong Tjiu Fung (Afung)
16.  Asisten Rumah Tangga (ART) Sartini alias Tini
17.  Asisten Rumah Tangga (ART) Rojiah alias Jiah

Dalam persidangan terdakwa Richard Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuat Ma’ruf Senin kemarin, 21 November 2022, saksi Anita Amalia yang merupakan customer service Bank Negara Indonesia (BNI) mengatakan ada aliran dana dari rekening BNI atas nama Nofriansyah Yosua Hutabarat ke rekening Ricky Rizal pada 11 Juli 2022. Hari itu merupakan pemakaman Yosua di Jambi. Saat itu ia menyerahkan data rekening koran dan mencatat ada uang masuk pada 11 Juli 2022 melalui internet banking atau mobil banking.

“Yang saya serahkan itu data rekening koran 11 Juli dari rekening Ricky Rizal. Ada uang masuk melalui internet banking pemindahan dari rekening atas nama Nofriansyah Yosua sebesar Rp 100 juta dua kali di tanggal yang sama,” kata Anita Amalia.

Perintah Putri Candrawathi

Ia mengatakan pemindahan dana tersebut berasal dari rekening BNI Yosua melalui internet atau mobile banking. Namun ia tidak mengetahui nominal uang rekening terakhir Yosua karena tidak punya wewenang membukanya. Ia menjelaskan uang keluar dari rekening Ricky Rizal hanya untuk keperluan sehari-hari.

“Uang keluar hanya dipakai untuk pembayaran PDAM, Telkomsel, lalu pembayaran PLN, Indosat, pembelian Shopee, agak banyak. Nominalnya tidak terlalu besar, hanya pembayarannya banyak,” kata Anita.

Terdakwa Ricky Rizal mengatakan pemindahan dana Rp 200 juta dari rekening Bank Negara Indonesia (BNI) milik Nofriansyah Yosua Hutabarat ke rekeningnya atas perintah Putri Candrawathi untuk keperluan rumah tangga.

Ia mengatakan pembukaan rekening atas nama Yosua dilakukan pada Maret 2021 untuk keperluan rumah di Magelang. Pun ia membenarkan pemindahan dana dari rekening atas nama Yosua atas perintah Putri Candrawathi karena Yosua sudah meninggal. Rekening atas nama Yosua juga untuk keperluan rumah di Jakarta.

“Setahu saya memang rekening atas nama Yosua itu juga untuk keperluan rumah tangga di Jakarta yang saya lalukan atas perintah Bu Putri karena yang bersangkutan telah almarhum,” kata Ricky Rizal.

Customer service Bank Negara Indonesia (BNI) Anita Amalia mengatakan ada aliran dana keluar Rp 30 juta dari rekening Ricky Rizal ke rekening atas nama Trisha Eungelica Ardyadana, yang merupakan anak sulung Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi pada 12 Agustus 2022.

Pengakuan Putri Candrawathi

Sementara itu, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi mengatakan uang yang ada dalam rekening atas nama Yosua dan Ricky Rizal adalah uang mereka.

“Saya perlu jelaskan bahwa uang dalam rekening Ricky Rizal dan Yosua bukan uang mereka, tetapi uang saya untuk kebutuhan keluarga dan operasional keluarga,” kata Ferdy Sambo saat menanggapi soal aliran dana keluar dari kedua rekening tersebut di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, 22 November 2022. 

Putri Candrawathi mengatakan ia membuka rekening atas nama Ricky Rizal dan Nofriansyah Yosua Hutabarat di kantor cabang Bank Negara Indonesia (BNI) Cibinong karena Putri adalah nasabah BNI Cibinong. 

“Untuk rekening Yosua itu adalah keperluan kas di Jakarta dan sedangkan rekening Ricky untuk keperluan kas di Magelang. Kalau lihat rekening koran dua bulan terakhir uang keluar masuk untuk keperluan keluarga kami,” kata Putri Candrawathi.

Baca: Pengacara Bharada E Sebut Kliennya Justice Collaborator Tidak Akan Bohong

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Ferdy Sambo hingga Richard Eliezer Sudah Bacakan Pleidoi, Apa Tahapan Selanjutnya?

1 hari lalu

Ferdy Sambo hingga Richard Eliezer Sudah Bacakan Pleidoi, Apa Tahapan Selanjutnya?

Beginilah tahapan persidangan kasus pidana di Pengadilan Negri. Ferdy Sambo, Putri Candrawathi hingga Richard Eliezer bacakan pleidoi, setelah itu?


Beda Frustrasi dan Putus Asa dalam Psikologi, Pledoi Ferdy Sambo yang Mana?

1 hari lalu

Beda Frustrasi dan Putus Asa dalam Psikologi, Pledoi Ferdy Sambo yang Mana?

Ferdy Sambo dalam pleidoinya sempat merasa frustrasi karena banyaknya tekanan dan olok-olok dari berbagai pihak. Apa beda frustasi dengan putus asa?


Jaksa Sebut Pengacara Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal berasal dari Tim yang Sama, Berupaya Kaburkan Peristiwa

1 hari lalu

Jaksa Sebut Pengacara Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal berasal dari Tim yang Sama, Berupaya Kaburkan Peristiwa

JPU menyinggung tim pengacara terdakwa, Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf, dan Ricky Rizal berasal dari tim yang sama


Deretan Tuntutan Jaksa ke Anak Buah Ferdy Sambo, Paling Lama 3 Tahun

1 hari lalu

Deretan Tuntutan Jaksa ke Anak Buah Ferdy Sambo, Paling Lama 3 Tahun

Hendra Kurniawan dan lima terdakwa lainnya terseret kasus ini karena mengikuti skenario palsu pembunuhan Brigadir Yosua yang dibuat Ferdy Sambo.


Kuasa Hukum Richard Eliezer Serukan Hakim Ex Aequo Et Bono, Ini Maknanya

1 hari lalu

Kuasa Hukum Richard Eliezer Serukan Hakim Ex Aequo Et Bono, Ini Maknanya

Kuasa hukum Richard Eliezer, Ronny Talapessy menyerukan istilah Ex Aequo Et Bono sembari menatap hakim saat membacakan pleidoi Richard Eliezer.


Jaksa Minta Hakim Tolak Pleidoi dan Tetap Hukum Ferdy Sambo Seumur Hidup

1 hari lalu

Jaksa Minta Hakim Tolak Pleidoi dan Tetap Hukum Ferdy Sambo Seumur Hidup

Jaksa menilai pleidoi penasihat hukum Ferdy Sambo patut dikesampingkan karena tidak memiliki dasar yuridis yang kuat.


3 Poin Jawaban Jaksa atas Pleidoi Ricky Rizal

1 hari lalu

3 Poin Jawaban Jaksa atas Pleidoi Ricky Rizal

Ricky Rizal telah menjalani sidang dengan agenda mendengarkan replik dari jaksa penuntut umum atas pleiodoinya. Jaksa minta hakim abaikan pleidoi itu.


Irfan Widyanto Dituntut 1 Tahun Penjara karena Menyita CCTV Tanpa Prosedur yang Sah

1 hari lalu

Irfan Widyanto Dituntut 1 Tahun Penjara karena Menyita CCTV Tanpa Prosedur yang Sah

Hal yang memberatkan Irfan Widyanto antara lain ia merupakan perwira Polri yang seharusnya mempunyai pengetahuan yang lebih.


Hendra Kurniawan Dituntut 3 Tahun Penjara dan Denda Rp 20 Juta

1 hari lalu

Hendra Kurniawan Dituntut 3 Tahun Penjara dan Denda Rp 20 Juta

Jaksa menuntut Hendra Kurniawan dengan hukuman tiga tahun penjara dan denda Rp 20 juta dengan subsider tiga bulan kurungan.


Mahfud MD Doakan Richard Eliezer Dapat Hukuman Ringan, tapi Ingatkan Tetap Sportif

1 hari lalu

Mahfud MD Doakan Richard Eliezer Dapat Hukuman Ringan, tapi Ingatkan Tetap Sportif

Mahfud mengingatkan bahwa majelis hakimlah yang akan memutus hukuman dan mengingatkan Richard Eliezer untuk bersikap sportif.