Sidang Lanjutan Kasus Pembunuhan Brigadir Yosua Besok Akan Hadirkan 17 Saksi

Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J), Kuat Ma'ruf menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu, 2 November 2022. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta -  Sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua atau Nofriansyah Yosua Hutabarat akan berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin besok, 28 November 2022. Jaksa penuntut umum rencananya akan menghadirkan 17 orang saksi dalam sidang dengan terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E, Kuat Ma'ruf dan Bripka Ricky Rizal Wibowo.

Kuasa hukum Kuat Ma'ruf, Iwan Irawan, menyatakan berdasarkan berkas yang dia dapatkan, 17 saksi yang akan dihadirkan tersebut diantaranya adalah asisten rumah tangga Ferdy Sambo hingga sejumlah anggota polisi.

Para anggota polri yang akan diperiksa pada sidang ini dijelaskan oleh Iwan bahwa mereka diantaranya adalah penyidik yang pernah memeriksa Richard, Ricky, dan Kuat. Mereka diantaranya adalah empat mantan anggota Divisi Profesi dan Pengamanan Polri yang menjadi tersangka dalam kasus penghalangan penyidikan atau obstruction of justice. Keempatnya adalah Agus Nurpatria, Chuck Putranto, Arif Rahman Arifin dan Baiquni Wibowo.

"Masih banyak terkait obstruction of justice itu penghalangan penyidikan. Setelah kita baca dari berkas yang kita dapat itu banyak yang awal-awal peristiwa menjadi penyidik memeriksa ketiga orang ini, Rchard, si Kuat, sama Ricky. Nah mereka itu yang pertama kali memeriksa yang awal-awal itu kan skenario rekayasa itu kan. Seolah terjadi tembak-menembak," kata Iwan saat dihubungi via telepon pada Ahad 27 November 2022.

Berikut daftar para saksi yang akan dihadirkan pada persidangan Senin 28 November 2022:

1.    Sartini alias Tini (Asisten Rumah Tangga Ferdy Sambo)
2.    Rojiah alias Jiah (Asisten Rumah Tangga Ferdy Sambo)
3.    Novianto Rifai (Staf pribadi Kadiv Propam)
4.    Tjong Tjiu Fung (Afung) (Pekerja pembuat biro jasa perawatan, perbaikan, dan pemasangan CCTV)
5.    Panji Zulfikar Sidik (Pemeriksa Forensik Muda, Sub Bidang Komputer Forensik)
6.    Sopan Utomo (Subbid Senpi Balmetfor Puslabfor Bareskrim Polri)
7.    Linggom Parasian Siahaan (Kepala Urusan Logistik Yanma Polri)
8.    Harun Yuni Aprin (Kabag Litpras Ropaminal Div propam Polri)
9.    Sugeng Putu Wicaksono (Sesro Provost Div Propam Polri)
10.    Agus Nurpatria (Kaden A Ropaminal)
11.    Chuck Putranto (Korspri Kadiv Propam Polri)
12.    Arif Rahman Arifin (Wakaden B Biro Paminal Propam Polri)
13.    Baiquni Wibowo (PS Kasubag Riksa Baggak Etika Biro Watprof)
14.    Ariyanto (Pekerja Harian Lepas Kadiv Propam Polri)
15.    Audi Pratowo (Sopir Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Ridwan Soplanit)
16.    Toni Ridho Nugroho (Kepala Tata Usaha dan Urusan Dalam Divisi Propam Polri)
17.    Susanto Haris (Kabag Gakkum Provost Divpropam Polri)

Richard Eliezer, Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal didakwa ikut dalam pembunuhan berencana terhadap  Brigadir Yosua yang dirancang oleh Ferdy Sambo. Richard dalam dakwaan disebut ikut melakukan penembakan terhadap Yosua sementara Kuat dan Ricky menyaksikan eksekusi tersebut. Selain itu, Ricky juga disebut sempat menolak perintah Sambo untuk menembak Yosua. 

 






Jaksa Sebut Kuasa Hukum Enggan Akui Fakta Irfan Widyanto Ambil DVR CCTV Tanpa Izin

6 jam lalu

Jaksa Sebut Kuasa Hukum Enggan Akui Fakta Irfan Widyanto Ambil DVR CCTV Tanpa Izin

JPU mengatakan kuasa hukum terdakwa Irfan Widyanto enggan mengakui fakta bahwa kliennya mengganti DVR CCTV tanpa izin dan surat perintah yang sah


Tak Ajukan Duplik, Kuasa Hukum Irfan Widyanto Minta Hakim Langsung ke Sidang Putusan

6 jam lalu

Tak Ajukan Duplik, Kuasa Hukum Irfan Widyanto Minta Hakim Langsung ke Sidang Putusan

Kuasa hukum Irfan Widyanto tak akan mengajukan jawaban atas replik atau duplik jaksa. Mereka minta sidang lanjut ke pembacaan vonis.


Tak Mau Tanggapi Pleidoi Hendra Kurniawan, Jaksa: Hanya Berisi Perjalanan Karier

6 jam lalu

Tak Mau Tanggapi Pleidoi Hendra Kurniawan, Jaksa: Hanya Berisi Perjalanan Karier

Jaksa menlai pleidoi Hendra Kurniawan hanya berisi penjalanan karinya tanpa membahas soal alat bukti serta unsur pasal yang didakwakan.


Jaksa Sebut Arif Rachman Arifin Tidak Penuhi Unsur Itikad Baik

7 jam lalu

Jaksa Sebut Arif Rachman Arifin Tidak Penuhi Unsur Itikad Baik

Jaksa menyebut tindakan Arif Rachman Arifin tidak memenuhi unsur itikad baik sehingga tak bisa dilepaskan dari tanggung jawab pidana.


Jaksa Sebut Agus Nurpatria Harusnya Berani Tolak Perintah Ferdy Sambo

7 jam lalu

Jaksa Sebut Agus Nurpatria Harusnya Berani Tolak Perintah Ferdy Sambo

Jaksa mengatakan, seharusnya Agus Nurpatria yang berpangkat Kombes berani menolak perintah Ferdy Sambo.


Tolak Pleidoi Arif Rachman Arifin, Jaksa: Tidak Ada Unsur Daya Paksa dari Ferdy Sambo

9 jam lalu

Tolak Pleidoi Arif Rachman Arifin, Jaksa: Tidak Ada Unsur Daya Paksa dari Ferdy Sambo

Jaksa menilai tidak ada unsur daya paksa dari Ferdy Sambo kepada terdakwa kasus obstruction of justice pembunuhan Brigadir Yosua, Arif Rachman Arifin.


Jaksa Akan Tanggapi Pleidoi Hendra Kurniawan Cs di Sidang Hari Ini

12 jam lalu

Jaksa Akan Tanggapi Pleidoi Hendra Kurniawan Cs di Sidang Hari Ini

Hendra Kurniawan cs hari ini akan mendengarkan tanggapan jaksa atas pleidoi yang telah mereka bacakan pada pekan lalu.


Deretan Anak Buah yang Kecewa pada Ferdy Sambo di Kasus Brigadir J

2 hari lalu

Deretan Anak Buah yang Kecewa pada Ferdy Sambo di Kasus Brigadir J

Ferdy Sambo membuat sejumlah skenario untuk menutupi Kasus pembunuhan Brigadir J. Namun upaya tersebut gagal bahkan menyeret anak buahnya


Rangkuman Sidang Ferdy Sambo Cs Pekan Ini, Dilema Jaksa soal Tuntutan 12 Tahun Richard Eliezer

2 hari lalu

Rangkuman Sidang Ferdy Sambo Cs Pekan Ini, Dilema Jaksa soal Tuntutan 12 Tahun Richard Eliezer

Sidang kasus Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo cs, telah memasuki agenda pembacaan replik, duplik, dan pleidoi. Berikut merupakan rangkumannya


Bacakan Pleidoi, Irfan Widyanto: Semua Orang Tertipu oleh Ferdy Sambo

3 hari lalu

Bacakan Pleidoi, Irfan Widyanto: Semua Orang Tertipu oleh Ferdy Sambo

Irfan Widyanto menyebut semua orang tertipu oleh Ferdy Sambo pada saat awal kasus pembunuhan Brigadir Yosua ini mencuat.