Anggaran Belanja Ferdy Sambo Sampai Rp 600 Juta per Bulan, Ini Kata Pengacara

Kuasa hukum Putri Candrawathi, Arman Hanis menghadiri saat PC akan diperiksa oleh Mabes Polri, Jakarta. Jumat, 26 Agustus 2022. PC diperiksa sebagai tersangka pada kasus pembunuhan berencana pada Brigadir Novriansyah Yoshua Hutabarat, sementara suami PC, Irjen Ferdy Sambo sudah diberhentikan dengan tidak hormat dari Polri. TEMPO/ Febri Angga Palguna

TEMPO.CO, Jakarta - Kuasa Hukum Ferdy Sambo, Arman Hanis enggan menanggapi isu bahwa kliennya mempunyai anggaran Rp 600 juta untuk belanja bulanan keluarga. Hal itu sempat dinyatakan oleh salah satu anggota tim pengacara keluarga Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir Yosua, Martin Lukas Simanjutak, di salah satu acara televisi.

Menanggapi pernyataan tersebut, Arman menyampaikan bahwa ia tidak berkenan menanggapi hal tersebut. Ia tidak menjawab dikarenakan hal tersebut tidak tertuang pada berkas dakwaan.

"Mohon maaf kami tidak perlu menjawab pertanyaan terkait hal tersebut, apalagi tidak ada pada berkas dakwaan klien kami dan proses persidangan masih berlangsung," kata Arman melalui pesan tertulis kepada Tempo Sabtu 26 November 2022. 

Arman meminta pihak Brigadir Yosua membuktikan ucapannya

Arman menyampaikan bahwa saat ini ada pihak yang terus mencoba memperkeruh suasana saat ini yang masih dalam rangkaian persidangan. Hal tersebut dilakukan lewat penyampaian opini sepihak yang tidak berdasar pada fakta.

"Ada pihak-pihak yang terus memperkeruh suasana melalui opini sepihak dan tidak berdasarkan fakta," ujarnya.

Arman pun meminta kepada pihak pengacara Brigadir Yosua untuk membuktikan apa yang diucapkannya. Ia pun juga meminta kepada institusi berwenang untuk juga bisa mengungkap tuduhan tersebut.

"Saran kami mas minta ke pihak-pihak yang menyampaikan hal tersebut membuktikan omongannya dan rekan-rekan juga dapat bertanya kepada institusi yang berwenang dan memiliki kapasitas sehingga tuduhan-tuduhan tersebut bisa diketahui kebenarannya," kata dia.

Berawal dari transfer Rp 200 juta dari rekening Brigadir Yosua

Sebelumnya, anggaran belanja keluarga Ferdy Sambo menjadi sorotan setelah fakta soal transfer uang sebesar Rp 200 juta dari rekening Brigadir Yosua ke rekening Bripka Ricky Rizal terungkap. Dalam sidang pekan lalu, Ricky mengakui memindahkan dana tersebut atas perintah istri Sambo, Putri Candrawathi

Menurut Ricky, dana dalam rekening Yosua tersebut biasa digunakan untuk keperluan rumah Sambo di Jakarta. Ricky juga mengaku memiliki rekening atas nama dirinya yang digunakan untuk keperluan rumah Sambo di Magelang. 

Ferdy Sambo pun menyatakan bahwa uang dalam rekening Brigadir Yosua tersebut miliknya. Meskipun demikian, dia tak menjelaskan asal usul uang tersebut. 

Harta kekayaan Sambo sejak awal kasus ini menyeruak memang menjadi sorotan. Selain memiliki dua rumah di kawasan elit di Jakarta, jenderal bintang dua itu juga diketahui memiliki rumah di Magelang. Selain itu, Sambo juga disebut sempat menjanjikan uang sebesar Rp 500 juta kepada Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf plus Rp 1 miliar kepada Bharada E alias Richard Eliezer Pudihang Lumiu, pasca kematian Yosua. 






Pengacara Chuck Putranto Sebut Tak Ada Bukti Kliennya Perusak DVR CCTV

15 jam lalu

Pengacara Chuck Putranto Sebut Tak Ada Bukti Kliennya Perusak DVR CCTV

Pengacara Chuck Putranto, Daniel Sony Pardede menyebut kliennya bukan pelaku pemusnahan rekaman CCTV yang mengungkap skenario pembunuhan


Upaya Baiquni Wibowo Backup Rekaman CCTV Dianggap Penolakan Perintah Ferdy Sambo

16 jam lalu

Upaya Baiquni Wibowo Backup Rekaman CCTV Dianggap Penolakan Perintah Ferdy Sambo

Tim kuasa hukum mengatakan Baiquni Wibowo tidak pernah menerima langsung perintah dari Ferdy Sambo.


Duplik Baiquni Wibowo Singgung Soal Penyerahan Rekaman CCTV Lingkungan Rumah Dinas Ferdy Sambo

18 jam lalu

Duplik Baiquni Wibowo Singgung Soal Penyerahan Rekaman CCTV Lingkungan Rumah Dinas Ferdy Sambo

Tim kuasa hukum menilai jaksa tak menghargai tindakan Baiquni WIbowo yang menyerahkan rekaman CCTV lingkungan rumah dinas Ferdy Sambo secara sukarela.


Sidang Obsturction of Justice Pembunuhan Brigadir Yosua, Chuck Putranto Akan Ajukan Duplik Hari Ini

20 jam lalu

Sidang Obsturction of Justice Pembunuhan Brigadir Yosua, Chuck Putranto Akan Ajukan Duplik Hari Ini

Terdakwa kasus obstruction of justice pembunuhan Brigadir Yosua, Chuck Putranto, akan mengajukan duplik hari ini.


Babak Akhir Kasus Pembunuhan Berencana Yosua: Vonis Ferdy Sambo 13 Februari

23 jam lalu

Babak Akhir Kasus Pembunuhan Berencana Yosua: Vonis Ferdy Sambo 13 Februari

Sidang kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua segera memasuki babak akhir. Vonis Ferdy Sambo akan dibacakan Senin, 13 Februari.


122 Akademisi Minta Majelis Hakim Vonis Richard Eliezer Lebih Ringan dari Terdakwa Lain

1 hari lalu

122 Akademisi Minta Majelis Hakim Vonis Richard Eliezer Lebih Ringan dari Terdakwa Lain

Aliansi meminta majelis hakim mempertimbangkan status Richard Eliezer sebagai justice collaborator dalam menjatuhkan vonis.


Jaksa Sebut Kuasa Hukum Enggan Akui Fakta Irfan Widyanto Ambil DVR CCTV Tanpa Izin

2 hari lalu

Jaksa Sebut Kuasa Hukum Enggan Akui Fakta Irfan Widyanto Ambil DVR CCTV Tanpa Izin

JPU mengatakan kuasa hukum terdakwa Irfan Widyanto enggan mengakui fakta bahwa kliennya mengganti DVR CCTV tanpa izin dan surat perintah yang sah


Tak Ajukan Duplik, Kuasa Hukum Irfan Widyanto Minta Hakim Langsung ke Sidang Putusan

2 hari lalu

Tak Ajukan Duplik, Kuasa Hukum Irfan Widyanto Minta Hakim Langsung ke Sidang Putusan

Kuasa hukum Irfan Widyanto tak akan mengajukan jawaban atas replik atau duplik jaksa. Mereka minta sidang lanjut ke pembacaan vonis.


Tak Mau Tanggapi Pleidoi Hendra Kurniawan, Jaksa: Hanya Berisi Perjalanan Karier

2 hari lalu

Tak Mau Tanggapi Pleidoi Hendra Kurniawan, Jaksa: Hanya Berisi Perjalanan Karier

Jaksa menlai pleidoi Hendra Kurniawan hanya berisi penjalanan karinya tanpa membahas soal alat bukti serta unsur pasal yang didakwakan.


Jaksa Sebut Arif Rachman Arifin Tidak Penuhi Unsur Itikad Baik

2 hari lalu

Jaksa Sebut Arif Rachman Arifin Tidak Penuhi Unsur Itikad Baik

Jaksa menyebut tindakan Arif Rachman Arifin tidak memenuhi unsur itikad baik sehingga tak bisa dilepaskan dari tanggung jawab pidana.