Kasus Ismail Bolong, Eks Wakapolri Ungkap Modus Mafia Tambang Amankan Bisnisnya

Tangkapan layar Ismail Bolong pengusaha pengepul batu bara yang videonya viral. Sumber: medsos

TEMPO.CO, Jakarta - Eks Wakil Kepala Kepolisian RI Oegroseno mengatakan, kasus Ismail Bolong dalam memainkan bisnis tambang ilegal hanya segelintir kasus saja. Menurut dia, para mafia tambang ini sering kali menyeret aparat kepolisian dalam menjalankan bisnisnya. 

Hal tersebut disampaikan Oegroseno pada Jum'at, 25 November 2022 lalu. Dalam acara diskusi di kanal YouTube Abraham Samad, ia berkata pelibatan aparat merupakan salah satu modus dalam bisnis tambang ilegal.

Oegroseno menjelaskan para mafia tambang memanfaatkan aparat penegak hukum di daerah untuk menguasai areal pertambangan. Ia menyebut mafia tambang menggunakan aparat penegak hukum untuk melakukan kriminalisasi bagi orang yang menghalangi aktivitas tambangnya.

"Jadi seperti ini lah modusnya. Mafia tambang menyuap polisi-polisi daerah yang jauh dari pusat," ujar Oegroseno.

Ia menambahkan penggerakan aparat hukum untuk aktivitas tambang biasanya dilakukan oleh tambang ilegal. Sebab, kata dia, mafia tambang perlu perlindungan dari aparat agar terbebas dari jerat hukum.

"Nah kalau sudah punya kerja sama seperti itu, nanti mafia tambang ini tinggal jualan paper lagi jadi broker tambang," kata dia.

Wakapolri periode 2013-2014 tersebut menambahkan praktik mafia tambang seperti itu terjadi di hampir di seluruh daerah di Indonesia. Terlebih, ia berkata, dengan aturan sekarang bisa menghidupkan izin usaha pertambangan (IUP) dengan legal opinion dari jaksa pengacara negara (JPN).

"Ya, saya kira seperti itu adanya," kata Oegroseno.

Baca: Top Nasional: Presiden Tanggapi Teriakan Jokowi 3 Periode, Komitmen Kapolri Usut Kasus Ismail Bolong




Berita Selanjutnya



Salah Prosedur Penetapan Mahasiswa UI Tersangka, Penyidik Polda Metro Jalani Sidang Kode Etik

13 jam lalu

Salah Prosedur Penetapan Mahasiswa UI Tersangka, Penyidik Polda Metro Jalani Sidang Kode Etik

Beberapa penyidik Polda Metro Jaya menjalani sidang kode etik akibat adanya salah prosedur penetapan tersangka mahasiswa UI yang tewas ditabrak.


Jokowi dan Gibran Sama-sama Meradang Soal Tambang Ilegal, Apa Kata Mereka?

15 jam lalu

Jokowi dan Gibran Sama-sama Meradang Soal Tambang Ilegal, Apa Kata Mereka?

Jokowi mengungkapkan ekspor tambang ilegal mengurangi pendapatan negara. Sementara Gibran pernah mengungkapkan bekingan tambang ilegal mengerikan.


TPNPB-OPM Bakar Pesawat Susi Air, Wakil Ketua DPR Minta TNI-Polri Tindak Tegas

18 jam lalu

TPNPB-OPM Bakar Pesawat Susi Air, Wakil Ketua DPR Minta TNI-Polri Tindak Tegas

Wakil Ketua DPR menilai pemerintah selama ini telah memberikan banyak toleransi terhadap teror yang dilakukan kelompok TPNPB-OPM.


Jokowi Sebut Ekspor Tambang Ilegal Bikin Penerimaan Negara Berkurang

23 jam lalu

Jokowi Sebut Ekspor Tambang Ilegal Bikin Penerimaan Negara Berkurang

Jika ekspor ilegal maupun tambang ilegal ini masih berjalan, kata Jokowi, maka proses hilirisasi dan industrialisasi dipastikan menjadi terganggu.


Kasus Pengubahan Putusan MK: Jokowi Diminta Lakukan Ini

1 hari lalu

Kasus Pengubahan Putusan MK: Jokowi Diminta Lakukan Ini

Advokat Zico Leonardo Djagardo Simanjunta mengirimkan surat kepada Presiden Jokowi soal kasus pengubahan putusan MK.


Unjuk Rasa di Kota Rennes Prancis Berujung Rusuh

1 hari lalu

Unjuk Rasa di Kota Rennes Prancis Berujung Rusuh

Unjuk rasa di Kota Rennes, Prancis pada 7 Februari 2023, berujung rusuh setelah demonstran menolak dibubarkan aparat.


Anggota Densus 88 Jadi Tersangka Pembunuhan Sopir Taksi Online di Depok

1 hari lalu

Anggota Densus 88 Jadi Tersangka Pembunuhan Sopir Taksi Online di Depok

Anggota Densus 88 yang membunuh sopir taksi online di Depok telah ditetapkan sebagai tersangka.


KKB Sandera Pilot dan Penumpang Susi Air, Kapolri Kerahkan Tim Operasi Damai Cartenz

1 hari lalu

KKB Sandera Pilot dan Penumpang Susi Air, Kapolri Kerahkan Tim Operasi Damai Cartenz

Kapolri mengatakan tim Operasi Damai Cartenz di Papua akan dikerahkan untuk selamatkan pilot dan penumpang pesawat Susi Air yang disandera


Hasil Rekonstruksi Kasus Tabrakan Mahasiswa UI: Ada Bukti Baru, Polisi Akui Salah Prosedur Penetapan Tersangka

2 hari lalu

Hasil Rekonstruksi Kasus Tabrakan Mahasiswa UI: Ada Bukti Baru, Polisi Akui Salah Prosedur Penetapan Tersangka

Polda Metro Jaya membeberkan hasil rekonstruksi kasus tabrakan mahasiswa UI. Hasilnya ditemukan bukti baru dan adanya kesalahan prosedur.


Alasan Polda Metro Cabut Penetapan Tersangka Mahasiswa UI yang Tewas Ditabrak Pensiunan Polisi

2 hari lalu

Alasan Polda Metro Cabut Penetapan Tersangka Mahasiswa UI yang Tewas Ditabrak Pensiunan Polisi

Polda Metro Jaya mencabut penetapan tersangka mahasiswa UI yang tewas ditabrak pensiunan polisi. Apa alasannya?