Soal Yudo Margono Jadi Calon Panglima TNI, Prabowo: Jelas Beliau Mampu

Reporter

Editor

Amirullah

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono memberikan keterangan pers di Mabesal, Cilangkap, Jakarta, Kamis 8 September 2022. Pesawat latih jenis G-36 Bonanza T-2503 milik TNI AL yang mengalami kecelakaan di Perairan Laut Selat Madura pada Rabu telah ditemukan dan Pilot Lettu Laut (P) Judistira Eka Permady dan CoPilot Letda Laut (P) Dendy Kresna Bakti Sabila ditemukan dalam keadaan meninggal dunia penyebab jatuhnya pesawat masih dalam investigasi dan evakuasi. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha

TEMPO.CO, Jakarta - Surat Presiden (surpres) ihwal calon Panglima TNI bakal dikirim Istana pada Senin, 28 November 2022. Adapun masa jabatan Panglima TNI saat ini, Jenderal Andika Perkasa, bakal usai pada 31 Desember 2022.

Nama Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana Yudo Margono, disebut-sebut menjadi kandidat kuat pengganti Andika Perkasa. Menanggapi hal ini, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menilai Yudo mampu mengemban amanah ini.

“Saya kira jelas beliau mampu. Kalau dipilih ya saya kira mampu, semuanya baik-baik semua,” kata Prabowo di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Jumat, 25 November 2022.

Baca juga: Bagaimana Yudo Margono Menjadi Panglima TNI Pilihan Jokowi?

Saat ditanya ihwal sosok ideal pengganti Andika, Prabowo menyerahkan hal ini kepada Presiden dan DPR. “Saya kira Presiden pada saatnya dan DPR akan menentukan yang terbaik,” ujarnya.

Merujuk UU TNI pasal 13 ayat 4, Panglima dapat dijabat secara bergantian oleh Perwira Tinggi aktif dari tiap angkatan yang sedang atau pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan. Selain Laksamana Yudo yang mewakili matra laut, dua kandidat lainnya adalah Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Dudung Abdurachman, dan Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal Fadjar Prasetyo.

Giliran Matra Laut

Anggota DPR Komisi Pertahanan Fraksi Partai NasDem, Hillary Brigitta Lasut, menilai sudah seharusnya dan sepantasnya calon Panglima TNI pengganti Jenderal Andika Perkasa berasal dari matra laut. Musababnya, Panglima TNI sebelum Andika adalah Marsekal Hadi Tjahjanto yang berasal dari matra udara, sementara Andika berasal dari matra darat.

“Sudah seharusnya dan sepantasnya (Panglima TNI matra laut). Ketika diamanahkan untuk dijalankan bergantian, dan secara kapasitas dan kapabilitas mampu, seharusnya sudah jadi lampu kuning. Karena lampu hijaunya dari Presiden,” kata Hillary kepada Tempo, Jumat, 25 November 2022.

Amanah yang dimaksud Hillary merujuk pada UU TNI yang menyebutkan bahwa Panglima TNI dapat dijabat secara bergantian. Adapun kini, Komisi Pertahanan sedang menunggu surat presiden (surpres) ihwal pergantian calon Panglima TNI.

Menurut Hillary, jika pergantian matra dinomorduakan lagi, maka secara politis, struktural, maupun tupoksi keamanan bakal terancam. “Mereka yang di matra AL akan bertanya-tanya, apakah secara harga diri satuan, matra AL kerja kerasnya tidak diperhitungkan?” ujarnya.

Baca juga: Menjelang Pergantian Panglima TNI, Anggota Komisi I DPR Diminta Siapkan Pertanyaan Fit and Proper Test

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Jokowi Tunjuk Yudo Margono Jadi Panglima TNI, Pengamat: Perubahan Pendekatan Papua Jadi Ujian

4 jam lalu

Jokowi Tunjuk Yudo Margono Jadi Panglima TNI, Pengamat: Perubahan Pendekatan Papua Jadi Ujian

Yudo Margono diharapkan bisa merealisasikan kebijakan ihwal perubahan pendekatan dalam menangani konflik di Papua


Puan: Pengganti Jenderal Andika adalah Laksamana Yudo

5 jam lalu

Puan: Pengganti Jenderal Andika adalah Laksamana Yudo

Laksamana TNI Yudo Margono yang saat ini menjabat sebagai KSAL


Puan Bantah Penundaan Penyerahan Surpres Calon Panglima TNI karena Ada Perubahan Nama

6 jam lalu

Puan Bantah Penundaan Penyerahan Surpres Calon Panglima TNI karena Ada Perubahan Nama

Ketua DPR RI Puan Maharani resmi mengumumkan nama calon Panglima TNI Laksamana Yudo Margono yang akan menggantikan Andika Perkasa


Puan Jelaskan Mekanisme Setelah DPR Terima Surpres Calon Panglima TNI

7 jam lalu

Puan Jelaskan Mekanisme Setelah DPR Terima Surpres Calon Panglima TNI

Puan Maharani, menyatakan KSAL Laksamana Yudo Margono merupakan nama yang diusulkan Presiden Jokowi sebagai calon Panglima TNI


KSAL Yudo Margono Calon Panglima TNI, Mensesneg Ungkap Rotasi Matra Jadi Pertimbangan

8 jam lalu

KSAL Yudo Margono Calon Panglima TNI, Mensesneg Ungkap Rotasi Matra Jadi Pertimbangan

Jokowi mengirimkan surpres ihwal usulan nama calon Panglima TNI pengganti Jenderal Andika Perkasa yaitu KSAL Laksamana Yudo Margono


Choosing The Next TNI Commander

8 jam lalu

Choosing The Next TNI Commander

Admiral Yudo Margono is slated to become the sole candidate for TNI commander proposed by President Joko Widodo to DPR.


Breaking News: Jokowi Usulkan KSAL Yudo Margono Calon Panglima TNI

9 jam lalu

Breaking News: Jokowi Usulkan KSAL Yudo Margono Calon Panglima TNI

Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyatakan KSAL Laksamana Yudo Margono merupakan nama yang diusulkan Presiden Jokowi calon Panglima TNI


TB Hasanuddin Sebut Presiden Ajukan KSAL Yudo Margono Calon Panglima TNI

9 jam lalu

TB Hasanuddin Sebut Presiden Ajukan KSAL Yudo Margono Calon Panglima TNI

TB Hasanuddin mengatakan bahwa yang diajukan dan direkomendasikan oleh presiden hanya satu nama calon Panglima TNI yaitu KSAL Yudo Margono


Istana Kirim Surpres Jokowi Soal Nama Calon Panglima TNI ke DPR Sore Ini

9 jam lalu

Istana Kirim Surpres Jokowi Soal Nama Calon Panglima TNI ke DPR Sore Ini

Istana akan mengirimkan Surpres berisi nama Panglima TNI yang dipilih Presiden Jokowi, untuk menggantikan Jenderal Andika Perkasa sore ini ke DPR


Begini Komentar Prabowo soal Jokowi Dukung Capres Berambut Putih

10 jam lalu

Begini Komentar Prabowo soal Jokowi Dukung Capres Berambut Putih

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang mendukung calon presiden berambut putih.