Anggota Komisi Pertahanan DPR Sebut Saatnya Panglima TNI dari Angkatan Laut

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono (kiri) didampingi Direktur Utama PT Catur Bakti Persada, Ivan Roy Parningotan Nainggolan (kanan) mengamati sepatu taktis pada stan Parabellum dalam pameran industri pertahanan Indo Defence 2022 Expo & Forum di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu, 2 November 2022. ANTARA/M Risyal Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Komisi Pertahanan DPR Hillary Brigita Lasut bicara soal pengganti Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI. Menurut dia sudah saatnya Panglima TNI berasal dari matra Angkatan Laut.

Musababnya, Panglima TNI sebelum Andika adalah Marsekal Hadi Tjahjanto yang berasal dari matra udara, sementara Andika Perkasa berasal dari matra darat.

“Sudah seharusnya dan sepantasnya (Panglima TNI matra laut). Ketika diamanahkan untuk dijalankan bergantian, dan secara kapasitas dan kapabilitas mampu, seharusnya sudah jadi lampu kuning. Karena lampu hijaunya dari Presiden,” kata politikus NasDem itu kepada Tempo, Jumat, 25 November 2022.

Amanah yang dimaksud Hillary merujuk pada UU TNI yang menyebutkan bahwa Panglima dapat dijabat secara bergantian oleh Perwira Tinggi aktif dari tiap angkatan yang sedang atau pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan.

Baca juga: Menjelang Pergantian Panglima TNI, Anggota Komisi I DPR Diminta Siapkan Pertanyaan Fit and Proper Test

Adapun masa jabatan Andika Perkasa selesai pada 31 Desember 2022. Kini, Komisi Pertahanan sedang menunggu surat presiden (surpres) ihwal pergantian calon Panglima TNI.

Pengganti Andika Perkasa bakal berasal dari Kepala Staf Angkatan Darat, Laut, dan Udara. Saat ini, posisi KSAD diisi oleh Jenderal Dudung Abdurachman, KSAL Laksamana Yudo Margono, dan KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo.

Menurut Hillary, jika pergantian berdasarkan matra dinomorduakan lagi, maka secara politis, struktural, maupun tupoksi keamanan bakal terancam. “Mereka yang di matra AL akan bertanya-tanya, apakah secara harga diri satuan, matra AL kerja kerasnya tidak diperhitungkan?,” ujarnya.

Toh, kata dia, Indonesia adalah negara maritim. Dia mengatakan matra laut mempunyai peran yang sama penting dengan matra udara maupun darat. Oleh sebab itu, dia mengatakan tiga matra ini hendaknya dinilai sebagai matra yang punya kinerja setara dan tidak ada yang diistimewakan.

Hillary turut menyoroti asumsi bahwa jelang Pemilihan Umum, calon Panglima TNI mesti dipilih dari matra darat sehingga bisa mengamankan Pemilu. Menurut dia, pandangan ini salah kaprah. Pasalnya, tugas pokok Panglima TNI bukan mengamankan Pemilu.

Hillary merujuk pada tugas pokok Panglima TNI yakni Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2019 pasal 14. Menurut dia, tugas utama Panglima TNI di antaranya berkutat pada melaksanakan kebijakan pertahanan negara, menyelenggarakan operasi dan strategi militer, serta memberikan pertimbangan pada Menteri Pertahanan dalam menyusun rencana strategis.

“Jangan sampai calon Panglima sudah pintar, tenang, tidak buat gerakan yang aneh-aneh, cuman karena bukan dari AD dia malah dinomorduakan dengan alasan Pemilu. Itu keliru. Tidak ada cerita calon Panglima TNI dari AL tidak mampu mengamankan Pemilu,” kata dia.

Ia berharap Presiden betul-betul mempertimbangkan pergantian matra ini. “Kami berharap Presiden bisa mempertimbangkan hal ini, tidak harus dari AD karena TNI bukan untuk berpolitik, bukan tugas utama untuk mengamankan Pemilu,” kata dia.

Ketua DPR RI, Puan Maharani, bakal mengumumkan calon Panglima TNI pengganti Andika Perkasa pada Senin, 28 November 2022. Nama calon pengganti Andika itu tertuang dalam Surat Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang dikirimkan Sekretariat Negara kepada DPR RI.

 "Surat tersebut akan disampaikan oleh Mensesneg kepada Ketua DPR, direncanakan Senin, 28 November sesuai dengan aturan yang ada,",ujar Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar saat dihubungi Tempo, Rabu, 23 November 2022. 

Baca juga: Jelang Uji Kelayakan Calon Panglima TNI, DPR Bakal Tanyakan Netralitas di Pemilu 2024

IMA DINI SHAFIRA | M. JULNIS FIRMANSYAH






Lihat Koleksi Mobil Yudo Margono, Panglima TNI yang Baru

1 jam lalu

Lihat Koleksi Mobil Yudo Margono, Panglima TNI yang Baru

Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi menunjuk KSAL Laksamana TNI Yudo Margono sebagai Panglima TNI baru. Berikut koleksi mobil Yudo:


Yudo Margono Beri Brevet Hiu Kencana untuk Puan Maharani hingga KSAD Dudung

4 jam lalu

Yudo Margono Beri Brevet Hiu Kencana untuk Puan Maharani hingga KSAD Dudung

Yudo Margono berharap penyematan brevet tersebut semakin menguatkan komitmen TNI AL dan para pejabat negara dalam membangun satuan kapal selam.


Jokowi Tunjuk Yudo Margono Jadi Panglima TNI, Pengamat: Perubahan Pendekatan Papua Jadi Ujian

14 jam lalu

Jokowi Tunjuk Yudo Margono Jadi Panglima TNI, Pengamat: Perubahan Pendekatan Papua Jadi Ujian

Yudo Margono diharapkan bisa merealisasikan kebijakan ihwal perubahan pendekatan dalam menangani konflik di Papua


Puan: Pengganti Jenderal Andika adalah Laksamana Yudo

15 jam lalu

Puan: Pengganti Jenderal Andika adalah Laksamana Yudo

Laksamana TNI Yudo Margono yang saat ini menjabat sebagai KSAL


Puan Bantah Penundaan Penyerahan Surpres Calon Panglima TNI karena Ada Perubahan Nama

16 jam lalu

Puan Bantah Penundaan Penyerahan Surpres Calon Panglima TNI karena Ada Perubahan Nama

Ketua DPR RI Puan Maharani resmi mengumumkan nama calon Panglima TNI Laksamana Yudo Margono yang akan menggantikan Andika Perkasa


Puan Jelaskan Mekanisme Setelah DPR Terima Surpres Calon Panglima TNI

16 jam lalu

Puan Jelaskan Mekanisme Setelah DPR Terima Surpres Calon Panglima TNI

Puan Maharani, menyatakan KSAL Laksamana Yudo Margono merupakan nama yang diusulkan Presiden Jokowi sebagai calon Panglima TNI


KSAL Yudo Margono Calon Panglima TNI, Mensesneg Ungkap Rotasi Matra Jadi Pertimbangan

17 jam lalu

KSAL Yudo Margono Calon Panglima TNI, Mensesneg Ungkap Rotasi Matra Jadi Pertimbangan

Jokowi mengirimkan surpres ihwal usulan nama calon Panglima TNI pengganti Jenderal Andika Perkasa yaitu KSAL Laksamana Yudo Margono


Breaking News: Jokowi Usulkan KSAL Yudo Margono Calon Panglima TNI

18 jam lalu

Breaking News: Jokowi Usulkan KSAL Yudo Margono Calon Panglima TNI

Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyatakan KSAL Laksamana Yudo Margono merupakan nama yang diusulkan Presiden Jokowi calon Panglima TNI


TB Hasanuddin Sebut Presiden Ajukan KSAL Yudo Margono Calon Panglima TNI

19 jam lalu

TB Hasanuddin Sebut Presiden Ajukan KSAL Yudo Margono Calon Panglima TNI

TB Hasanuddin mengatakan bahwa yang diajukan dan direkomendasikan oleh presiden hanya satu nama calon Panglima TNI yaitu KSAL Yudo Margono


Istana Kirim Surpres Jokowi Soal Nama Calon Panglima TNI ke DPR Sore Ini

19 jam lalu

Istana Kirim Surpres Jokowi Soal Nama Calon Panglima TNI ke DPR Sore Ini

Istana akan mengirimkan Surpres berisi nama Panglima TNI yang dipilih Presiden Jokowi, untuk menggantikan Jenderal Andika Perkasa sore ini ke DPR