Rakor PKBSI, Bamsoet Beberkan Tiga Fungsi Penting Kebun Binatang

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo saat membuka Rakornas Perhimpunan Kebun Binatang se-Indonesia di Bali, Kamis malam (24/11/22).

INFO NASIONAL - Ketua MPR Bambang Soesatyo menjabarkan sejumlah fungsi dan peran penting kebun binatang. Bukan sekadar tempat rekreasi masyarakat saat sekolah, libur hari raya, atau pada setiap akhir pekan.

Salah satu fungsi penting kebun binatang, ujar Bamsoet, sebagai lembaga konservasi satwa. Artinya kebun binatang menjalankan fungsi melindungi, melestarikan, dan 'menyejahterakan' satwa.

“Untuk itu, konservasi harus ditopang oleh penyediaan habitat yang sesuai dan terjaga kualitas lingkungannya. Dengan konservasi, kita menghindarkan satwa dari ancaman kepunahan dan mempertahankan keseimbangan ekosistem," ujar katanya saat membuka Rakornas Perhimpunan Kebun Binatang se-Indonesia di Bali, Kamis malam, 24 November 2022.

Fungsi kedua yakni sebagai sebagai sarana edukasi. Kebun binatang menjadi wahana yang tepat untuk memperkenalkan ragam satwa kepada masyarakat, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam upaya pelestarian satwa yang dilindungi. Di samping itu, kebun binatang juga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan riset dan penelitian, guna mendapatkan berbagai temuan baru yang sangat bermanfaat bagi pelestarian satwa, termasuk upaya penangkaran untuk menjaga kemurnian jenisnya. 

Ketiga yakni fungsi kebun binatang sebagai ruang terbuka hijau (RTH). "Idealnya, RTH di setiap wilayah mencapai 30 persen dari total wilayah. Saat ini, belum semua wilayah menyediakan area RTH yang memadai. Karena itu, area kebun binatang harus dipertahankan, bahkan jika perlu lebih diperluas lagi sebagai bagian dari RTH yang terlindungi," kata Bamsoet yang juga menjabat Pelindung Perhimpunan Kebun Binatang se-Indonesia (PKBSI).

Ia menyadari, dalam pengelolaan kebun binatang tidak dapat mengabaikan dimensi ekonomi. Karenanya, selaras dengan tema Rakornas PKBSI, momentum pemulihan ekonomi harus dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk menata kembali pengelolaan kebun binatang. Sehingga semakin maju, memiliki kemampuan dan ketahanan ekonomi, dan profesional.

Pengelolaan ini harus terintegrasi, melibatkan semua stakeholders, dan didukung oleh keberpihakan dari segenap pemangku kepentingan. “Kita harus ingat, keberadaan kebun binatang tidak semata-mata merepresentasikan diri sendiri, tetapi juga menyangkut hajat hidup berbagai entitas perekonomian lain di sekitarnya. Utamanya para pelaku usaha kecil dan menengah," kata dia.

Rakor PKBSI ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Provinsi Bali Tjokorda Oka Artha Ardana, Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Adi Wiryatama, Plh Dirjen KSDAE Kementrian Lingkungan Hidup Indra Eksploitasi, Kepala BKSDA Bali Agus Budi Santosa, Ketua Umum PKBSI Rahmat Shah, serta 134 pemilik lembaga konservasi. (*)






Bamsoet Berikan Pembekalan Umum Rapim TNI-Polri

7 jam lalu

Bamsoet Berikan Pembekalan Umum Rapim TNI-Polri

Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mengajak para peserta Rapat Pimpinan TNI-Polri 2023 agar siap menghadapi berbagai tantangan dunia digital.


Pandangan tentang Independensi BPJS dalam RUU Kesehatan

8 jam lalu

Pandangan tentang Independensi BPJS dalam RUU Kesehatan

PP Muhammadiyah beserta 7 organisasi mengeluarkan catatan kritis terkait RUU Kesehatan.


Gus Jazil Bangun Masjid di Komplek Ponpes Modern Sunanul Muhtadin

8 jam lalu

Gus Jazil Bangun Masjid di Komplek Ponpes Modern Sunanul Muhtadin

Masjid ini akan menjadi tempat untuk berbagai kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial.


Rapim TNI-Polri 2023, Bamsoet Tekankan Pentingnya Haluan Negara

9 jam lalu

Rapim TNI-Polri 2023, Bamsoet Tekankan Pentingnya Haluan Negara

Haluan negara berguna untuk kesinambungan pembangunan, transformasi ekonomi, pertahanan dan keamanan dalam mempersiapkan Indonesia Emas 2045.


Bamsoet Sampaikan Dukacita Musibah Gempa Bumi di Turki

9 jam lalu

Bamsoet Sampaikan Dukacita Musibah Gempa Bumi di Turki

Sekitar 4 WNI terluka dan kini dalam pengobatan di rumah sakit, serta 5 WNI dilaporkan hilang


Catatan Bamsoet: Menyoal Endapan Dana Pemda

9 jam lalu

Catatan Bamsoet: Menyoal Endapan Dana Pemda

Bamsoet menyoroti besarnya endapan dana hingga ratusan milyar rupiah yang mestinya dapat digunakan untuk mengatasi berbagai masalah bangsa.


Komisi VII DPR Apresiasi PLN Dalam Upaya Menjaga Pasokan Energi Primer

9 jam lalu

Komisi VII DPR Apresiasi PLN Dalam Upaya Menjaga Pasokan Energi Primer

Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR RI dengan Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo dan jajarannya menghasilkan tujuh butir kesimpulan.


Baleg Setuju RUU Kesehatan Disahkan Jadi Inisiatif DPR

10 jam lalu

Baleg Setuju RUU Kesehatan Disahkan Jadi Inisiatif DPR

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menyetujui RUU Kesehatan menjadi inisiatif DPR.


Bamsoet Apresiasi Kiprah Mohammad Khoush Heikal Azad di Indonesia

10 jam lalu

Bamsoet Apresiasi Kiprah Mohammad Khoush Heikal Azad di Indonesia

Bamsoet berharap, duta besar penggantinya juga bisa tetap aktif menjalin kerja sama dengan berbagai stakeholders di Indonesia


Ketua MPR RI Dorong Optimalisasi Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan

10 jam lalu

Ketua MPR RI Dorong Optimalisasi Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan

Kementerian ESDM melaporkan, potensi energi surya di Indonesia sangat besar yakni sekitar 4.8 KWh/m2 atau setara dengan 112.000 GWp, namun yang sudah dimanfaatkan baru sekitar 10 MWp.