Simak, Inilah 5 Fakta Baru Kematian Satu Keluarga di Kalideres

Reporter

Editor

Nurhadi

Kondisi rumah lokasi penemuan empat jenazah satu keluarga di Perum Citra Garden Satu, Kalideres, Jakarta Barat dibaluti plastik setelah polisi melakukan olah TKP, Ahad, 13 November 2022. Tempo/M. Faiz Zaki

TEMPO.CO, Jakarta - Kasus kematian satu keluarga di Kalideres, Jakarta, hingga kini masih menjadi misteri. Mereka adalah Rudyanto Gunawan (71 tahun), Renny Margaretha Gunawan (68 tahun), Dian Febbyana Apsari Dewi (42 tahun), dan Budyanto Gunawan (68 tahun).

Di balik proses penyelidikan kasus ini, ada banyak fakta yang ditemukan polisi sehubungan dengan beberapa penemuan laporan baru. Berikut adalah rangkuman beberapa fakta baru tersebut yang dirangkum dari pemberitaan Tempo:

1. Sempat Menjual Rumah Tapi Tidak Laku

Diketahui sebelumnya bahwa anggota keluarga Kalideres sempat berencana untuk pindah rumah. Menurut keterangan ketua RT, keluarga tersebut bahkan sudah mengemasi barang-barang.

Adapun keterangan baru yang didapat Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi, Hengki Haryadi, bahwa timnya mendapatkan saksi baru yang salah satunya adalah petugas koperasi simpan pinjam yang hendak memproses gadai sertifikat rumah.

Penemuan identitas para petugas itu berdasarkan pelacakan tim digital forensik. Ada satu nomor yang dilacak dan orang yang pernah berhubungan dengan penghuni rumah tersebut untuk dimintai keterangan oleh polisi.

Hengki menganggap ada kejanggalan. Saat itu Budyanto Gunawan, salah satu korban, diduga menyerahkan langsung sertifikat asli rumah atas nama Renny Margaretha Gunawan, istri dari Rudy. Rumah itu diketahui hendak dijual dengan harga sekitar Rp1,2 miliar, namun tak kunjung ada yang membeli.

"Pada tanggal 13 Mei, ternyata mediator ini ketemu dengan salah satu pegawai koperasi simpan pinjam. Oleh karenanya dibiarkan digadaikan sertifikat rumah itu. Pada saat itu pegawai koperasi simpan pinjam itu tertarik memgingat lokasi perumahan ini memiliki NJOP yang tinggi. Sedangkan pembayaran untuk simpan pinjam itu maksimal 50 persen dari NJOP, rumah maupun tanah," kata Hengki.

2. Mediator Jual Beli Rumah Melihat Mayat Sejak 13 Mei

Masih dalam keterangan yang sama, petugas mediator jual beli rumah faktanya proaktif berhubungan dengan Budyanto Gunawan, adik dari Rudyanto Gunawan, sejak 13 Mei 2022. Kemudian petugas itu pun mengajak dua rekan lainnya untuk meninjau rumah yang sekarang menjadi TKP. Ketiga orang itu lalu masuk ke dalam rumah untuk melihat sertifikat rumah.

Namun, ada yang janggal, mereka mencium aroma busuk di depan rumah. Menurut keterangan petugas, Budyanto menjawab dengan alasan selokan rumah lupa dibersihkan. Selanjutnya petugas pun ingin bertemu dengan Renny selaku pemilik sertifikat rumah. Budyanto langsung mempersilahkan untuk melihat iparnya yang sedang tidur dalam kamar. Renny terlihat tidak bergerak karena menurut keluarganya dirinya sensitif terhadap cahaya.

"Pada saat dibangunkan untuk mengecek sertifikat ini, dipegang-pegang agak lembut, curiga. Tanpa sepengetahuan Dian, pegawai koperasi simpan pinjam ini menghidupkan flash HP-nya. Begitu dilihat, langsung yang bersangkutan berteriak takbir, 'Allahu Akbar! Ini sudah mayat!' Di tanggal 13 Mei," tutur Hengki.

3. Sang Anak Tetap Menyisiri Rambut Ibunya yang Sudah Jadi Mayat

Dalam keterangannya, anak sang Ipar, Dian Febbyana, memperlihatkan gelagat aneh ketika pegawai yang melihat bahwa Margaretha ternyata sudah tak bernyawa dan jasadnya. Diduga kuat sang petugas mengenali bau tidak sedap itu berasal dari mayat Renny.

"Pada saat pegawai koperasi simpan pinjam (saksi) menyatakan, wah ini (Renny) sudah menjadi mayat, jawaban Dian adalah, 'Ibu saya ini masih hidup. Tiap hari masih saya berikan minum susu," ujar Hengky.

Pernyataan dari Dian membuat sang petugas menganggap bahwa ibunya yang terbaring itu masih hidup. Bahkan dia mengaku masih memberi minum susu kepada ibunya dan menyisir rambut jenazah yang mulai rontok. Sementara satu sosok yang tidak terlihat oleh petugas tersebut adalah Rudyanto. Menurut Hengki, pegawai itu tidak melihat selain tiga orang penghuni.

4. Satu Keluarga Hanya Punya Dua Handphone

Sebelumnya Kepala Unit Reserse Kriminal Umum Polres Metro Jakarta Barat, Ajun Komisaris Avrilendy, telah mengamankan sejumlah barang bukti yang didapat dari TKP. Adapun barang bukti seperti materi dalam buku-buku itu tidak ada yang membahas soal kepercayaan tertentu.

"Buku-buku ada tapi tidak ada sekte sekte. Kami masih dipelajari. bukan sekte kok buku biasa," kata Avrilendy saat dihubungi soal kasus satu keluarga tewas di Kalideres itu, Jakarta, Senin, 14 November 2022.

Ada pula fakta terbaru menunjukkan bahwa terdapat barang bukti yang sekiranya masih menjadi pertanyaan. Petugas polisi menemukan dua handphone di dalam rumah tersebut. Ternyata satu handphone digunakan oleh dua orang anggota keluarga secara bergantian.

5. Motif Pencurian Terbantahkan

Fakta terakhir yang menyatakan bahwa ada motif pencurian sudah terbantahkan. Hengki menuturkan kecil kemungkinan terjadi perampokan atau pencurian di rumah tersebut. Pasalnya, fakta di lapangan justru menunjukan anggota keluarga menjual aset-asetnya. Beberapa aset yang dijual di antaranya meliputi mobil, AC, kulkas, dan televisi.

"Praduga awal yang menyatakan bahwa ada pencurian mobil, terus barang-barang yang ada di rumah sementara bisa kami patahkan," katanya.

FATHUR RACHMAN

Baca juga: Misteri Kematian Satu Keluarga di Kalideres, Polisi Periksa Anak Korban






Misteri Keluarga Kalideres, Anak Meninggal Terakhir di Samping Jasad Ibu di Kamar yang Tertata Rapi

13 jam lalu

Misteri Keluarga Kalideres, Anak Meninggal Terakhir di Samping Jasad Ibu di Kamar yang Tertata Rapi

Lebih dari dua pekan berlalu, kasus kematian satu keluarga di dalam rumah di Kalideres masih menyimpan misteri. Satu per satu fakta terungkap.


Tips Hindari Pencurian di Rest Area Jalan Tol

1 hari lalu

Tips Hindari Pencurian di Rest Area Jalan Tol

Pelaku pencurian yang dicokok polisi mengungkapkan alasan komplotannya menyasar rest area jalan tol.


Rest Area di Jateng Hingga Jabar Disatroni Komplotan Pencuri, Begini Modusnya

1 hari lalu

Rest Area di Jateng Hingga Jabar Disatroni Komplotan Pencuri, Begini Modusnya

Komplotan pencuri spesialis rest area jalan tol itu beraksi sekitar pukul 04.30 WIB ketika pengguna mobil sedang beristirahat.


Investigasi Penyebab Satu Keluarga Tewas Butuh Waktu Lama, Polisi: Bisa Patahkan Praduga

4 hari lalu

Investigasi Penyebab Satu Keluarga Tewas Butuh Waktu Lama, Polisi: Bisa Patahkan Praduga

Kepolisian mengungkap proses otopsi untuk menentukan penyebab kematian satu keluarga tewas di Kalideres, Jakarta Barat, akan membutuhkan waktu lama.


Polisi Gadungan Pencuri Motor Ditangkap, Sudah Beraksi 60 Kali dalam 2 Bulan

4 hari lalu

Polisi Gadungan Pencuri Motor Ditangkap, Sudah Beraksi 60 Kali dalam 2 Bulan

Pencuri motor ini sudah beraksi 60 kali selama dua bulan terakhir di sejumlah wilayah Jakarta.


Penjarahan saat Bencana, Ini Hukuman Bagi Pelaku

4 hari lalu

Penjarahan saat Bencana, Ini Hukuman Bagi Pelaku

Pelaku penjarahan saat terjadi bencana bisa dihukum berat. Ini rinciannya


Perilaku Looting Behaviour, Penjarahan Saat Bencana yang Perlu Diwaspadai

4 hari lalu

Perilaku Looting Behaviour, Penjarahan Saat Bencana yang Perlu Diwaspadai

Looting behavior atau penjarahan merupakan perilaku yang sering ditemui saat terjadi bencana di suatu tempat.


Pegawai Koperasi Tahu Bakal Ditanya Soal Mayat Keluarga Kalideres

4 hari lalu

Pegawai Koperasi Tahu Bakal Ditanya Soal Mayat Keluarga Kalideres

Pegawai koperasi simpan pinjam itu tertarik tawaran Budyanto karena lokasi perumahan di Kalideres ini memiliki NJOP yang tinggi.


Teliti Percakapan Ponsel Keluarga Meninggal di Kalideres, Polisi Ungkap Kata Berbahasa Inggris

4 hari lalu

Teliti Percakapan Ponsel Keluarga Meninggal di Kalideres, Polisi Ungkap Kata Berbahasa Inggris

Dari percakapan ponsel keluarga meninggal di Kalideres itu, polisi menyimpulkan mereka berpendidikan.


Polisi Temukan dan Teliti Tinja Jenazah Satu Keluarga Di Kalideres

4 hari lalu

Polisi Temukan dan Teliti Tinja Jenazah Satu Keluarga Di Kalideres

Tim dokter forensik menemukan tinja dalam tubuh jenazah satu keluarga tewas di Kalideres.