Tiga Anak Ditemukan Positif Virus Polio di Kabupaten Pidie

Reporter

Editor

Amirullah

Bidan Puskesmas Cisimeut memberikan vaksin polio kepada seorang anak Suku Baduy di Kampung Cisadane, Lebak, Banten, Jumat 26 Agustus 2022 malam. Program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di kawasan pedalaman Baduy tersebut dilaksanakan hingga malam hari agar anak dan ibu Suku Baduy mau mengikuti kegiatan pemberian imunisasi untuk meningkatkan kesehatan serta mencegah berbagai penyakit. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas

TEMPO.CO, Jakarta - Juru Bicara Kementerian Kesehatan Muhammad Syahril mengungkapkan terdapat tiga anak positif virus polio di Kabupaten Pidie, Aceh. Tiga anak itu lumpuh layuh mendadak tanpa gejala.

Temuan ini berdasarkan hasil pemeriksaan lanjut pada anak yang berusia kurang dari 5 tahun, yang tinggal di sekitar daerah yang pernah terjangkit kasus polio pada awal November lalu. “Dari hasil pemeriksaan terhadap 19 anak, didapati tiga anak positif virus polio," ujar Syahril melalui keterangan tertulisnya, Kamis, 24 November 2022.

Sebelumnya, pada awal November 2022 ditemukan satu kasus polio di Kabupaten Pidie, Aceh. Temuan ini membuat Kemenkes menetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa Polio.

Setelah itu, penelusuran epidemiologi dilakukan di sekitar lokasi kasus polio, melalui pemeriksaan tinja terhadap 19 anak sehat dan bukan kontak dari kasus yang berusia di bawah 5 tahun. Hal ini dilakukan untuk menilai apakah sudah terjadi transmisi di komunitas.

Baca: Virus Polio Muncul Lagi di Aceh, Kemenkes Sebut Karena Lingkungan Kotor

Pemeriksaan tinja tersebut dilakukan melalui Targeted Healthy Stools Sampling yang mana sesuai dengan rekomendasi WHO.

Kendati demikian, sesuai dengan pedoman WHO, ketiga anak tersebut tidak dimasukkan dalam kriteria kasus, karena tidak memenuhi kriteria adanya lumpuh layuh mendadak. Upaya pemantauan terus dilakukan, termasuk upaya skrining dari rumah ke rumah, untuk memastikan tidak ada tambahan kasus lumpuh layuh yang belum terlaporkan.

Upaya tersebut dilakukan karena penyakit Polio sangat berbahaya bagi anak karena dampaknya permanen seumur hidup, yang dapat menyebabkan kelumpuhan dan hingga saat ini belum ada obatnya. Namun kondisi ini dapat dicegah dengan mudah melalui imunisasi polio lengkap baik imunisasi tetes bOPV dan imunisasi suntik IPV

“Oleh karena itu, kita harus melindungi masa depan anak-anak kita dengan memberikan vaksinasi imunisasi polio lengkap,” ujar Syahril.

Selain imunisasi, perilaku hidup bersih dan sehat menjadi kunci kedua dalam pencegahan penularan polio di masyarakat. Adanya virus polio pada feses tinja ketiga anak,ujar Syahril, menunjukkan pola hidup penduduknya yang kurang sehat dan bersih.

Hal ini dikarenakan masih ada penduduk yang menerapkan BAB terbuka di sungai. Meskipun tersedia toilet, lubang pembuangan langsung mengalir ke sungai, sementara air sungai dipakai untuk berbagai aktivitas penduduk, termasuk tempat bermain anak-anak.

“Virus polio ini menular melalui saluran cerna, sementara aktivitas BAB masyarakat masih dilakukan di sungai bukan di jamban, sehingga ada sirkulasi virus dan potensi penularan di sana.” lanjut Syahril.

NESA AQILA

Baca: Menkes Sebut Sudah Dua Pekan Tidak Ada Kasus Baru Gagal Ginjal Akut

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Kemenkes Imbau Dokter PNS Tidak Ikut Demo Tolak Omnibus Law Kesehatan

15 jam lalu

Kemenkes Imbau Dokter PNS Tidak Ikut Demo Tolak Omnibus Law Kesehatan

Kemenkes menyampaikan agar dokter-dokter lebih mengutamakan pelayanan kepada pasien pada fasilitas kesehatan.


Kemenkes Buka Lowongan Kerja 24 Posisi DTO, Begini Cara Daftar dan Kriterianya

1 hari lalu

Kemenkes Buka Lowongan Kerja 24 Posisi DTO, Begini Cara Daftar dan Kriterianya

Kementerian Kesehatan membuka lowongan kerja untuk Digital Transformation Office (DTO).


Menkes Kucurkan Rp 31 Trilun Agar Semua Daerah Bisa Lakukan Operasi Jantung

1 hari lalu

Menkes Kucurkan Rp 31 Trilun Agar Semua Daerah Bisa Lakukan Operasi Jantung

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin minta operasi jantung pasang ring atau pemasangan ring jantung bisa dilakukan di semua kabupaten kota


Kemenkes Umumkan Tiga Anak Positif Virus Polio di Kabupaten Pidie Aceh

2 hari lalu

Kemenkes Umumkan Tiga Anak Positif Virus Polio di Kabupaten Pidie Aceh

Kemenkes mengumumkan ada tiga anak positif virus polio tanpa gejala mendadak lumpuh layuh di Kabupaten Pidie, Aceh.


Aturan dan Imbauan Vaksin Booster Dosis Kedua

2 hari lalu

Aturan dan Imbauan Vaksin Booster Dosis Kedua

Vaksin booster jilid 2 ini difokuskan bagi tenaga kesehatan yang berjumlah 1,9 juta orang karena mereka kelompok pertama yang memiliki risiko tinggi.


Bulan Ini, Kemenkes Akan Keluarkan Aturan BPJS untuk Orang Kaya

3 hari lalu

Bulan Ini, Kemenkes Akan Keluarkan Aturan BPJS untuk Orang Kaya

Kolaborasi pembayaran antara BPJS Kesehatan dan asuransi swasta telah dibahas sejak awal tahun ini.


Kemenkes Izinkan Vaksin Booster Kedua untuk Lansia, Epidemiolog Ungkap Efektivitasnya

3 hari lalu

Kemenkes Izinkan Vaksin Booster Kedua untuk Lansia, Epidemiolog Ungkap Efektivitasnya

Kementerian Kesehatan berikan lampu hijau vaksin booster kedua Covid-19 untuk lansia berusia 60 tahun ke atas.


Kapan Sebaiknya Anak Diberikan Vaksin Polio?

3 hari lalu

Kapan Sebaiknya Anak Diberikan Vaksin Polio?

Imunisasi vaksin polio merupakan salah satu rangkaian dari vaksin dasar yang diberikan bayi sebelum berusia satu tahun.


BPOM Ungkap Alasan Perusahaan Farmasi Jadi Tersangka Kasus Gagal Ginjal Akut

4 hari lalu

BPOM Ungkap Alasan Perusahaan Farmasi Jadi Tersangka Kasus Gagal Ginjal Akut

Togi menyatakan lima perusahaan tersebut menciptakan larutan obat sebanyak 400 hingga 700 kali di atas ambang batas. Jadi penyebab gagal ginjal akut.


Menkes Minta Lansia 60 Tahun Lebih dan Nakes Segera Booster Kedua

4 hari lalu

Menkes Minta Lansia 60 Tahun Lebih dan Nakes Segera Booster Kedua

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta tenaga kesehatan dan lansia di atas 60 tahun untuk segera melakukan booster kedua vaksinasi Covid-19.