Dugaan Pencucian Uang Ferdy Sambo, Apa Itu TPPU?

Terdakwa kasus dugaan pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo melambaikan tangan sebelum menjalani sidang lanjutan di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa, 8 November 2022. Ferdy Sambo tampak kembali membawa buku hitamnya. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Terdakwa kasus kematian Yosua Nofriansyah Hutabarat alias Brigadir J, Ferdy Sambo dinilai bisa dijerat masalah dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Saat persidangan, Ferdy Sambo mengatakan, uang Rp 200 juta dalam rekening Yosua sebagai miliknya. Dia menyatakan rekening milik Yosua dan Ricky Rizal digunakan untuk kebutuhan dan operasional keluarganya.

“Saya perlu jelaskan bahwa uang dalam rekening Ricky Rizal dan Yosua bukan uang mereka. Tapi uang saya untuk kebutuhan keluarga dan operasional keluarga,” kata Ferdy Sambo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, 22 November 2022. 

Pakar hukum TPPU Yenti Garnasih menilai rekening dua ajudan Sambo, Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat dan Bripka Ricky Rizal Wibowo, yang berisikan uang ratusan juta mencurigakan. 

"Ini kan mempunyai beberapa rekening kalau di TPPU itu namanya rekening yang mencurigakan. Rekeningnya saja mencurigakan apalagi transaksinya," katanya.

Apa itu TPPU?

Mengutip publikasi Bentuk Praktik dan Modus Tindak Pidana Pencucian Uang, TPPU atau dikenal dengan istilah money laundry suatu kejahatan mempunyai ciri khas ganda bukan tunggal. Bentuk kegiatan pencucian uang ditandai dengan bentuk pencucian uang sebagai kejahatan bersifat follow up crime atau kejahatan lanjutan.

Baca: Ferdy Sambo Bisa Dijerat TPPU, Begini Penjelasan Pakar

Sedangkan kejahatan asalnya yang menghasilkan uang, kemudian dilakukan proses
pencucian. Money laundering berarti pencucian uang. Dahulu juga dikenal dengan pemutihan uang. Menilik sejarahnya, istilah pencucian uang atau money laundering muncul pertama kali di Amerika Serikat pada 1920. 

Ketika itu, para mafia Amerika Serikat mendapat uang dari hasil uang dari tindakan-tindakan ilegal, seperti pemerasan, perjudian, prostitusi, penjualan minuman beralkohol, dan perdagangan narkotika.

Unsur-unsur tindakan TPPU 

Merujuk dari Sikapi Uangmu - Otoritas Jasa Keuangan, secara umum tindakan pencucian uang bertujuan untuk memperkaya diri dengan menyamarkan asal-usul uang itu. Di Indonesia, tindak pencucian uang ini sudah diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 8 Tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang.

Adapun perbuatan yang termasuk dalam unsur tindak pidana pencucian uang menurut undang-undang, yaitu:

1. Menempatkan, mentransfer, mengalihkan membelanjakan, membayarkan, menghibahkan, menitipkan, membawa ke luar negeri, mengubah bentuk, menukarkan dengan mata uang atau surat berharga. Atau, perbuatan lain atas harta kekayaan yang diketahuinya patut diduganya merupakan hasil tindak pidana dengan tujuan menyembunyikan atau menyamarkan asal-usul harta kekayaan.

2. Menyembunyikan atau menyamarkan asal-usul, sumber, lokasi, peruntukan, pengalihan hak-hak, atau kepemilikan yang sebenarnya atas harta kekayaan yang diketahuinya. Patut diduganya merupakan hasil tindak pidana.

3.  Menerima, menguasai penempatan, pentransferan, pembayaran, hibah, sumbangan, penitipan, penukaran, atau menggunakan harta kekayaan yang diketahuinya. Patut diduganya merupakan hasil tindak pidana.

Modus TPPU

1. Loan back atau meminjam uang sendiri dengan melalui perusahaan bayangan yang dibuat si pelaku
2. Modus operasi C-Chase
3. Modus transaksi transaksi dagang internasional
4. Modus akuisisi
5. Modus investasi tertentu
6. Modus perdagangan saham
7. Modus deposit taking
8. Modus identitas palsu

Baca: ART Sebut Ferdy Sambo Pasang CCTV, Hakim: Masa Jenderal Pasang Sendiri

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Komitmen Bersih-bersih Polri dari Mafia Tambang, Kapolri: Dimulai dari Kasus Ismail Bolong

1 jam lalu

Komitmen Bersih-bersih Polri dari Mafia Tambang, Kapolri: Dimulai dari Kasus Ismail Bolong

Kapolri menyebut Ismail Bolong merupakan titik awal bagi Polri untuk menyelidiki aktivitas suap tambang di tubuh kepolisian.


Kasus Ismail Bolong, Kapolri Tegaskan Akan Telusuri Dugaan Aliran Dana ke Bawahannya

4 jam lalu

Kasus Ismail Bolong, Kapolri Tegaskan Akan Telusuri Dugaan Aliran Dana ke Bawahannya

Kapolri menegaskan akan menelusuri dugaan aliran dana Ismail Bolong ke sejumlah bawahannya.


Kabareskrim Agus Andrianto Mengaku Merasa Aneh dengan Kasus Ismail Bolong

1 hari lalu

Kabareskrim Agus Andrianto Mengaku Merasa Aneh dengan Kasus Ismail Bolong

Nama Kabareskrim Komjen Agus Andrianto terseret dugaan suap tambang ilegal Ismail Bolong. Pernah diselidiki Ferdy Sambo dan Hendra Kurniawan.


Kabareskrim Agus Andrianto: Tanya Jajaran Kelakuan Ferdy Sambo dan Hendra Kurniawan

1 hari lalu

Kabareskrim Agus Andrianto: Tanya Jajaran Kelakuan Ferdy Sambo dan Hendra Kurniawan

Agus Andrianto mempertanyakan kenapa Ferdy Sambo melepas Ismail Bolong jika memang tuduhan dirinya menerima setoran tambang ilegal benar.


Soal Ismail Bolong, Kabareskrim Singgung Ferdy Sambo dan Hendra: Kasus Brigadir Yosua Saja Mereka Tutupi

1 hari lalu

Soal Ismail Bolong, Kabareskrim Singgung Ferdy Sambo dan Hendra: Kasus Brigadir Yosua Saja Mereka Tutupi

Kabareskrim Komjen Agus Andrianto menyinggung Ferdy Sambo dan Hendra Kurniawan yang menutup-nutupi kasus Brigadir Yosua.


Namanya Terseret Kasus Ismail Bolong, Kabareskrim: Kenapa Dilepas Ferdy Sambo Cs Kalau itu Benar

1 hari lalu

Namanya Terseret Kasus Ismail Bolong, Kabareskrim: Kenapa Dilepas Ferdy Sambo Cs Kalau itu Benar

Kabareskrim Komjen Agus Andrianto heran namanya diseret dalam kasus Ismail Bolong. Dia pun bertanya kenapa Propam lepaskan Ismail.


Nyanyian Ferdy Sambo dan Hendra Kurniawan Soal Kasus Ismail Bolong

1 hari lalu

Nyanyian Ferdy Sambo dan Hendra Kurniawan Soal Kasus Ismail Bolong

Ferdy Sambo dan Hendra Kurniawan akhirnya buka suara soal dugaan setoran tambang batu bara ilegal yang diungkap Ismail Bolong ke pejabat tinggi Polri.


Baiquni Wibowo Minta Istrinya Serahkan Salinan Rekaman DVR CCTV ke Penyidik

1 hari lalu

Baiquni Wibowo Minta Istrinya Serahkan Salinan Rekaman DVR CCTV ke Penyidik

Dalam surat dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum, Baiquni Wibowo sempat menyalin file rekaman DVR CCTV di gapura pos pengamanan.


Belasan Triliun Uang Ilegal Masuk RI, Kepala PPATK Cerita Penukaran Uang dengan Koper di Mal Singapura

1 hari lalu

Belasan Triliun Uang Ilegal Masuk RI, Kepala PPATK Cerita Penukaran Uang dengan Koper di Mal Singapura

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana membeberkan ada belasan triliun rupiah uang yang masuk ke Indonesia tak dilaporkan ke Bea Cukai.


Hakim Tanya ART soal Emoji Ferdy Sambo Usai Pembunuhan Brigadir J

2 hari lalu

Hakim Tanya ART soal Emoji Ferdy Sambo Usai Pembunuhan Brigadir J

Kodir mengatakan tidak berani menanyakan kenapa Ferdy Sambo menangis karena menurutnya tidak sopan.