Tiga Saksi Tak Datang, Sidang Hendra Kurniawan dan Agus Nur Patria Ditunda Pekan Depan

Mantan Kepala Biro Paminal Divisi Propam Polri Hendra Kurniawan sebelum sidang perkara obstruction of justice pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis, 24 November 2022 Tempo/Eka Yudha Saputra

TEMPO.CO, Jakarta - Sidang obstruction of justice pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat, Brigjen Hendra Kurniawan dan Kombes Agus Nur Patria, ditunda karena tiga saksi yang dihadirkan jaksa penuntut umum tidak hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis, 24 November 2022.

“Kami sudah panggil saudara Seno, Radite, dan Agus. Secara patuh telah kami panggil dan sudah ketiga kalinya. Saksi tidak juga datang. Khusus untuk saudara Seno Sukarta tiga kali tidak datang karena terbaring sakit,” kata jaksa penuntut umum di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Baca juga: Hendra Kurniawan Benarkan Penyelidikan Kasus Ismail Bolong yang Diduga Seret Perwira Tinggi Polri

Jaksa penuntut umum pun meminta izin majelis hakim untuk membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Seno Sukarta. Majelis hakim mengabulkan. 

Selesai dibacakan, Hakim Ketua Akhmad Suhel memutuskan sidang terdakwa Hendra Kurniawan dan Agus Nur Patria dilanjutkan pada Kamis pekan depan, 1 Desember 2022.

“Untuk itu sidang akan ditetapkan kembali pada Kamis, 1 Desember 2022,” kata Akhmad Suhel.

Kuasa hukum terdakwa minta saksi dijemput paksa

Kuasa hukum Hendra dan Agus Nur Patria, Henry Yosodiningrat, memohon kepada majelis hakim agar memanggil paksa Agus dan Radite. Menurutnya, kedua saksi tersebut merupakan saksi faktual sehingga penting dihadirkan.

“Kalau panggilan sudah dilakukan secara patut, sudah kedua kali kalau saya tidak salah, saya meminta supaya dilakukan pemanggilan paksa,” kata Henry.

Rencananya sidang Hendra Kurniwan dan Agus Nur Patria hari ini akan menghadirkan tiga saksi, yakni Seno Sukarto, Ketua RT di Kompleks Polri Duren Tiga yang merupakan TKP pembunuhan Brigadir J. Kemudian, dua anggota Divisi Propam Polri, Radite Hernawa dan Agus.

Baca: Hendra Kurniawan Akui Ada Nama Kabareskrim dalam Kasus Ismail Bolong Cs






Saldo di Rekening Brigadir J Disebut-sebut Mencapai Rp 100 Triliun, PPATK: Itu Hoaks

1 jam lalu

Saldo di Rekening Brigadir J Disebut-sebut Mencapai Rp 100 Triliun, PPATK: Itu Hoaks

PPATK mengkonfirmasi bahwa kabar soal rekening Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J mencapai Rp 100 triliun tidak benar.


Kasus Ismail Bolong, Kapolri Tegaskan Akan Telusuri Dugaan Aliran Dana ke Bawahannya

2 jam lalu

Kasus Ismail Bolong, Kapolri Tegaskan Akan Telusuri Dugaan Aliran Dana ke Bawahannya

Kapolri menegaskan akan menelusuri dugaan aliran dana Ismail Bolong ke sejumlah bawahannya.


Beredar Kabar Saldo di Rekening Brigadir J Tembus Rp 100 Triliun, Ini Penjelasan Lengkap BNI

5 jam lalu

Beredar Kabar Saldo di Rekening Brigadir J Tembus Rp 100 Triliun, Ini Penjelasan Lengkap BNI

BNI merespons kabar saldo rekening Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang hampir mencapai angka Rp 100 triliun.


Kabareskrim Agus Andrianto Mengaku Merasa Aneh dengan Kasus Ismail Bolong

1 hari lalu

Kabareskrim Agus Andrianto Mengaku Merasa Aneh dengan Kasus Ismail Bolong

Nama Kabareskrim Komjen Agus Andrianto terseret dugaan suap tambang ilegal Ismail Bolong. Pernah diselidiki Ferdy Sambo dan Hendra Kurniawan.


Kabareskrim Agus Andrianto: Tanya Jajaran Kelakuan Ferdy Sambo dan Hendra Kurniawan

1 hari lalu

Kabareskrim Agus Andrianto: Tanya Jajaran Kelakuan Ferdy Sambo dan Hendra Kurniawan

Agus Andrianto mempertanyakan kenapa Ferdy Sambo melepas Ismail Bolong jika memang tuduhan dirinya menerima setoran tambang ilegal benar.


Soal Ismail Bolong, Kabareskrim Singgung Ferdy Sambo dan Hendra: Kasus Brigadir Yosua Saja Mereka Tutupi

1 hari lalu

Soal Ismail Bolong, Kabareskrim Singgung Ferdy Sambo dan Hendra: Kasus Brigadir Yosua Saja Mereka Tutupi

Kabareskrim Komjen Agus Andrianto menyinggung Ferdy Sambo dan Hendra Kurniawan yang menutup-nutupi kasus Brigadir Yosua.


Namanya Terseret Kasus Ismail Bolong, Kabareskrim: Kenapa Dilepas Ferdy Sambo Cs Kalau itu Benar

1 hari lalu

Namanya Terseret Kasus Ismail Bolong, Kabareskrim: Kenapa Dilepas Ferdy Sambo Cs Kalau itu Benar

Kabareskrim Komjen Agus Andrianto heran namanya diseret dalam kasus Ismail Bolong. Dia pun bertanya kenapa Propam lepaskan Ismail.


Nyanyian Ferdy Sambo dan Hendra Kurniawan Soal Kasus Ismail Bolong

1 hari lalu

Nyanyian Ferdy Sambo dan Hendra Kurniawan Soal Kasus Ismail Bolong

Ferdy Sambo dan Hendra Kurniawan akhirnya buka suara soal dugaan setoran tambang batu bara ilegal yang diungkap Ismail Bolong ke pejabat tinggi Polri.


Hakim Tanya ART soal Emoji Ferdy Sambo Usai Pembunuhan Brigadir J

1 hari lalu

Hakim Tanya ART soal Emoji Ferdy Sambo Usai Pembunuhan Brigadir J

Kodir mengatakan tidak berani menanyakan kenapa Ferdy Sambo menangis karena menurutnya tidak sopan.


ART Sebut Ferdy Sambo Pasang CCTV, Hakim: Masa Jenderal Pasang Sendiri

2 hari lalu

ART Sebut Ferdy Sambo Pasang CCTV, Hakim: Masa Jenderal Pasang Sendiri

Hakim pun heran dengan jawaban Kodir karena mana mungkin Ferdy Sambo yang memasang sendiri CCTV.