Nama Anies Baswedan Masuk 9 Capres PAN, Alasan Amanat Indonesia Dibentuk

Anies Baswedan berpidato dalam acara deklarasi Relawan IndonesiAnies di Jakarta Covention Center (JCC), Rabu, 2 November 2022. Acara itu bertajuk Deklarasi Nasional Relawan IndonesiAnies: Merawat Semangat Kebangsaan, Meretas Jalan Keadilan. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Divisi Media Amanat Indonesia atau ANIES, Adli Bahrun, menjelaskan alasan pihaknya nekat mendeklarasikan tim relawan pendukung Anies Baswedan di Pilpres 2024, walaupun tim relawan yang terdiri dari simpatisan PAN itu berseberangan dengan sikap partai yang mendukung Zulkifli Hasan sebagai capres. 

Menurut Adli, salah satu alasan pihaknya nekat menggelar deklarasi karena nama Anies sebenarnya sempat masuk dalam radar capres PAN

"Hasil Rakernas PAN memutuskan 9 nama capres, Anies salah satunya, ini bagian dari ententitas kader, pendiri, simpatisan mendorong PAN untuk menetapkan Anies sebagai calon presiden," ujar Adli saat dihubungi Tempo, Kamis, 24 November 2022. 

Dalam Rakernas PAN yang digelar Agustus 2022 di Jakarta, beberapa nama yang muncul itu antara lain Ganjar Pranowo, Khofifah Indar Parawansa, Ridwan Kamil, Erick Thohir, hingga Puan Maharani. Selain itu muncul pula nama Zulkifli Hasan, Airlangga Hartarto, hingga Suharso Monoarfa yang merupakan pimpinan partai anggota KIB. 

Lebih lanjut, alasan lain yang membuat ANEIS terbentuk, Adli menyebut sampai hari ini belum ada keputusan final dari PAN soal capres definitif. Sehingga, pihaknya merasa deklarasi dukungan terhadap Anies dirasa sah-sah saja.

Setelah melakukan deklarasi untuk Anies Baswedan pada Rabu kemarin, Adli menyebut ANIES bakal terus melakukan konsolidasi dan pembentukan jaringandi seluruh daerah. Rencananya dalam waktu dekat, kata Adli, ANIES bakal melakukan deklarasi di Bandung, Jawa Barat.

Beberapa petinggi PAN terlibat 

Sementara itu Ketua Umum ANIES Sahrin Hamid mengatakan Amanat Indonesia dibentuk oleh beberapa orang yang mengklaim sebagai pendiri PAN. Beberapa nama itu antara lain Afni Achmad, Alimin Abdullah, Miranti Abidin, M. Yasin Kara, Putra Jaya, dan Sahrin Hamid. Mereka sebelumnya juga menjabat sebagai Wakil Sekjen hingga Bendahara DPP PAN pada periode awal partai itu berdiri.

"Dalam rangka menjembatani aspirasi konstituen PAN dalam pemilihan presiden, maka kami dari entitas PAN yang terdiri dari Para Pendiri/Deklarator PAN, Anggota DPR RI, Mantan Anggota DPR RI, Pimpinan/Pengurus, Kader & Simpatisan PAN, telah membentuk ANIES atau AMANAT INDONESIA pada hari Kamis tanggal, 17 November 2022 di Jakarta," ujar Sahrin. 

Sahrin menjelaskan, Amanat Indonesia terbentuk karena yakin dan percaya dengan konsepsi kepemimpinan Anies Baswedan. Sahrin mengungkapkan, tim ini menjadi yakin setelah melihat sepak terjang Anies saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. 

"Kami telah bertemu Anies Baswedan, dan telah menyampaikan pikiran-pikiran tentang Amanat Indonesia demi Indonesia yang lebih baik," kata Sahrin. 

M JULNIS FIRMANSYAH 

Baca: Pendiri PAN Bentuk Amanat Indonesia, Dukung Anies Baswedan di Pilpres 2024






Taufik Basari Jelaskan Alasan NasDem Abstain Usulan Revisi UU IKN,

5 jam lalu

Taufik Basari Jelaskan Alasan NasDem Abstain Usulan Revisi UU IKN,

Taufik Basari menyatakan NasDem abstain terkait usulan revisi UU IKN karena beberapa alasan.


Sudirman Said Masih Jadi Komisaris Utama Transjakarta, Pengunduran Diri Tunggu Persetujuan RUPS

1 hari lalu

Sudirman Said Masih Jadi Komisaris Utama Transjakarta, Pengunduran Diri Tunggu Persetujuan RUPS

Sudirman Said masih menjabat sebagai Komisaris Utama Transjakarta. Belum ada persetujuan RUPS soal pengunduran diri. Aktif di tim Anies Baswedan.


PAN Bantah Relawan Amanat Indonesia Pendukung Anies Baswedan Terafiliasi dengan Partai

2 hari lalu

PAN Bantah Relawan Amanat Indonesia Pendukung Anies Baswedan Terafiliasi dengan Partai

Sekjen PAN Eddy Soeparno mengatakan pendirian relawan pendukung Anies Baswedan, ANIES, tak terafiliasi dengan partainya.


Residu Proyek JIS Anies Baswedan, Warga Kampung Susun Bayam Belum Sepakat dengan Jakpro

2 hari lalu

Residu Proyek JIS Anies Baswedan, Warga Kampung Susun Bayam Belum Sepakat dengan Jakpro

Asep Suwanda, warga Kampung Susun Bayam mengatakan belum ada kesepakatan dengan Jakpro mengenai kapan warga bisa menempati rusun KSB.


Diresmikan Anies Oktober, Kampung Susun Bayam Baru Bisa Ditempati Warga Maret 2023

2 hari lalu

Diresmikan Anies Oktober, Kampung Susun Bayam Baru Bisa Ditempati Warga Maret 2023

Sekitar 123 keluarga terkatung-katung karena tak kunjung bisa menempati Kampung Susun Bayam di Jakarta Utara


Pendiri PAN Bentuk Amanat Indonesia, Dukung Anies Baswedan di Pilpres 2024

2 hari lalu

Pendiri PAN Bentuk Amanat Indonesia, Dukung Anies Baswedan di Pilpres 2024

Sekelompok orang pendiri PAN mendirikan tim relawan Amanat Indonesia atau ANIES untuk mendukung Anies Baswedan di Pilpres 2024.


Top Nasional: Ketua KAHMI Dorong Anggotanya Sukseskan Anies Baswedan di Pilpres, Gempa Susulan di Cianjur Kagetkan Warga

2 hari lalu

Top Nasional: Ketua KAHMI Dorong Anggotanya Sukseskan Anies Baswedan di Pilpres, Gempa Susulan di Cianjur Kagetkan Warga

Ketua KAHMI Jaya, Mohamad Taufik, mendorong organisasinya agar menyukseskan pencalonan Anies Baswedan pada Pilpres 2024


PLN Bicara Biaya dan Risiko Kabel Ditanam di Tanah Seperti Program SJUT Anies Baswedan

2 hari lalu

PLN Bicara Biaya dan Risiko Kabel Ditanam di Tanah Seperti Program SJUT Anies Baswedan

PLN mengungkap sejumlah kendala biaya dan risiko bila menanam kabel di tanah seperti program SJUT yang gencar dijalankan di era Anies Baswedan.


Belum Bisa Huni Kampung Susun Bayam, Warga Bantah Jakpro Tawari Alternatif Hunian Sementara: Bohong

2 hari lalu

Belum Bisa Huni Kampung Susun Bayam, Warga Bantah Jakpro Tawari Alternatif Hunian Sementara: Bohong

Warga calon penghuni Kampung Susun Bayam hingga kini masih terkatung-katung, belum bisa menempati hunian yang diresmikan Anies Baswedan itu.


Bekas Wakil Ketua BPK Bahrullah Akbar Resmi Jabat Komisaris Utama Bank DKI

2 hari lalu

Bekas Wakil Ketua BPK Bahrullah Akbar Resmi Jabat Komisaris Utama Bank DKI

Plt BP BUMD DKI berharap Bahrullah Akbar mampu memperbaiki Bank DKI.