Ridwan Kamil Jamin Biaya Pengobatan Korban Gempa Cianjur Gratis: Warga Sudah Susah

Warga terdampak gempa Cianjur tinggal sementara di pengungsian darurat di Cugenang, Cianjur, Jawa Barat, Senin, 21 November 2022. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut, sebanyak 14 posko pengungsian didirikan untuk memfasilitasi 13.784 pengungsi yang terdampak gempa. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjamin biaya pengobatan korban gempa Cianjur akan ditanggung pemerintah provinsi. Dia menyayangkan adanya ekses penagihan hingga Rp 5 juta oleh pihak tertentu. 

“Semua tagihan digratiskan dan ditujukan ke Pemda Provinsi Jabar karena terjadi ekses ada yang ditagih Rp 4 juta-5 juta. Korban (warga) sudah susah, hartanya terpendam di rumah yang rubuh, masih dimintain bayaran,” kata Ridwan Kamil dalam keterangannya, Rabu, 23 November 2022.

Pria yang akrab disapa Emil itu meminta semua rumah sakit tidak menagih biaya pengobatan korban gempa Cianjur. Komitmen pemerintah provinsi ini, kata dia, telah diketahui oleh Menteri Kesehatan.

"Sekarang sudah clear semua asosiasi rumah sakit, ada Pak Menkes sebagai saksi, tidak boleh menagih ke korban. Tagihnya ke pemda dengan bukti tagihannya," kata Emil.

Korban gempa Cianjur dirawat di sejumlah rumah sakit di Jawa Barat karena keterbatasan ruang rawat dan fasilitas RSUD Sayang Kabupaten Cianjur. Data sementara menunjukkan, korban luka berat akibat gempa Cianjur berjumlah 574 orang dan luka ringan mencapai 1.811 orang.

Baca juga: BNPB Catat 62 Ribu Rumah Rusak Akibat Gempa Cianjur

Seluruh korban yang menjalani perawatan rawat inap tersebar di rumah sakit di seputar Cianjur. Di antaranya Bogor, Sukabumi, Cimahi, dam Bandung. Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat Nina Susana Dewi mengatakan fokus penanggulangan korban gempa Cianjur ialah yang mengalami luka berat dan ringan.

Pemerintah Mengantisipasi Kondisi Korban Gempa Cianjur Memburuk

Pemerintah mencegah terjadinya kondisi korban yang memburuk dan mengancam jiwa. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur Irvan Nur Fauzi mengatakan sekitar 140 pasien korban gempa dikirim ke rumah sakit di luar wilayah Cianjur. Pasien tersebut rata-rata membutuhkan tindakan operasi segera.

“Kendala di sini adalah kurangnya ruang operasi, terutama ortopedi. Kami juga memerlukan tenaga ahli dan peralatan ortopedi agar operasi bisa dilaksanakan sebanyak mungkin dan secepatnya,” kata dia. 

Rumah Sakit Umum Daerah R. Syamsudin di Sukabumi, misalnya, telah menerima 74 pasien dari Cianjur yang memerlukan tindakan operasi segera. “Dua belas orang sudah operasi, hari ini 9 orang sedang menjalani operasi,” kata Yanyan Rusyandi dari RSUD R. Syamsudin Sukabumi, dikutip dari keterangannya.

Sementara itu, Rumah Sakit dr Hasan Sadikin (RSHS) di Kota Bandung menerima 85 pasien rujukan korban gempa Cianjur. Sedikitnya, 25 pasien telah menjalani operasi. RSHS Bandung juga menyediakan ruangan khusus untuk merawat korban gempa Cianjur. “Kami berjaga 24 jam," kata Pelaksana Tugas Dirut RSHS Ahmad Supriyatna. 

Sekretaris Daerah Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja  mengatakan biaya perawatan korban gempa di rumah sakti ditanggung oleh pemerintah provinsi. “Terima kasih sudah langsung ditangani tanpa menanyakan biaya ke pasien. Kami Pemprov Jabar akan menanggung semua biaya. Nanti laporkan langsung ke Dinkes Jabar untuk diselesaikan,” kata dia. 

Setiawan meminta agar rumah sakit tidak memungut biaya apa pun kepada korban gempa Cianjur, seperti biaya ambulans. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam panggilan video call dengan Sekretaris Daerah Jawa Barat meminta agar korban luka ringan secepatnya bisa mendapat perawatan. Sehingga, mereka bisa kembali ke rumahnya masing-masing untuk mencegah penumpukan pasien di rumah sakit.

“Kalau bisa operasi dilaksanakan di sini (Cianjur) karena kami sudah mengirimkan banyak ahli bedah dan ortopedi dari sejumlah rumah sakit, termasuk dari TNI, tinggal menunggu kesiapan ruang operasi,” kata Budi Gunadi. 

Baca juga: Kepala BNPB Minta Korban Gempa Cianjur yang Belum Terima Bantuan untuk Melapor

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini. 






Korban Gempa Cianjur Meninggal Setelah 5 Hari Ngungsi ke Bogor

2 jam lalu

Korban Gempa Cianjur Meninggal Setelah 5 Hari Ngungsi ke Bogor

Jenazah korban gempa Cianjur yang meninggal di Bogor itu telah dibawa ke daerah asalnya di Cugenang dengan mobil siaga Desa Tugu Selatan, Puncak.


Galang Dana untuk Korban Gempa Cianjur, Wakil Wali Kota Depok Harap Melampaui Donasi buat Palestina

2 jam lalu

Galang Dana untuk Korban Gempa Cianjur, Wakil Wali Kota Depok Harap Melampaui Donasi buat Palestina

Dana bantuan bagi korban gempa itu langsung disalurkan kepada Posko Depok Peduli Gempa Cianjur.


Tim DVI Terima 162 Kantong Korban Gempa Cianjur, Polisi: 159 Berisi Jenazah Utuh

3 jam lalu

Tim DVI Terima 162 Kantong Korban Gempa Cianjur, Polisi: 159 Berisi Jenazah Utuh

Sebanyak 146 Korban Gempa Cianjur telah berhasil diidentifikasi oleh tim DVI Polri.


Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Retakan Puncak Gunung Gede, Tim SAR Gempa Cianjur

4 jam lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Retakan Puncak Gunung Gede, Tim SAR Gempa Cianjur

Topik tentang Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango melaporkan retakan Gunung Gede menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.


Lakukan Trauma Healing, Polwan Divhumas Polri Ajak Korban Gempa Cianjur Nonton Bareng

4 jam lalu

Lakukan Trauma Healing, Polwan Divhumas Polri Ajak Korban Gempa Cianjur Nonton Bareng

Polisi turut berupaya melakukan penanganan terhadap para korban gempa Cianjur, Jawa Barat.


Ridwan Kamil Putuskan UMP 2023 Jawa Barat Naik 7,88 Persen, Pemprov: Jalan Terbaik

6 jam lalu

Ridwan Kamil Putuskan UMP 2023 Jawa Barat Naik 7,88 Persen, Pemprov: Jalan Terbaik

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menerbitkan Surat Keputusan Nomor 561/Kep.752-Kesra/2022 tentang Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Barat tahun 2023.


Gempa Susulan Mulai Landai, Bupati Cianjur Imbau Pengungsi Bisa Pulang ke Rumah

7 jam lalu

Gempa Susulan Mulai Landai, Bupati Cianjur Imbau Pengungsi Bisa Pulang ke Rumah

Bupati Cianjur Herman Suherman mengimbau warga yang berada di pengungsian sudah bisa kembali ke rumah setelah dinilai gempa susulan landai


Bamsoet: Rapim MPR Sepakat Tunda Bahas PPHN ke 2023

8 jam lalu

Bamsoet: Rapim MPR Sepakat Tunda Bahas PPHN ke 2023

MPR sedang fokus membantu bencana Gempa Cianjur.


Bupati: Tiga Lokasi Disiapkan untuk Relokasi Korban Gempa Cianjur

8 jam lalu

Bupati: Tiga Lokasi Disiapkan untuk Relokasi Korban Gempa Cianjur

Terdapat tiga lokasi lahan yang disiapkan di tiga tempat yang berbeda bagi korban gempa Cianjur.


UMP Jawa Barat 2023 Resmi Ditetapkan Naik 7,88 Persen, Jadi Rp 1,98 Juta

8 jam lalu

UMP Jawa Barat 2023 Resmi Ditetapkan Naik 7,88 Persen, Jadi Rp 1,98 Juta

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil resmi menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) 2023 sebesar Rp1.986.670,17.