Bareskrim Akan Periksa Pejabat Pengawasan BPOM soal Kasus Gagal Ginjal Akut

Direktur Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Bareskrim Polri Brigjen Pol Pipit Rismanto (kedua kanan) menyampaikan keterangan pers saat rilis kasus illegal logging di Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Jumat, 23 September 2022. Bareskrim Polri menetapkan pengurus CV Rimba Gemilang Indah (RGI) berinisial SO sebagai tersangka tindak pidana pengangkutan kayu hasil hutan tanpa dilengkapi dokumen sah dan menyita 1.050 meter kubik kayu olahan campuran senilai Rp1,4 miliar. ANTARA/Jessica Helena Wuysang

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Pipit Rismanto membantah akan memanggil Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), tetapi hanya memanggil pejabat bidang pengawasan BPOM terkait kasus gagal ginjal akut pada anak atau gagal ginjal akut progresif atipikal (GGAPA).

Pipit mengatakan hanya akan meminta keterangan dari pejabat BPOM terkait bagaimana pengawasan mutu obat-obatan untuk materi penyidikan. 

“Tidak ada pemanggilan Kepala BPOM, hanya pejabat terkait masalah pengawasan mutu. Adapun pejabat yang dipanggil besok (Rabu, 23 November 2022) yang pasti pejabat terkait, misalnya direktur yang mengawasi,” kata Pipit saat dihubungi, 22 November 2022.

Bareskrim Mabes Polri juga menetapkan pemilik CV Samudra Chemical berinisial E sebagai tersangka kasus gagal ginjal akut pada anak atau gagal ginjal akut progresif atipikal (GGAPA). Pipit Rismanto mengatakan penetapan tersangka E dilakukan pada 17 November lalu bersamaan dengan penetapan tersangka perusahaan PT Afi Farma dan CV Samudra Chemical.

“Kita sudah naikkan penyidikan E setelah gelar perkara sehingga sudah tersangka. Kita gelar perkaranya bersamaan menaikkan penyidikan, langsung menetapkan tersangka,” kata Pipit Rismanto saat dihubungi, Selasa, 22 November 2022.

Polri masih memburu tersangka E

Ia mengatakan pemilik CV Samudra Chemichal sudah memenuhi syarat formil untuk ditetapkan tersangka. Saat ini penyidik sedang mengumpulkan alat bukti dan tersangka E masih buron. Bareskrim telah dua kali memanggil tersangka E namun panggilan tidak dipenuhi. 

“Ada petunjuk mengatakan mereka (PT Afi Farma) beli barang (bahan baku obat sirop) dari CV Samudra Chemical, kan itu sudah jelas. Penyidik sedang melakukan penyelidikan keberadaan saudara E ini. Ini memang tidak mudah,” kata Pipit.

Selanjutnya: sudah ada dua tersangka korporasi...






Direktur Pengelolaan Imunisasi Jawab Wacana Vaksin Booster Berbayar

19 jam lalu

Direktur Pengelolaan Imunisasi Jawab Wacana Vaksin Booster Berbayar

Direktur Pengelolaan Imunisasi, Prima Yosephine Berliana, M.K.M menjawab wacana vaksin booster berbayar yang disampaikan Menteri Kesehatan.


Polda Metro Jaya Sita Ratusan Ribu Obat Palsu dan Ilegal, Sebelas Orang Ditangkap

1 hari lalu

Polda Metro Jaya Sita Ratusan Ribu Obat Palsu dan Ilegal, Sebelas Orang Ditangkap

Polisi menyita 430 ribu butir obat palsu dan ilegal dari tangan para tersangka


Begini Cara Mendapatkan Vaksin Booster Kedua, Tanpa tiket di PeduliLindungi

2 hari lalu

Begini Cara Mendapatkan Vaksin Booster Kedua, Tanpa tiket di PeduliLindungi

masyarakat umum sudah bisa mendapatkan vaksin booster kedua. Bagaimana cara mendapatkannya?


Curigai Ada yang Biayai Anton Gobay, Kabareskrim: Kami akan Telusuri Duitnya Dari Mana

3 hari lalu

Curigai Ada yang Biayai Anton Gobay, Kabareskrim: Kami akan Telusuri Duitnya Dari Mana

Kabareskrim Komjen Agus Andrianto mengatakan pihaknya menindaklanjuti kasus penangkapan WNI tersebut dengan menelusuri sumber keuangan Anton Gobay.


Alasan Kemenkes Tetapkan KLB Campak di Indonesia

7 hari lalu

Alasan Kemenkes Tetapkan KLB Campak di Indonesia

Kemenkes menyatakan KLB campak di Indonesia dilaporkan dari 31 provinsi di Indonesia hingga Desember 2022.


Kasus Campak Tahun 2022 Naik 32 Kali Lipat, Kemenkes Ungkap Penyebabnya

7 hari lalu

Kasus Campak Tahun 2022 Naik 32 Kali Lipat, Kemenkes Ungkap Penyebabnya

Direktur Pengelolaan Imunisasi Kemenkes Prima Yosephine membeberkan penyebab di balik naiknya Campak hingga 32 kali lipat kasus terkonfirmasi


Bareskrim Polri Menunggu Status P21 Berkas Ismail Bolong dari Kejaksaan Agung

8 hari lalu

Bareskrim Polri Menunggu Status P21 Berkas Ismail Bolong dari Kejaksaan Agung

Sampai dengan saat ini Bareskrim Polri masih menunggu jawaban dari JPU terkait kelengkapan berkas perkara P21 dari tersangka Ismail Bolong.


Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak, Bareskrim Polri Serahkan Berkas Perkara PT Afi Farma ke Kejaksaan

8 hari lalu

Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak, Bareskrim Polri Serahkan Berkas Perkara PT Afi Farma ke Kejaksaan

Bareskrim Polri telah menyerahkan berkas kasus gagal ginjal akut pada anak ke Kejaksaan Agung dengan tersangka korpasi PT Afi Farma.


Tema yang Dipilih Kemenkes untuk Hari Gizi Nasional 2023

8 hari lalu

Tema yang Dipilih Kemenkes untuk Hari Gizi Nasional 2023

Kemenkes memilih tema "Protein Hewani Cegah Stunting" untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap bahaya stunting pada Hari Gizi Nasional 2023.


Kemenkes Tetapkan KLB Campak, Pakar dari Unpad Ungkap Penyebabnya

8 hari lalu

Kemenkes Tetapkan KLB Campak, Pakar dari Unpad Ungkap Penyebabnya

Pakar dari Unpad mengatakan munculnya wabah campak salah satunya dipengaruhi pandemi Covid-19.