Cerita Pengungsi yang Selamat dari Gempa Cianjur, Tahan Tembok Rubuh Demi Cucu

Editor

Febriyan

Penyintas Gempa Cianjur, Syarif Hidayat, yang ditemui Tempo, Selasa, 22 November 2022. Syarif merupakan warga Desa Gasol, Desan Cugenang, Cianjur, yang rumahnya roboh akibat Gempa pada Senin lalu. TEMPO/MIRZA BAGASKARA

TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu korban selamat Gempa Cianjur, Syarif Hidayat, menceritakan pengalamannya menyelamatkan diri. Ditemui Tempo di area kediamannya, di Desa Gasol, Kecamatan Cugenang, Cianjur, Syarif menceritakan pengalamannya menyelamatkan diri dari musibah tersebut. 

Syarif menceritakan dirinya sedang beristirahat di kediamannya saat gempa terjadi pada Senin, 21 November 2022 sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, Syarif menemani dua cucunya yang sedang bermain. 

"Kalau anak saya lagi di sawah untuk bekerja," kata dia pada Selasa 22 November 2022.

Saat sedang menghabiskan waktu bersama cucu, Syarif kaget ketika rumahnya bergetar hebat. Sontak saja, Syarif membawa kedua cucunya untuk keluar rumah.

"Tanpa pikir panjang kita keluar rumah untuk mengungsi," kata dia. 

Belum sempat melangkah ke pintu, Syarif mengaku melihat dinding rumahnya hampir roboh.  Dengan sigap, Syarif menahan dinding tersebut agar tak menimpa cucunya dan mereka bisa keluar terlebih dahulu.

"Pas saya pergi keluar setelah menahan tembok, tidak lama langsung rubuh. Gak kebayang kalau terlambat mungkin saya bisa tertimpa," ujarnya.

Menerima bantuan dari Kementerian Sosial

Pasca gempa, Syarif menyatakan rumahnya hancur dan tidak mungkin ditinggali. Ia pun mendapat bantuan dari berbagai pihak termasuk Kementerian Sosial. Dia menerima bantuan tenda bertuliskan 'Kemensos Hadir' untuk bermukim beserta selimut dan kebutuhan lainnya.   

Pria berusia 67 tahun itu pun mendirikan tenda tersebut di samping rumahnya, sedikit menjorok dari jalan. Dia mengaku sempat diberi pengarahan dari seorang petugas Kemensos untuuk mendirikan tenda di tepi jalan. Alasannya, kata si petugas, hal itu untuk memudahkan Syarif menerima bantuan. 

"Karena sudah terlanjur buat di tempat agak susah dilihat, jadi kata mereka saya suruh nunggu di pinggir jalan biar ada yang ngasih bantuan," kata dia pada .

Syarif menambahkan gempa tersebut juga telah menelan beberapa tetangganya. Ia berkata salah seorang tetangganya yang sedang bekerja sebagai pekerja bangunan tidak selamat tertimpa reruntuhan rumah.

"Baru tadi dievakuasi sama tim, kemudian langsung diberikan kepada keluarga untuk dimandikan dan dimakamkan," ujar dia.

Desa Gasol merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Cianjur yang mengalami dampak cukup parah dari gempa tersebut. Berdasarkan pantuan Tempo, tumpukan rumah rubuh terlihat sepanjang mata memandang. Hingga Selasa sore kemarin, tercatat tujuh orang korban tewas telah ditemukan dan dikuburkan di sana. 

Cerita warga Desa Gasol lainnya

Warga Desa Gasol lainnya, Adi Wijaya, juga menceritakan bagaimana dia bisa selamat dari gempa berkekuatan magnitudo 5,6 itu. Adi mengaku sedang beristirahat di rumahnya saat  Gempa Cianjur terjadi.  Merasakan adanya getaran gempa, Adi spontan ia menarik lengan istri dan anaknya untuk keluar dari rumah.

Ia beserta keluarga kemudian berkumpul bersama warga lainnya untuk berlindung diri dari reruntuhan bangunan. "Anggap saja saya masih diberi perlindungan oleh Allah SWT masih selamat walau rumah hancur," ujar Adi pada Tempo, Selasa, 22 november 2022.

Memohon agar rumahnya yang ambruk segera direnovasi

Adi pun berharap agar pemerintah dapat memberikan bantuan untuk membangun kembali rumahnya yang telah hancur akibat Gempa Cianjur. Terlebih setelah adanya perintah dari Presiden Jokowi agar membantu renovasi rumah warga.

"Saya ingin agar saya dan keluarga bisa hidup seperti sedia kala kembali," ujarnya.

Presiden Jokowi kemarin telah meninjau sejumlah lokasi yang terdampak Gempa Cianjur. Dia pun menginstruksikan kepada Kementerian Pembangunan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mendata rumah dan bangunan yang rusak. Jokowi meminta agar Kementerian PUPR memperbaiki rumah yang rusak.

"Saya minta kepada PU agar rumah-rumah yang rusak berat, sedang, dan ringan diperbaiki dengan standar anti gempa Kementrian PU," kata Jokowi pada Selasa 22 November 2022.






Terkini: Erick Thohir Sebut Kelompok Rentan pada Gempa Cianjur, BRI Jelaskan Dugaan Tabungan Dibobol

2 jam lalu

Terkini: Erick Thohir Sebut Kelompok Rentan pada Gempa Cianjur, BRI Jelaskan Dugaan Tabungan Dibobol

Berita terkini bisnis pada siang ini dimulai dari Menteri BUMN Erick Thohir yang menyebut anak-anak kelompok paling rentan dalam gempa Cianjur.


UU IKN Direvisi Meski Baru Berumur 9 Bulan, Ini Kata Pengamat

2 jam lalu

UU IKN Direvisi Meski Baru Berumur 9 Bulan, Ini Kata Pengamat

Rencana pemerintah merevisi UU IKN yang baru berumur 9 bulan menuai kritik


Sambangi Pengungsi Gempa Cianjur, Erick Thohir Sebut Anak-anak Kelompok Paling Rentan

3 jam lalu

Sambangi Pengungsi Gempa Cianjur, Erick Thohir Sebut Anak-anak Kelompok Paling Rentan

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut anak-anak sebagai kelompok paling rentan setelah bencana terjadi.


Kunjungi Korban Gempa Cianjur Mensos Risma Bawa 600 Bungkus Nasi Padang

3 jam lalu

Kunjungi Korban Gempa Cianjur Mensos Risma Bawa 600 Bungkus Nasi Padang

Mensos Tri Rismaharini memboyong 600 bungkus nasi padang untuk korban Gempa Cianjur.


Presiden Jokowi Cerita Salaman dengan Joe Biden dan Xi Jinping dengan Mengadahkan Kepala

4 jam lalu

Presiden Jokowi Cerita Salaman dengan Joe Biden dan Xi Jinping dengan Mengadahkan Kepala

Presiden Jokowi menyatakan dirinya tak menunduk saat bersalaman dengan Joe Biden dan Xi Jinping pada acara KTT G20 dua pekan lalu.


Unpad Salurkan Sumbangan Rp 171 Juta untuk Korban Gempa Cianjur

5 jam lalu

Unpad Salurkan Sumbangan Rp 171 Juta untuk Korban Gempa Cianjur

Donasi dari Unpad senilai Rp171.917.590 itu disalurkan langsung kepada Pemerintah Kabupaten Cianjur.


PERIKHSA Kirim Bantuan untuk Penyintas Gempa Cianjur

5 jam lalu

PERIKHSA Kirim Bantuan untuk Penyintas Gempa Cianjur

Bantuan diserahkan kepada GERAK BS dan akan membawa langsung bantuan tersebut pada Senin besok, 28 November 2022.


Baznas Solo Himpun Dana Bantuan untuk Korban Terdampak Gempa di Cianjur

6 jam lalu

Baznas Solo Himpun Dana Bantuan untuk Korban Terdampak Gempa di Cianjur

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Solo mengumpulkan dan menyalurkan sejumlah bantuan untuk korban terdampak gempa Cianjur.


Hyundai Gelontorkan Donasi Rp 2 Miliar untuk Korban Gempa Cianjur

6 jam lalu

Hyundai Gelontorkan Donasi Rp 2 Miliar untuk Korban Gempa Cianjur

Selain mendonasikan uang, Hyundai juga menyumbangkan obat-obatan, fasilitas kebersihan, popok, dan kebutuhan sanitasi.


Waspada Penyakit pasca-Bencana Gempa Cianjur

7 jam lalu

Waspada Penyakit pasca-Bencana Gempa Cianjur

Berbagai penyakit mulai menjangkiti para pengungsi gempa Cianjur.