Haedar Nashir Jadi Ketum PP Muhammadiyah Lagi, Pengamat: Bukti Otonomi tanpa Pengaruh Pejabat Publik

Reporter

Editor

Febriyan

Ketua Umum PP Muhammadiyah Periode 2022-2027, Haedar Nashir (kiri), memberikan pernyataannya kepada pers seusai penetapan hasil Sidang Pleno VIII Muktamar Muhammadiyah di Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS, Ahad, 20 November 2022.TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE

TEMPO.CO, Jakarta - Haedar Nashir kembali terpilih sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk periode masa jabatan 2022-2027. Keputusan itu dihasilkan dalam Muktamar Muhammadiyah ke-48 di Solo, Jawa Tengah, Sabtu, 19 November 2022.

Haedar terpilih berdasarkan hasil pemilihan suara dengan menggunakan mekanisme e-voting. Dia memperoleh sebanyak 2.203 suara dari 2.600 pemilih. Haedar berhasil unggul dari 13 nama anggota PP Muhammadiyah lain yang menjadi calon ketua umum.

Pengamat politik Emrus Sihombing mengatakan bahwa perolehan suara yang besar itu menjadi bukti bahwa Muktamirin yang hadir saat itu memiliki otonomi dalam mengambil keputusan tanpa terpengaruh pejabat publik.

“Menurut saya bukan soal nyaman atau tidak nyaman. Yang pasti jika ada perjumpaan kemistri di antara partisipan sosial, pasti satu dengan yang lain akan berada pada zona saling ‘aman’. Itu pasti," kata Emrus kepada Tempo, Senin, 21 November 2022.

"Itu hukum sosial yang tak terbantahkan,” ujar Emrus.

Dalam pemilihan itu, Haedar Nashir, mengalahkan sejumlah tokoh lainnya seperti Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas, mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Busyro Muqoddas hingga Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy. 

Haedar Nashir bukan tokoh baru dalam Muhammadiyah. Dia telah aktif dalam Organisasi Muhammadiyah sejak era 80-an. Pria kelahiran Bandung, 25 Februari 1958 tersebut sempat menjadi pemimpin redaksi Majalah Suara Muhammadiyah, Ketua I Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Sekretaris PP Muhammadiyah hingga menjabat sebagai Ketua Umum organisasi tersebut sejak 2015. 

Haedar menjadi Sekretaris PP Muhammadiyah saat dipimpin oleh Ahmad Syafii Maarif atau yang kerap disebut Buya Syafii Maarif. 

Dalam rapat itu juga diumumkan penunjukkan kembali Abdul Mu’ti sebagai Sekretaris PP Muhammadiyah. Abdul Mu'ti juga menjadi Sekretaris PP Muhammadiyah sebelumnya, mendampingi Haedar Nashi. Berdasarkan keterangan Dahlan Rais, pemilihan Sekretaris Umum tak perlu melakukan pengesahan di forum utama seperti halnya Ketua Umum.

ALFITRIA NEFI PRATIWI




Berita Selanjutnya



Jokowi Perintahkan Muhadjir Segera Siapkan Bantuan Gempa Turki dan Suriah

20 jam lalu

Jokowi Perintahkan Muhadjir Segera Siapkan Bantuan Gempa Turki dan Suriah

Jokowi menyebut bantuan disiapkan oleh Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pertahanan, hingg Kementerian Sosial.


NU dan Muhammadiyah Kompak, PAN: Oase di Tengah Istilah Cebong-Kadrun

1 hari lalu

NU dan Muhammadiyah Kompak, PAN: Oase di Tengah Istilah Cebong-Kadrun

Peringatan satu abad Nahdlatul Ulama di Sidoarjo menunjukkan kekompakan dua organisasi Islam terbesar di Indonesia, NU dan Muhammadiyah.


Peringatan Satu Abad NU, Ini Ucapan dari PP Muhammadiyah

1 hari lalu

Peringatan Satu Abad NU, Ini Ucapan dari PP Muhammadiyah

Muhammadiyah berharap peringatan satu abad NU bisa menjadi momentum organisasi Islam terbesar di dunia tersebut bangkit dan digdaya.


Satu Abad NU, Muhammadiyah: Semoga Jadi Ormas Islam yang Makin Digdaya

2 hari lalu

Satu Abad NU, Muhammadiyah: Semoga Jadi Ormas Islam yang Makin Digdaya

Ketua Umum PP Muhammadiyah berharap NU menjadi ormas Islam yang bangkit dan makin digdaya dalam usianya yang menginjak satu abad.


1 Abad NU, Ketua Umum PP Muhammadiyah: Semoga Semakin Besar dan Kuat Menjaga Bangsa

2 hari lalu

1 Abad NU, Ketua Umum PP Muhammadiyah: Semoga Semakin Besar dan Kuat Menjaga Bangsa

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir turut memberikan doa dan harapan menyambut peringatan harlah 1 abad Nahdlatul Ulama.


PP Muhammadiyah Soroti Soal Sampah Berserakan di Masjid Raya Al Jabbar Bandung

2 hari lalu

PP Muhammadiyah Soroti Soal Sampah Berserakan di Masjid Raya Al Jabbar Bandung

Sejak diresmikan pada akhir Januari lalu, Masjid Raya Al Jabbar lekas menjadi viral dan dikunjungi oleh masyarakat.


Usulan Penghapusan Jabatan Gubernur, PP Muhammadiyah: Lebih Baik Dibahas Usai Pemilu 2024

2 hari lalu

Usulan Penghapusan Jabatan Gubernur, PP Muhammadiyah: Lebih Baik Dibahas Usai Pemilu 2024

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir turut menyoroti soal usulan penghapusan jabatan gubernur yang dilontarkan Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar atau Cak Imin belum lama ini.


PP Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1444 H Jatuh Pada 23 Maret 2023

2 hari lalu

PP Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1444 H Jatuh Pada 23 Maret 2023

PP Muhammadiyah telah menetapkan jatuhnya 1 Ramadhan 1444 H, hari raya Idul Fitri hingga Idul Adha.


Perawat Diduga Gunting Jari Bayi Diberhentikan Sementara

4 hari lalu

Perawat Diduga Gunting Jari Bayi Diberhentikan Sementara

Manajemen Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah Palembang, Sumatera Selatan, menonaktifkan seorang perawatnya karena dugaan menggunting satu jari pasien bayi.


Perbedaan Krusial Metode Hisab dengan Hilal untuk Menentukan 1 Ramadan

4 hari lalu

Perbedaan Krusial Metode Hisab dengan Hilal untuk Menentukan 1 Ramadan

Dua metode perhitungan yang umum dipakai untuk menentukan 1 Ramadan adalah metode hisab dan metode hilal. Berikut perbedaan dari keduanya.