Haedar Nashir Tanggapi Pernyataan Amien Rais Minta Muktamirin Tak Pilih Calon yang Keluar Masuk Istana

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir ditemui awak media usai memberi ceramah salat Idul Adha 1440 Hijriah di Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan pada Ahad, 11 Agustus 2019. Haedar mengimbau kepada elit politik di Indonesia tidak egois dengan sibuk sendiri membagi-bagi kekuasaan pasca pilpres. Tempo/M Yusuf Manurung

TEMPO.CO, Yogyakarta - Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menanggapi pernyataan Amien Rais yang meminta muktamirin tidak memilih dua nama kandidat Ketua Umum yang sering keluar masuk istana. Pernyataan Amien tersebut diunggah dalam akun youtube.

Haedar Nashir mengingat pesan pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan soal calon pemimpin. Untuk mencari pemimpin, kata dia, merujuk pada Al Quran pada surat Azzumar ayat 18.

"Kiai Dahlan itu mengajarkan warganya merujuk pada ayat Alquran. Ciri dari ulul albab, yaitu mereka yang cendekia," kata Haedar di Yogyakarta Rabu, 16 November 2022.

Arti ayat itu yaitu mereka yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah dan mereka itulah ululalbab (orang-orang yang mempunyai akal sehat). 

"Itu sering diajarkan oleh Kiai Dahlan," kata dia.

Ia menyatakan soal ulul albab adalah orang yang telinganya selalu terbuka pada berbagai pendapat, pandangan omongan dari manapun. Tetapi dia pandai memilih mana yang terbaik. 

"Itu masakan jawaban saya, jadi itu yang menjawab adalah Kiai Dahlan," kata Haedar.

Beberapa hari ini ramai di media sosial soal pesan Amien Rais ke para peserta Muktamar Muhammadiyah ke-48 agar tidak memilih dua nama calon Ketua Umum PP Muhammadiyah yang sering keluar masuk istana,

"Sepotong nasihat saya ini adalah silahkan memilih siapa saja, tapi jangan pernah memilih yaitu dua nama yang terlalu sering pergi keluar masuk Istana dan terlalu sering juga pergi ke sebuah lembaga negara. Nah dua nama ini jangan sampai jadi Ketua Umum," kata Amien Rais dalam akun Youtubenya.

MUH SYAIFULLAH

Baca: Muktamar Muhammadiyah ke-48: Agenda, Tema, Tanwir hingga Soal Pengurus Pusat






NU dan Muhammadiyah Kompak, PAN: Oase di Tengah Istilah Cebong-Kadrun

1 hari lalu

NU dan Muhammadiyah Kompak, PAN: Oase di Tengah Istilah Cebong-Kadrun

Peringatan satu abad Nahdlatul Ulama di Sidoarjo menunjukkan kekompakan dua organisasi Islam terbesar di Indonesia, NU dan Muhammadiyah.


Peringatan Satu Abad NU, Ini Ucapan dari PP Muhammadiyah

1 hari lalu

Peringatan Satu Abad NU, Ini Ucapan dari PP Muhammadiyah

Muhammadiyah berharap peringatan satu abad NU bisa menjadi momentum organisasi Islam terbesar di dunia tersebut bangkit dan digdaya.


Satu Abad NU, Muhammadiyah: Semoga Jadi Ormas Islam yang Makin Digdaya

2 hari lalu

Satu Abad NU, Muhammadiyah: Semoga Jadi Ormas Islam yang Makin Digdaya

Ketua Umum PP Muhammadiyah berharap NU menjadi ormas Islam yang bangkit dan makin digdaya dalam usianya yang menginjak satu abad.


1 Abad NU, Ketua Umum PP Muhammadiyah: Semoga Semakin Besar dan Kuat Menjaga Bangsa

2 hari lalu

1 Abad NU, Ketua Umum PP Muhammadiyah: Semoga Semakin Besar dan Kuat Menjaga Bangsa

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir turut memberikan doa dan harapan menyambut peringatan harlah 1 abad Nahdlatul Ulama.


PP Muhammadiyah Soroti Soal Sampah Berserakan di Masjid Raya Al Jabbar Bandung

2 hari lalu

PP Muhammadiyah Soroti Soal Sampah Berserakan di Masjid Raya Al Jabbar Bandung

Sejak diresmikan pada akhir Januari lalu, Masjid Raya Al Jabbar lekas menjadi viral dan dikunjungi oleh masyarakat.


Usulan Penghapusan Jabatan Gubernur, PP Muhammadiyah: Lebih Baik Dibahas Usai Pemilu 2024

2 hari lalu

Usulan Penghapusan Jabatan Gubernur, PP Muhammadiyah: Lebih Baik Dibahas Usai Pemilu 2024

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir turut menyoroti soal usulan penghapusan jabatan gubernur yang dilontarkan Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar atau Cak Imin belum lama ini.


PP Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1444 H Jatuh Pada 23 Maret 2023

2 hari lalu

PP Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1444 H Jatuh Pada 23 Maret 2023

PP Muhammadiyah telah menetapkan jatuhnya 1 Ramadhan 1444 H, hari raya Idul Fitri hingga Idul Adha.


Perawat Diduga Gunting Jari Bayi Diberhentikan Sementara

4 hari lalu

Perawat Diduga Gunting Jari Bayi Diberhentikan Sementara

Manajemen Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah Palembang, Sumatera Selatan, menonaktifkan seorang perawatnya karena dugaan menggunting satu jari pasien bayi.


Perbedaan Krusial Metode Hisab dengan Hilal untuk Menentukan 1 Ramadan

4 hari lalu

Perbedaan Krusial Metode Hisab dengan Hilal untuk Menentukan 1 Ramadan

Dua metode perhitungan yang umum dipakai untuk menentukan 1 Ramadan adalah metode hisab dan metode hilal. Berikut perbedaan dari keduanya.


Muhammadiyah Setia Pakai Metode Hisab untuk Penentuan 1 Ramadan, Apa Itu Hisab?

5 hari lalu

Muhammadiyah Setia Pakai Metode Hisab untuk Penentuan 1 Ramadan, Apa Itu Hisab?

Metode hisab yang digunakan Muhammadiyah untuk menentukan 1 Ramadan adalah cara menghitung waktu berdasarkan posisi geometri benda-benda langit.