Sergei Lavrov Hadiri KTT G20 Usai Dikabarkan Sakit: Senyum dan Salami Jokowi

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov yang dikabarkan dibawa ke rumah sakit, hadir di acara puncak KTT G20 Bali di The Apurva Kempinski, Bali, Selasa, 15 November 2022. Biro Setpres

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov yang sempat dikabarkan sakit dan dibawa ke sakit, hari ini menghadiri acara puncak  Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20 di The Apurva Kempinski Bali. Lavrov tampak berjalan seperti normal dan sambil sesekali tersenyum.

Lavrov berjalan di karpet merah khusus delegasi dan disambut oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Keduanya sempat berbicara sebentar, lalu tertawa, dan berfoto bersama.

Sebelumnya, sumber Associated Press (AP) seperti dikutip Reuters pada Senin, 14 November 2022, mewartakan bahwa Lavrov telah dibawa ke rumah sakit setelah tiba di pulau Bali, Minggu, 13 November 2022. Kedutaan Besar Rusia dan Rumah Sakit Sanglah, tempat Lavov dikabarkan dirawat, belum membalas pesan saat dimintai konfirmasi.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI mengatakan kepada Tempo, bahwa tidak tahu informasi mengenai Lavrov ini. Mengutip beberapa sumber, AP menyebut Lavrov dilarikan ke rumah sakit karena masalah jantung. 

Moskow bagaimanapun telah membantah kabar tersebut. "Ini, tentu saja, adalah puncak kepalsuan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Maria Zakharova.

Zakharova memposting video Lavrov sedang duduk di luar teras, mengenakan celana pendek dan kaos sedang membaca dokumen. Ditanya tentang laporan itu, Lavrov mengatakan wartawan Barat telah menulis kanbar bohong selama satu dekade bahwa Putin sakit.

"Ini adalah jenis permainan yang bukan hal baru dalam politik," kata Lavrov, 72 tahun, sambil tersenyum ironis. "Wartawan Barat harus lebih jujur - mereka perlu menulis kebenaran."

Lavrov mewakili Presiden Putin

Lavrov datang ke Bali untuk mewakili Presiden Vladimir Putin di KTT G20. Pemimpin Rusia memilih untuk tidak menghadiri forum ekonomi dunia itu secara tatap muka di tengah tekanan geopolitik dari Barat akibat invasi ke Ukraina.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko juga sempat terdiam beberapa detik ketika ditanya pada Senin 14 November 2022, apakah Lavrov masih di rumah sakit atau tidak.

"Saya tak berhak memberikan penjelasan," kata Moeldoko saat ditemui di Media Center KTT G20 di Bali International Convention Center (BICC), Senin, 14 November 2022. "Tapi yang saya monitor tadi sudah dalam keadaan baik," kata dia.

Menurut Moeldoko, Kementerian Luar Negeri Rusia atau Duta Besar Rusia untuk Indonesia yang lebih tepat untuk memberikan jawaban. 

Baca: KTT G20 Bali: Jokowi Pagi Ini Sambut 17 Kepala Negara di Apurva Kempinski






Dugaan Pembunuhan, Mantan Gubernur di Rusia Dituntut 23 Tahun Penjara

12 menit lalu

Dugaan Pembunuhan, Mantan Gubernur di Rusia Dituntut 23 Tahun Penjara

Jaksa menuntut hukuman 23 tahun penjara pada Sergey Furgal, mantan gubernur Khabarovsk, Rusia atas tuduhan mengorganisir serangan


Putin Diduga Terlibat Jatuhnya Malaysia Airlines MH17 2014, tapi Tak Bisa Dituntut

1 jam lalu

Putin Diduga Terlibat Jatuhnya Malaysia Airlines MH17 2014, tapi Tak Bisa Dituntut

Jaksa mengklaim menemukan "indikasi kuat" bahwa Putin menyetujui penggunaan rudal Rusia di Ukraina untuk menembak Malaysia Airlines 2014


Rusia Minta Roger Waters Pidato soal Senjata Ukraina di PBB

13 jam lalu

Rusia Minta Roger Waters Pidato soal Senjata Ukraina di PBB

Rusia telah meminta salah satu pendiri band asal Inggris Pink Floyd, Roger Waters, untuk berbicara dengan Dewan Keamanan PBB.


Kanselir Jerman Sayangkan Sekutu Jor-Joran Pasok Senjata ke Ukraina

14 jam lalu

Kanselir Jerman Sayangkan Sekutu Jor-Joran Pasok Senjata ke Ukraina

Kanselir Jerman Olaf Scholz mengkritik jor-joran di antara sejumlah negara pendukung Ukraina dalam memberikan senjata untuk menghadapi agresi Rusia


Rusia: Keterlibatan NATO di Ukraina Ancam Eskalasi Tak Terduga

21 jam lalu

Rusia: Keterlibatan NATO di Ukraina Ancam Eskalasi Tak Terduga

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu meyakini pasokan senjata Barat ke Ukraina secara efektif menyeret NATO ke dalam konflik.


Rusia Minta Kedutaan Besar Amerika di Moskow Setop Sebarkan Berita Palsu

22 jam lalu

Rusia Minta Kedutaan Besar Amerika di Moskow Setop Sebarkan Berita Palsu

Rusia menuntut Kedutaan Besar Amerika Serikat di Moskow agar berhenti menyebarkan berita palsu yang terkait kegiatan militernya di Ukraina dan mengancam akan mengusir diplomat AS


Kasus MH17, Penyelidik Hari Ini Ungkap Temuan Baru di Pengadilan Internasional

22 jam lalu

Kasus MH17, Penyelidik Hari Ini Ungkap Temuan Baru di Pengadilan Internasional

Para penyelidik internasional yang menyelidiki jatuhnya pesawat Malaysia Airlines Penerbangan 17 (MH17) akan ungkap kemungkinan tambahan tersangka


Kementerian Luar Negeri Rusia Siap Dialog dengan Siapa pun Asal Jangan Satu Arah

1 hari lalu

Kementerian Luar Negeri Rusia Siap Dialog dengan Siapa pun Asal Jangan Satu Arah

Kementerian Luar Negeri Rusia siap berdiskusi dengan negara-negara Barat, bahkan siapa pun asal rapat tidak berjalan satu arah.


Ukraina: 1.030 Tentara Rusia Tewas dalam 24 Jam

1 hari lalu

Ukraina: 1.030 Tentara Rusia Tewas dalam 24 Jam

Rusia juga mengklaim telah membunuh banyak tentara Ukraina.


Gereja Katolik Ukraina Putuskan Hubungan dengan Rusia, Natal Diperingati 25 Desember

2 hari lalu

Gereja Katolik Ukraina Putuskan Hubungan dengan Rusia, Natal Diperingati 25 Desember

Gereja Katolik Ukraina memutuskan hubungan dengan Gereja Rusia, sehingga mulai tahun ini akan merayakan Natal pada 25 Desember tidak lagi 7 Januari.