Lama Tak Muncul Motivator Mario Teguh Esok Akan Diperiksa Polri, Saksi Kasus Penggelapan Robot Trading Net89

Mario Teguh. youtube.com

TEMPO.CO, JakartaMario Teguh akan melakukan pemeriksaan oleh Bareskrim Polri mengenai kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang robot trading Net89 pada Kamis, 10 November 2022. Pemberitaan ini dilontarkan oleh Kasubdit II Dirtipideksus Kombes, Chandra Sukma Kumara.

Mario Teguh, Kamis 10 November 2022 dijadwalkan diambil keterangannya sebagai saksi oleh Tim Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, sebagai saksi kasus dugaan penipuan dan penggelapan robot trading Net89.  “Sudah kita layangkan panggilan untuk hari Kamis (10 November). Jam 10,” kata Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Kombes Chandra Sukma Kumara, 8 November 2022.

Menurut Chandra, pemeriksaan kepada Mario Teguh untuk menggali pelatihan yang sempat diberikan kepada tersangka kasus penipuan Net89, Reza Paten. "Yang sesuai dengan keterangan dari tersangka, bahwa Pak Mario sempat sampaikan semacam coaching gitu. Kita uraikan hubungannya apa," ujarnya.

Melansir antaranews, selain motivator yang terkenal dengan ucapan “Salam super!”, panggilan juga dilayangkan kepada Adi Perkasa yang sama-sama melakukan pemeriksaan pada lusa, pukul 10.00 WIB. Sontak berita ini pun mengejutkan publik lantaran sudah lama tidak muncul di depan umum, secara tiba-tiba Mario Teguh muncul membawa kabar tidak baik. Untuk me-recall kembali sosok presenter Kick Andy ini, simak profilnya berikut ini.

Baca: Pengacara Korban Robot Trading Net89 Sebut Influencer Bisa Terjerat Pasal Pidana

Profil Sang Motivator Mario Teguh

Mario teguh yang memiliki nama asli Sis Maryono Teguh merupakan seorang motivator dan konsultan asal Indonesia. Motivator berdarah Makassar yang lahir pada 5 Maret 1956 ini dikenal karena keahlian dan kecerdasan menjadi presenter di salah satu stasiun televisi swasta dengan memberikan kata-kata bijak. Sebenarnya, kecerdasan dan keahlian Mario Teguh sudah terlihat sejak remaja. Buktinya, pada 1975 ia berhasil mengenyam pendidikan Arsitektur, New Trier West High (setingkat SMA), Amerika Serikat. 

Usai lulus dari New Trier West High, Mario Teguh kembali ke Indonesia dan melanjutkan pendidikannya di jurusan Linguistik dan Pendidikan Bahasa Inggris, IKIP. Setelah itu, ia kembali melanjutkan pendidikannya di Jepang dan mengambil jurusan International Business di Sophia University. Tidak pernah puas atas kecerdasannya, setelah berhasil lulus dari Sophia University, Mario Teguh kembali melanjutkan pendidikannya di Indiana University, Amerika Serikat. Kal itu, ia memilih jurusan Operations Systems dan lulus pada 1983 dengan gelar MBA di usianya yang masih menginjak 27 tahun.

Mengutip p2k.unkris.ac.id, setelah berhasil lulus dari pendidikannya, Mario Teguh tidak langsung masuk dalam dunia hiburan Indonesia. Ia mengawali kariernya menjadi Head of Manager BIMC, Zamre Ab. Wahab. Kemudian, ia memutuskan untuk kembali ke Indonesia dan memilih bekerja sebagai Head of Sales di Citibank Indonesia dari periode 1983 sampai 1986.

Usai masa jabatannya selesai, ia pindah bekerja di BSB Bank pada 1986-1989 sebagai Manager Business Development. Kemudian, ia mengambil tawaran untuk bekerja di Aspac Bank sebagai Vice President Marketing and Organization Development selama empat tahun. Lalu, pada 1994, ia memutuskan untuk bekerja di Exnal Corp Jakarta sebagai seorang CEO dan Senior Consultant.

Berkat pengalamannya yang berkecimpung dalam dunia bisnis membuat Mario Teguh kerap menjadi pembicara dalam beberapa acara bisnis. Salah satunya dalam acara stasiun televisi swasta, yaitu Business Art di O’Channel pada 2007. Keahlian Mario Teguh dalam berbicara, menyusun kalimat bijak, dan memiliki ciri khas menghibur membuatnya mendapat tawaran menjadi motivator dalam acara televisi Golden Ways. Dari sinilah, nama Mario Teguh semakin meroket dan terkenal sampai sekarang, tidak jarang penghargaan pun berhasil diraih olehnya.

Melansir muri.org, pada 2003, Mario Teguh berhasil meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai penyelenggara seminar berhadiah mobil pertama di Indonesia. Selain itu, pada 2010, ia kembali meraih penghargaan dari MURI sebagai motivator dengan halaman penggemar Facebook terbesar di Indonesia. Selain penghargaan tersebut, Mario Teguh juga dikenal sebagai seorang penulis buku, antara lain Becoming a Star, One Million Second Chances, dan Leadership Golden Ways.

Kariernya yang begitu sukses menjadi motivator tidak sama berhasilnya dengan kehidupan pribadi Mario teguh. Diberitakan, sebelum menikah dengan Linna Teguh, ia sempat menikahi perempuan bernama Aryani Soenarto yang kandas pada 1993. Dua tahun kemudian, ia menikahi Linna dan dikaruniai dua orang anak, yaitu Audrey teguh dan Marco teguh. 

RACHEL FARAHDIBA R 

Baca juga: Kasus Net89, Lelang yang Dilakukan Atta Halilintar dan Taqy Malik Disebut Melanggar Aturan

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Apa yang Harus Dilakukan Jika Melihat Kecelakaan Lalu Lintas?

4 jam lalu

Apa yang Harus Dilakukan Jika Melihat Kecelakaan Lalu Lintas?

Orang yang terlibat kecelakaan dan sengaja tidak memberikan pertolongan, atau bahkan terjadi tabrak lari adalah tindak pidana.


Ini Alasan KPK Menambah Personel dari Kepolisian

16 jam lalu

Ini Alasan KPK Menambah Personel dari Kepolisian

Sebanyak 15 orang personel Polri bergabung dengan KPK sebagai penyidik. Mereka telah menjalani serangkaian tahapan seleksi


Polri Kirim 15 Orang Personel yang Bertugas Jadi Penyidik KPK

18 jam lalu

Polri Kirim 15 Orang Personel yang Bertugas Jadi Penyidik KPK

Polri telah mengirimkan 15 orang personel untuk menjadi penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama empat tahun ke depan


Pelemparan Bus Persis Solo oleh Pendukung Persita, Polda Metro Jaya: Ini Kejadian di Luar

1 hari lalu

Pelemparan Bus Persis Solo oleh Pendukung Persita, Polda Metro Jaya: Ini Kejadian di Luar

Menanggapi insiden pelemparan bus resmi klub sepak bola Persis Solo, Polda Metro Jaya menyatakan sebelumnya Polri sudah membuat antisipasi.


Bareskrim Polri Tetapkan Empat Tersangka Perorangan dalam Kasus Gagal Ginjal Akut Anak

1 hari lalu

Bareskrim Polri Tetapkan Empat Tersangka Perorangan dalam Kasus Gagal Ginjal Akut Anak

Penyidik menetapkan empat tersangka perorangan dalam kasus gagal ginjal akut yang kaitannya dengan korporasi. Kemudian telah dilakukan penahanan.


3 Wasiat Titipan Kapolda Fadil Imran soal Tabrakan yang Menewaskan Mahasiswa UI

1 hari lalu

3 Wasiat Titipan Kapolda Fadil Imran soal Tabrakan yang Menewaskan Mahasiswa UI

Merespons kasus tabrakan menewaskan mahasiswa UI, Hasya Atallah Syahputra, Fadil Imran menitipkan tiga pesan kepada masyarakat.


Kasus Mahasiswa UI Ditabrak Pensiunan AKBP Jadi Tersangka: dari Ajakan Damai hingga Pembentukan TPF

1 hari lalu

Kasus Mahasiswa UI Ditabrak Pensiunan AKBP Jadi Tersangka: dari Ajakan Damai hingga Pembentukan TPF

Kapolri memerintahkan pembentukan tim pencari fakta untuk mengusut kasus mahasiswa UI ditabrak pensiunan AKBP. Ajakan damai hingga jadi tersangka.


Hari Ini Sidang Replik, Ini Riwayat Satya Haprabu yang Disebut Richard Eliezer dalam Pleidoi

1 hari lalu

Hari Ini Sidang Replik, Ini Riwayat Satya Haprabu yang Disebut Richard Eliezer dalam Pleidoi

Pada sidang nota pembacaan atau pleidoi, Richard Eliezer sempat mengatakan Satya Haprabu. Pernah pula diucapkan Soekarno.


Mahasiswa UI Tewas Tertabrak Jadi Tersangka, Profesor di Unsoed: Aneh

3 hari lalu

Mahasiswa UI Tewas Tertabrak Jadi Tersangka, Profesor di Unsoed: Aneh

Profesor ini urun pendapat terhadap kasus mahasiswa UI yang tewas dalam sebuah kecelakaan lalu lintas namun dijadikan tersangka.


Polri Gelar Kursus Manajemen Pengamanan Stadion, Instruktur dari Inggris dan Skotlandia

3 hari lalu

Polri Gelar Kursus Manajemen Pengamanan Stadion, Instruktur dari Inggris dan Skotlandia

Polri menggelar kurus manajemen pengamanan stadion dengan instruktur dari Inggris dan Skotlandia.