Kutuk Serangan Siber terhadap Jurnalis, Dewan Pers Minta Polisi Segera Usut

Ilustrasi peretasan situs dan data. (Shutterstock)

TEMPO.CO, Jakarta - Dewan Pers mengutuk serangkaian serangan siber dan intimidasi terhadap jurnalis yang terjadi belakangan ini. Mereka meminta kepada penegak hukum agar segera mengusut tuntas kasus intimidasi tersebut.

Ketua Komisi Hukum Dewan Pers, Arif Zulkifli, menyebut intimidasi dan pembungkaman pada jurnalis bisa berbahaya bagi demokrasi di Indonesia. Sebab, kata dia, kebebasan pers merupakan hal yang dijamin di dalam undang-undang.

"Sesungguhnya pembungkaman pers dapat membuat jurnalis berpikir dua kali saat hendak memberitakan hal yang bersifat kritis dan sensitif," kata dia pada Kamis 27 Oktober 2022.

Ninik Rahayu, Wakil Ketua Komisi Hukum Dewan Pers, berharap kepolisian bisa segera mengusut tuntas kasus intimidasi kepada jurnalis. Ia juga menambahkan agar jurnalis tidak takut untuk melapor jika mengalami serangkaian intimidasi selama bertugas.

"Kasus seperti ini penting dilaporkan ke penegak hukum agar diproses hingga ke pengadilan. Itu supaya bisa menimbulkan efek jera terhadap pelaku dan tak terulang di masa depan,” ujar Ninik.

Beberapa waktu lalu, sejumlah media dan jurnalis mendapat serangan siber setelah melakukan pemberitaan. Sebanyak 37 awak kru Narasi TV sempat mengalami percobaan peretasan media sosial dan situs mereka sempat tidak dapat diakses.

Selain Narasi TV, Konde.co dan batamnews.co.id juga terkena intimidasi. Kedua situs media tersebut sempat mengalami down karena terkena serangan DDOS. Serangan yang dialami Konde.co terjadi setelah media tersebut memberitakan kasus pelecehan seksual di Kementerian Koperasi dan UKM, sementara Batamnews.co.id diserang karena memberitakan kasus penyelundupan di Batam.

 
Baca: Situs Konde.co Sempat Tak Bisa Diakses Usai Memberitakan Pelecehan Seksual di Kemenkop UKM






Ini Alasan KPK Menambah Personel dari Kepolisian

36 menit lalu

Ini Alasan KPK Menambah Personel dari Kepolisian

Sebanyak 15 orang personel Polri bergabung dengan KPK sebagai penyidik. Mereka telah menjalani serangkaian tahapan seleksi


Polri Kirim 15 Orang Personel yang Bertugas Jadi Penyidik KPK

2 jam lalu

Polri Kirim 15 Orang Personel yang Bertugas Jadi Penyidik KPK

Polri telah mengirimkan 15 orang personel untuk menjadi penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama empat tahun ke depan


Pelemparan Bus Persis Solo oleh Pendukung Persita, Polda Metro Jaya: Ini Kejadian di Luar

14 jam lalu

Pelemparan Bus Persis Solo oleh Pendukung Persita, Polda Metro Jaya: Ini Kejadian di Luar

Menanggapi insiden pelemparan bus resmi klub sepak bola Persis Solo, Polda Metro Jaya menyatakan sebelumnya Polri sudah membuat antisipasi.


3 Wasiat Titipan Kapolda Fadil Imran soal Tabrakan yang Menewaskan Mahasiswa UI

19 jam lalu

3 Wasiat Titipan Kapolda Fadil Imran soal Tabrakan yang Menewaskan Mahasiswa UI

Merespons kasus tabrakan menewaskan mahasiswa UI, Hasya Atallah Syahputra, Fadil Imran menitipkan tiga pesan kepada masyarakat.


Kasus Mahasiswa UI Ditabrak Pensiunan AKBP Jadi Tersangka: dari Ajakan Damai hingga Pembentukan TPF

21 jam lalu

Kasus Mahasiswa UI Ditabrak Pensiunan AKBP Jadi Tersangka: dari Ajakan Damai hingga Pembentukan TPF

Kapolri memerintahkan pembentukan tim pencari fakta untuk mengusut kasus mahasiswa UI ditabrak pensiunan AKBP. Ajakan damai hingga jadi tersangka.


Hari Ini Sidang Replik, Ini Riwayat Satya Haprabu yang Disebut Richard Eliezer dalam Pleidoi

1 hari lalu

Hari Ini Sidang Replik, Ini Riwayat Satya Haprabu yang Disebut Richard Eliezer dalam Pleidoi

Pada sidang nota pembacaan atau pleidoi, Richard Eliezer sempat mengatakan Satya Haprabu. Pernah pula diucapkan Soekarno.


Mahasiswa UI Tewas Tertabrak Jadi Tersangka, Profesor di Unsoed: Aneh

3 hari lalu

Mahasiswa UI Tewas Tertabrak Jadi Tersangka, Profesor di Unsoed: Aneh

Profesor ini urun pendapat terhadap kasus mahasiswa UI yang tewas dalam sebuah kecelakaan lalu lintas namun dijadikan tersangka.


Polri Gelar Kursus Manajemen Pengamanan Stadion, Instruktur dari Inggris dan Skotlandia

3 hari lalu

Polri Gelar Kursus Manajemen Pengamanan Stadion, Instruktur dari Inggris dan Skotlandia

Polri menggelar kurus manajemen pengamanan stadion dengan instruktur dari Inggris dan Skotlandia.


Penerbitan Pelat Nomor RF Dihentikan Mulai Oktober 2023, Begini Kata Polisi

4 hari lalu

Penerbitan Pelat Nomor RF Dihentikan Mulai Oktober 2023, Begini Kata Polisi

Korlantas Polri akan menghentikan penerbitan pelat nomor khusus RF mulai Oktober 2023.


Kasus Teror Bom Rumah Jurnalis Senior Papua Victor Mambor, Polresta Jayapura Lakukan Olah TKP

6 hari lalu

Kasus Teror Bom Rumah Jurnalis Senior Papua Victor Mambor, Polresta Jayapura Lakukan Olah TKP

Polisi terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif teror bom terhadap jurnalis senior Papua Victor Mambor.