8 Fakta Temuan Polri dalam Tragedi Kanjuruhan Malang

Editor

Febriyan

Menpora Zainudin Amali (tengah) bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (kanan) dan Ketua PSSI Mochamad Iriawan (kiri) memberikan keterangan kepada wartawan usai meninjau Stadion Kanjuruhan, Malang, jawa Timur, Minggu, 2 Oktober 2022. ANTARA/Zabur Karuru

TEMPO.CO, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membeberkan sejumlah temuan fakta hasil temuan tim investigasi bentukannya dalam Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pasca laga BRI Liga 1 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya pada 1 Oktober 2022. Terdapat 8 Fakta penting.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan dari tim dan pendalaman, ada beberapa hal yang akan saya sampaikan sebagai bagian dari kronologis,” kata Kapolri Jenderal Listyo saat malam pengumuman penetapan tersangka di Malang, Kamis, 6 Oktober 2022.

Berikut sejumlah fakta-fakta temuan Polri:

1. Perubahan jadwal ditolak

Pada 12 September 2022, Panitia Pelaksana Arema FC mengirim surat permohonan rekomendasi pertandingan Arema FC vs Persebaya yang akan dilaksanakan pada 1 Oktober 2022 pukul 20.00 WIB.

Polres menanggapi surat tersebut dengan balasan agar waktu pertandingan diubah menjadi pukul 15.30 WIB dengan alasan keamanan. Namun PT Liga Indonesia Baru (LIB) menolak permintaan tersebut dengan alasan dampak penayangan dan ekonomi.

“PT LIB beralasan perubahan jadwal akan berdampak pada penayangan siaran langsung dan ekonomi, hingga memunculkan pinalti dan ganti rugi,” kata Kapolri.

2. Penambahan personel pengamanan dan overcapacity penonton

Kapolri menjelaskan Polres Malang sebelumnya telah membuat rencana jumlah personel 1.073 untuk pengamanan laga. Namun jumlah ini ditambah menjadi 2.034 karena melihat intensitas laga. 

Selain itu, disepakati juga antara Polres Malang dan Panpel Arema FC agar hanya suporter Aremania yang diizinkan di stadion.

Selain itu, Panpel Arema FC juga melakukan kelalaian dengan menjual tiket melebihi rekomendasi, yakni dari 38 ribu menjadi 42 ribu.

Selanjutnya, Detik-detik usai laga






Korban Tragedi Kanjuruhan Buat Surat Pengaduan Masyarakat Terhadap Kapolri dan Kabareskrim

9 jam lalu

Korban Tragedi Kanjuruhan Buat Surat Pengaduan Masyarakat Terhadap Kapolri dan Kabareskrim

Korban Tragedi Kanjuruhan menantang Kapolri dan Kaberskrim untuk membongkar ulang konstruksi hukum penanganan perkara ini.


Sandy Walsh Berpisah dari Pelatnas Piala AFF 2022, Memilih Kembali ke Klub

20 jam lalu

Sandy Walsh Berpisah dari Pelatnas Piala AFF 2022, Memilih Kembali ke Klub

Pemain Timnas Indonesia yang baru melewati proses naturalisasi, Sandy Walsh, baru bergabung di Piala AFF 2022 saat skuad ada di Malaysia.


7 Fakta Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar, Mantan Narapidana Terorisme hingga Lone Wolf

23 jam lalu

7 Fakta Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar, Mantan Narapidana Terorisme hingga Lone Wolf

Bom bunuh diri yang terjadi di Polsek Astanaanyar Bandung kemarin dilakukan seorang mantan narapidana terorisme Agus Sujatno.


Pelaku Bom Polsek Astana Anyar Bawa Pesan Soal RKUHP, Wakil Ketua MPR: Perlu Bukti Lebih Lanjut

1 hari lalu

Pelaku Bom Polsek Astana Anyar Bawa Pesan Soal RKUHP, Wakil Ketua MPR: Perlu Bukti Lebih Lanjut

Hidayat Nur Wahid menyatakan pelaku bom Polsek Astana Anyar memiliki keyakinan tak ada hukum yang benar selain syariah.


PSSI Tunjuk Endri Erawan dan Sumardji Jadi Manajer Timnas Indonesia di Piala AFF 2022

1 hari lalu

PSSI Tunjuk Endri Erawan dan Sumardji Jadi Manajer Timnas Indonesia di Piala AFF 2022

PSSI menargetkan timnas Indonesia menjadi juara Piala AFF 2022 yang akan berlangsung mulai 20 Desember 2022.


Kuasa Hukum Ismail Bolong Sebut Kliennya Sudah Menjadi Pemilik Tambang Ilegal Saat Masih Menjadi Anggota Polri

1 hari lalu

Kuasa Hukum Ismail Bolong Sebut Kliennya Sudah Menjadi Pemilik Tambang Ilegal Saat Masih Menjadi Anggota Polri

Ismail Bolong mengaku sudah menjadi pemilik tambang ilegal saat masih menjadi anggota Polri.


Liga 1: Dewa United vs Arema FC 0-2, Javier Roca: untuk Semua Keluarga Korban Aremania dan Aremanita

1 hari lalu

Liga 1: Dewa United vs Arema FC 0-2, Javier Roca: untuk Semua Keluarga Korban Aremania dan Aremanita

Arema FC berhasil mengalahkan Dewa United dengan skor 2-0 dalam pertandingan lanjutan kompetisi Liga 1.


Kuasa Hukum Ismail Bolong Sebut Kasus Kliennya Adalah Perizinan Tambang Ilegal, Bukan Suap

1 hari lalu

Kuasa Hukum Ismail Bolong Sebut Kasus Kliennya Adalah Perizinan Tambang Ilegal, Bukan Suap

Kuasa hukum Ismail Bolong menyatakan kliennya tak dijerat soal aliran dana tambang ilegal ke sejumlah perwira Polri.


Klasemen Liga 1 Pekan Ke-12: Kalahkan Dewa United, Arema FC Perbaiki Peringkat

1 hari lalu

Klasemen Liga 1 Pekan Ke-12: Kalahkan Dewa United, Arema FC Perbaiki Peringkat

Arema FC berhasil memperbaiki posisinya dalam klasemen Liga 1 setelah mengalahkan Dewa United 2-0.


Hasil Liga 1: Dewa United vs Arema FC 0-2, Rizky Dwi Febrianto dan Evan Dimas Cetak Gol

1 hari lalu

Hasil Liga 1: Dewa United vs Arema FC 0-2, Rizky Dwi Febrianto dan Evan Dimas Cetak Gol

Rizky Dwi Febrianto membuka keunggulan lewat tendangan penalti saat Dewa United vs Arema FC 0-2 di pertandingan Liga 1 pekan ke-12, Rabu, 7 Desember.