Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Petugas Imigrasi Sering Tanyakan Soal ini Bagi Pemohon Paspor

image-gnews
Petugas mewawancarai pemohon pembuatan paspor di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Depok, Kamis, 17 Februari 2022. ANTARA/Wahyu Putro A
Petugas mewawancarai pemohon pembuatan paspor di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Depok, Kamis, 17 Februari 2022. ANTARA/Wahyu Putro A
Iklan

TEMPO.CO, JakartaBagi Anda yang hendak bepergian ke luar negeri, kepemilikan paspor merupakan hal yang wajib. Situs Kantor Imigrasi Kelas 1 Pemalang menyebut paspor layaknya Kartu Tanda Penduduk alias KTP yang diakui secara internasional. 

Paspor tersebut bermanfaat bagi negara asing atau negara penerima untuk mengidentifikasi dan mengetahui negara asal Anda. Umumnya, membuat paspor di Kantor Imigrasi dengan tahapan pengisian formulir, pemotretan, pengambilan sidik jari, dan wawancara.

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM mengeklaim bahwa wawancara merupakan salah satu bentuk pencegahan awal dari perdagangan manusia skala global.

“Sesi wawancara pada penerbitan paspor ini menjadi upaya Imigrasi dalam perlindungan WNI serta pencegahan dari hulu berbagai macam modus perdagangan manusia, “ kata Achmad Nur Saleh selaku Subkoordinator Humas Ditjen Imigrasi, dikutip dari imigrasi.go.id.

Baca: Cara Membuat Paspor Terbaru 2022 beserta Syarat dan Biayanya

Beberapa Pertanyaan yang Sering Keluar saat Membuat Paspor

Hasil dari sesi wawancara ini juga menentukan apakah pihak imigrasi akan mengeluarkan paspor untuk Anda atau tidak. Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk menjawab sejumlah pertanyaan dengan jujur dan tenang.

Pertanyaan untuk Tujuan Liburan

Dikutip dari situs imigrasi.go.id, apabila Anda hendak berlibur di luar negeri, petugas imigrasi biasanya akan menanyakan informasi terkait hal berikut.

  1. Negara tujuan
  2. Destinasi wisata yang dituju
  3. Lama perjalanan
  4. Rekan berlibur
  5. Estimasi tanggal keberangkatan

Pihak Imigrasi menyebut bahwa pertanyaan-pertanyaan tersebut berguna untuk memastikan bahwa pemohon paspor telah memiliki gambaran dan rencana terkait perjalanan liburannya sekaligus memastikan kesesuaian dengan keterangan yang diberikan.

Pertanyaan untuk Tujuan Pendidikan

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Apabila Anda hendak pergi ke luar negeri untuk tujuan pendidikan, biasanya pertanyaan-pertanyaan yang diajukan adalah sebagai berikut.

  1. Negara dan universitas tujuan
  2. Jurusan yang diambil
  3. Kota tempat tinggal
  4. Lama studi

Dalam beberapa kondisi, petugas juga akan meminta Letter of Acceptance dari pemohon paspor untuk membuktikan bahwa yang bersangkutan memang bertujuan untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri.

Pertanyaan sebagai Calon Tenaga Kerja Indonesia

Terakhir, bagi Anda yang hendak pergi ke luar negeri sebagai Tenaga Kerja Indonesia alias TKI, sejumlah pertanyaannya adalah sebagai berikut.

  1. Negara tujuan
  2. Kota tempat tinggal
  3. Pekerjaan yang akan dilakukan
  4. Durasi kontrak
  5. Perusahaan yang memberangkatkan

Pemohon paspor untuk keperluan TKI biasanya juga diberi pertanyaan yang lebih terperinci oleh petugas. Tujuannya agar petugas mengetahui sejauh mana pemohon paspor benar-benar memahami pekerjaan yang akan dilakukan.

Selain itu, pemohon paspor jenis ini juga diharapkan telah mengantongi Surat Rekomendasi dari Dinas Tenaga Kerja di wilayah masing-masing. Sebab, apabila TKI berhasil diberangkatkan ke luar negeri secara nonprosedural, sulit bagi negara untuk memberikan perlindungan.

“Untuk kasus TKI yang berangkat secara nonprosedural, akan sulit bagi negara memberikan perlindungan maksimal terhadap hak-hak mereka karena mereka tidak bekerja melalui jalur resmi. … Akibatnya banyak yang didetensi (ditahan) di negara tujuan atau yang paling memprihatinkan, pulang-pulang tinggal nama,” ujar Achmad, menambahkan.

ACHMAD HANIF IMADUDDIN 

Baca juga: Begini Cara Membuat Paspor dengan Aplikasi M-Paspor

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Sidang Korupsi Sistem Proteksi TKI Kemnaker, Jaksa KPK Hadirkan 3 Saksi

1 jam lalu

Sidang pemeriksaan saksi dalam agenda pembuktian perkara korupsi di Kemnaker dengan terdakwa Reyna Usman yang merugikan negara senilai Rp 17,7 miliar di ruang Kusuma Atmadja, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, pada Selasa 16 Juli 2024. TEMPO/ Mochamad Firly Fajrian
Sidang Korupsi Sistem Proteksi TKI Kemnaker, Jaksa KPK Hadirkan 3 Saksi

Ketiga saksi itu dihadirkan oleh jaksa pada sidang korupsi dengan terdakwa Reyna Usman, I Nyoman Darmanta dan Karunia.


Jual 50 WNI Untuk Dijadikan PSK ke Australia, Tersangka Dapat Keuntungan Rp 500 juta

7 jam lalu

Konferensi pers Bareskrim bersama Australian Federal Police (AFP), ungkap kasus TPPO modus WNI dijadikan pekerja seks di Sydney. Selasa, 23 Juli 2024. Jihan Ristiyanti
Jual 50 WNI Untuk Dijadikan PSK ke Australia, Tersangka Dapat Keuntungan Rp 500 juta

Polisi menyatakan tersangka penjual 50 WNI untuk dijadikan PSK di Australia mendapatkan keuntungan Rp 500 juta.


Bareskrim Ungkap 50 WNI Dijadikan Pekerja Seks di Sydney

23 jam lalu

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Kombes Djuhandani Rahardjo Puro memberikan keterangan saat pengungkapan kasus tindak pidana perdagangan orang di Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 4 April 2023. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Bareskrim Ungkap 50 WNI Dijadikan Pekerja Seks di Sydney

Menurut Bareskrim, pelaku tidak memakai modus penipuan lowongan pekerjaan lantaran sedari awal para korban tahu akan menjadi pekerja seks di Sydney.


Imigrasi Ngurah Rai Proses Hukum 8 WNA Nigeria dan Ghana, Apa Sebabnya?

1 hari lalu

Wisatawan mancanegara memindai paspornya saat menjalani pemeriksaan keimigrasian di autogate yang dioperasikan di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Rabu, 6 Maret 2024. Sebanyak 30 unit autogate pemeriksaan imigrasi yang mengintegrasikan teknologi Face Recognition serta Border Control Management (BCM) itu diresmikan di Bandara Bali untuk mempermudah dan mempercepat proses pemeriksaan keimigrasian. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
Imigrasi Ngurah Rai Proses Hukum 8 WNA Nigeria dan Ghana, Apa Sebabnya?

Kantor Imigrasi Ngurah Rai memproses hukum 7 WNA Nigeria dan satu WNA Ghana yang tidak memiliki dokumen perjalanan atau izin tinggal.


Imigrasi Soekarno-Hatta Siapkan Kursi Roda, 196 Jamaah Haji 2024 Debarkasi Banten Kloter Terakhir Tiba di Tanah Air

2 hari lalu

Sejumlah jemaah haji kloter pertama untuk embarkasi DKI Jakarta tiba di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, Kamis (3/12). Mereka melakukan sujud syukur atas keselamatannya selama melakukan ibadah dan tiba di Tanah Air. TEMPO/Tri Handiyatno
Imigrasi Soekarno-Hatta Siapkan Kursi Roda, 196 Jamaah Haji 2024 Debarkasi Banten Kloter Terakhir Tiba di Tanah Air

Sebanyak 196 jamaah haji kelompok terbang (kloter) 65 Debarkasi Banten tiba di Tanah Air melalui Terminal Kedatangan 2 F Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Senin 22 Juli 2024 pukul 04.30 WIB.


WNI yang Tinggal di Hudaidah Yaman Selamat dari Serangan Israel

3 hari lalu

Kantor Kementerian Luar Negeri RI di Jln. Pejambon, Jakarta. Sumber: Suci Sekar/Tempo
WNI yang Tinggal di Hudaidah Yaman Selamat dari Serangan Israel

Kementerian Luar Negeri RI memastikan tak ada WNI jadi korban dalam serangan Israel ke Hudaidah, Yaman pada 20 Juli 2024


Unjuk Rasa di Bangladesh, Kementerian Luar Negeri Pastikan WNI Aman

3 hari lalu

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha. ANTARA/Yashinta Difa/aa.
Unjuk Rasa di Bangladesh, Kementerian Luar Negeri Pastikan WNI Aman

Kementerian Luar Negeri RI dan KBRI Dhaka terus memonitor situasi dan menjalin komunikasi dengan para WNI di Bangladesh.


Orang Indonesia Dirikan Warkop di Swiss, Obati Rindu Kopi dari Tanah Air

3 hari lalu

Alista Ponti, pemilik kedai kopi Omnia Coffee di Zurich, Swiss. Foto: Krisna Akassa
Orang Indonesia Dirikan Warkop di Swiss, Obati Rindu Kopi dari Tanah Air

Kopi Indonesia diusung oleh pasangan suami istri asal Swiss di kedai kopi Omnia Coffee. Mengobati rindu akan kopi di tanah air.


Barang Hilang di Bandara Changi dari Paspor hingga Emas Batangan

3 hari lalu

Jewel Bandara Changi Singapura (TEMPO/Mila Novita)
Barang Hilang di Bandara Changi dari Paspor hingga Emas Batangan

Bandara Changi di Singapura menampung lebih dari 54 ribu barang hilang setiap tahunnya


5 WNI yang Terjebak Sindikat Online Scam di Myanmar Tak Kunjung Bisa Pulang

4 hari lalu

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha. ANTARA/Yashinta Difa/aa.
5 WNI yang Terjebak Sindikat Online Scam di Myanmar Tak Kunjung Bisa Pulang

Direktur Perlindungan WNI Kemenlu Judha Nugraha mengatakan kelima WNI yang terjebak sindikat online scam Myanmar masih diupayakan pemulangannya.