Kapolri Ungkap Peran Enam Tersangka dalam Tragedi Kanjuruhan

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Seorang pria membungkuk di luar pintu tribun 13 untuk memberikan belasungkawa kepada para korban kerusuhan setelah pertandingan sepak bola antara Arema vs Persebaya, di stadion Kanjuruhan di Malang, Selasa, 4 Oktober 2022. Tembok ventilasi ini disebut dijebol untuk mengevakuasi penonton yang berdesakan. REUTERS/Willy Kurniawan

TEMPO.CO, Jakarta -  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menetapkan enam tersangka di Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 131 orang. Enam tersangka itu terdiri dari tiga tersangka warga sipil dan tiga lainnya dari Polri.

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan tiga tersangka warga sipil dijerat dengan Pasal 359 dan/atau Pasal 360 dan/atau Pasal 103 ayat (1) juncto Pasal 52 Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.

“Tersangka adalah Direktur PT LIB AHL, Ketua Panitia penyelenggara pertandingan AH, dan security officer SS,” kata Dedi.

Kemudian tiga tersangka dari unsur kepolisian disangka dengan Pasal 359 dan/atau Pasal 360 KUHP, yakni Kabag Ops Polres Malang Kompol WS, Komandan Kompi (Dankie) Brimob Polda Jawa Timur AKP H dan Kasat Samapta Polres Malang AKP BS.

“Adapun ketiganya dikenakan Pasal 359 dan/atau Pasal 360 KUHP,” kata Dedi.

Baca juga: Tragedi Kanjuruhan, Ketua Umum PSSI: Kami Hormati Penetapan Tersangka oleh Polri

Adapun peran tiap tersangka menurut Kapolri yaitu Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita merupakan orang yang bertanggung jawab untuk memastikan setiap stadion memiliki sertifikasi layak fungsi. Namun pada saat menunjuk stadion LIB, persyaratan layak fungsinya belum dicukupi dan menggunakan hasil verifikasi tahun 2020.

Sedangkan Abdul Hari, selaku Panitia Pelaksana Arema dan koordinator penyelenggara pertandingan yang bertanggung jawab pada LIB, ditemukan tidak membuat dokumen keselamatan dan keamanan bagi penonton di stadion.

Lalu Suko Sutrisno sebagai security officer tidak membuat dokumen penilaian risiko. Bertanggung jawab untuk dokumen penilaian risiko untuk semua pertandingan. Dan juga, memerintahkan steward untuk meninggalkan pintu gerbang pada saat terjadi insiden.

Sedangkan peran tiga tersangka dari unsur kepolisian adalah, Kepala Bagian Operasi Polres Malang Komisaris Wahyu Setyo Pranoto. Dia dianggap mengetahui terkait adanya aturan FIFA tentang pelarangan penggunaan gas air mata dalam pertandingan sepak bola. Namun, dia tidak mencegah atau melarang pemakaian gas air mata pada saat pengamanan.

Sementara Komandan Kompie III Brimob Polda Jatim Ajun Komisaris Hasdarmawan yang diduga memberi perintah kepada anggotanya di lapangan untuk melakukan penembakan gas air mata pada saat terjadi kericuhan pascapertandingan Arema FC melawan Persebaya.

Dan terakhir Kepala Satuan Samapta Polres Malang Ajun Komisaris Bambang Sidik Achmadi yang juga memerintahkan anggotanya untuk melepaskan tembakan gas air mata.

"Kemungkinan penambahan pelaku apakah itu pelaku pelanggar etik, maupun pelaku akan kita tetapkan terkait pelanggaran pidana kemungkinan masih bisa bertambah dan tim masih terus bekerja," kata Sigit di Kota Malang, Jawa Timur, Kamis malam 6 Oktober 2022.

Baca juga: Kronologi Tragedi Kanjuruhan Malang yang Dipaparkan Kapolri






Madura United Protes ke PT LIB, Sebut Liga 1 Digelar Mendadak

24 menit lalu

Madura United Protes ke PT LIB, Sebut Liga 1 Digelar Mendadak

Manajemen Madura United kesulitan mencari akomodasi dan transportasi. Mereka protes ke PT LIB dan menyatakan Liga 1 diadakan tergesa-gesa.


Jadwal Liga 1 Bergulir Lagi: Simak Rangkaian Laga Pekan Ke-12, Mulai Senin 5 Desember

9 jam lalu

Jadwal Liga 1 Bergulir Lagi: Simak Rangkaian Laga Pekan Ke-12, Mulai Senin 5 Desember

Setelah lama terhenti karena Tragedi Kanjuruhan, jadwal Liga 1 akhirnya bisa bergulir kembali. Simak jadwal pekan ke-12, mulai Senin, 5 Desember.


Alasan Kepolisian Belum Beri Sinyal Kelanjutan Liga Indonesia

1 hari lalu

Alasan Kepolisian Belum Beri Sinyal Kelanjutan Liga Indonesia

Asops Kapolri, Irjen. Agung Setya Imam Effendi mengatakan bahwa saat ini sedang dilakukan penilaian resiko untuk kelanjutan liga Indonesia.


PT LIB Dapat Izin Polisi, Jadwal Liga 1 Dilanjutkan Mulai 5 Desember 2022

1 hari lalu

PT LIB Dapat Izin Polisi, Jadwal Liga 1 Dilanjutkan Mulai 5 Desember 2022

PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) menyatakan Liga 1 musim 2022-2023 resmi dilanjutkan mulai 5 Desember 2022 setelah dapat rekomendasi dari kepolisian.


BRI Liga 1 Belum Pasti Bergulir Bulan Ini, Polisi Tunggu Hasil Penilaian Resiko

2 hari lalu

BRI Liga 1 Belum Pasti Bergulir Bulan Ini, Polisi Tunggu Hasil Penilaian Resiko

Polisi masih menunggu hasil penilaian resiko yang dibuat Kementerian PUPR dan Kementerian Kesehatan untuk memberikan izin BRI Liga 1 kembali bergulir.


Laksamana Yudo Margono Jadi Panglima TNI, Ini Kata KSAD Jenderal Dudung Abdurrachman

2 hari lalu

Laksamana Yudo Margono Jadi Panglima TNI, Ini Kata KSAD Jenderal Dudung Abdurrachman

KSAD Jenderal Dudung Abdurrachman menyatakan akan mendukung Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI.


Wali Kota Gibran Sebut Stadion Manahan Solo Jadi Tuan Rumah Liga 1

2 hari lalu

Wali Kota Gibran Sebut Stadion Manahan Solo Jadi Tuan Rumah Liga 1

Menurut Wali Kota Gibran, Stadion Manahan Solo akan menjadi salah satu tuan rumah Liga 1 dengan sistem gelembung atau bubble.


Selain Setujui Yudo Margono Sebagai Panglima TNI, DPR Juga Sepakat Berhentikan Andika Perkasa

2 hari lalu

Selain Setujui Yudo Margono Sebagai Panglima TNI, DPR Juga Sepakat Berhentikan Andika Perkasa

DPR memberhentikan Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI dengan hormat setelah menyetujui pencalonan Laksamana Yudo Margono.


Soal Keberadaan Ismail Bolong, Ini Kata Kapolri

2 hari lalu

Soal Keberadaan Ismail Bolong, Ini Kata Kapolri

Kapolri menyatakan akan ada progres soal pencarian Ismail Bolong setelah mereka memeriksa anak dan istrinya pada Kamis kemarin.


Antar Yudo Margono Jalani Uji Kelayakan Panglima TNI di DPR, Kapolri: Bukti Solid

2 hari lalu

Antar Yudo Margono Jalani Uji Kelayakan Panglima TNI di DPR, Kapolri: Bukti Solid

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan mengantarkan Laksamana TNI Yudo Margono ke uji kepatutan dan kelayakan sebagai Panglima TNI di DPR