KontraS Ragukan Penyidikan Polisi di Tragedi Kanjuruhan

Coretan vandalisme "polisi pembunuh" terlihat di dinding Stadion Kanjuruhan, setelah kerusuhan pasca-pertandingan sepak bola antara Arema vs Persebaya, di Malang, Jawa Timur, Sabtu, 3 Oktober 2022. Sejumlah coretan terlihat di stadion sebagai aksi protes atas tindakan aparat yang menggunakan gas air mata dan berujung dengan tewasnya 131 orang. REUTERS/Willy Kurniawan

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan atau Kontras meragukan akuntabilitas penyidikan polisi atas kasus tragedi Kanjuruhan. Mereka menilai sikap polisi tidak konsisten.

"Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta awalnya menyebut pengamanan stadion sesuai SOP, namun kemudian diklarifikasi," kata Sekjen KontraS Andy Irfan Junaedi pada Kamis, 6 Oktober 2022.

Apalagi, kata Andy, dalam penyidikan kasus ini polisi tidak melibatkan pengawasan eksternal. Padahal perkara ini menjadi perhatian publik. “Penyidikan perkara harus hati-hati dan tidak tergesa-gesa. Sungguh, hanya perwira itu yang bertangungajwab?” katanya.

Menurut Andy, dalam keterangan video yang beredar, KontraS menemukan bukti jika polisi menembakkan gas air mata secara terukur. Polisi, kata dia, melakukan itu karena adanya ancaman. 

“Jangan-jangan ada yang salah selain komandan di lapangan," ujar dia.

Kontras pun mendesak penyidikan berjalan akuntabel dan terbuka terhadap publik.

Sebelumnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan bahwa penyidik telah menetapkan enam tersangka dalam tragedi yang memakan ratusan korban jiwa itu.

Tersangka terdiri atas AHL (Ahmad Hadian Lukita) Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru, AH (Abdul Haris) Panitia Pelaksana Arema, SS (Suko Sutrisno) Security Officer Arema, Komisaris Polisi WSS (Wahyu Setyo Pranoto) Kepala Bagian Operasional Polres Malang, Ajun Komisaris Polisi H (Hasdarmawan) Deputi 3 Danyon Brimob Polda Jatim dan Ajun Komisari BSA (Bambang Sidik Achmadi) Kepala Satuan Samapta Polres Malang.

Baca juga: Tragedi Kanjuruhan, Kapolri: PT LIB Tak Lakukan Verifikasi Stadion






Korban Tragedi Kanjuruhan Buat Surat Pengaduan Masyarakat Terhadap Kapolri dan Kabareskrim

10 jam lalu

Korban Tragedi Kanjuruhan Buat Surat Pengaduan Masyarakat Terhadap Kapolri dan Kabareskrim

Korban Tragedi Kanjuruhan menantang Kapolri dan Kaberskrim untuk membongkar ulang konstruksi hukum penanganan perkara ini.


7 Fakta Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar, Mantan Narapidana Terorisme hingga Lone Wolf

1 hari lalu

7 Fakta Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar, Mantan Narapidana Terorisme hingga Lone Wolf

Bom bunuh diri yang terjadi di Polsek Astanaanyar Bandung kemarin dilakukan seorang mantan narapidana terorisme Agus Sujatno.


Pelaku Bom Polsek Astana Anyar Bawa Pesan Soal RKUHP, Wakil Ketua MPR: Perlu Bukti Lebih Lanjut

1 hari lalu

Pelaku Bom Polsek Astana Anyar Bawa Pesan Soal RKUHP, Wakil Ketua MPR: Perlu Bukti Lebih Lanjut

Hidayat Nur Wahid menyatakan pelaku bom Polsek Astana Anyar memiliki keyakinan tak ada hukum yang benar selain syariah.


Kuasa Hukum Ismail Bolong Sebut Kliennya Sudah Menjadi Pemilik Tambang Ilegal Saat Masih Menjadi Anggota Polri

1 hari lalu

Kuasa Hukum Ismail Bolong Sebut Kliennya Sudah Menjadi Pemilik Tambang Ilegal Saat Masih Menjadi Anggota Polri

Ismail Bolong mengaku sudah menjadi pemilik tambang ilegal saat masih menjadi anggota Polri.


Kuasa Hukum Ismail Bolong Sebut Kasus Kliennya Adalah Perizinan Tambang Ilegal, Bukan Suap

1 hari lalu

Kuasa Hukum Ismail Bolong Sebut Kasus Kliennya Adalah Perizinan Tambang Ilegal, Bukan Suap

Kuasa hukum Ismail Bolong menyatakan kliennya tak dijerat soal aliran dana tambang ilegal ke sejumlah perwira Polri.


Waspada Bom Polsek Astanaanyar, Kapolres Bogor Ajak Warga Tingkatkan Keamanan dan Mitigasi Terorisme

1 hari lalu

Waspada Bom Polsek Astanaanyar, Kapolres Bogor Ajak Warga Tingkatkan Keamanan dan Mitigasi Terorisme

Pascabom Polsek Astanaanyar, masyarakat Kabupaten Bogor diminta meningkatkan deteksi dini terorisme.


Moeldoko Tanggapi Bom Polsek Astana Anyar: Tak Ada Untungnya

1 hari lalu

Moeldoko Tanggapi Bom Polsek Astana Anyar: Tak Ada Untungnya

Moeldoko menilai aksi bunuh diri seperti yang terjadi pada peristiwa bom Polsek Astana Anyar tak menguntungkan siapa pun.


Sebut Pelaku Bom Polsek Astanaanyar Pernah Ditahan di Nusakambangan, Kapolri: Masuk Kelompok Merah

1 hari lalu

Sebut Pelaku Bom Polsek Astanaanyar Pernah Ditahan di Nusakambangan, Kapolri: Masuk Kelompok Merah

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pelaku bom Polsek Astanaanyar bernama Agus Sujatna. Pernah ditangkap kasus bom Panci.


Ungkap Pelaku Bom Polsek Astana Anyar, Kapolri Pastikan Sedang Telusuri Jaringan di Belakangnya

1 hari lalu

Ungkap Pelaku Bom Polsek Astana Anyar, Kapolri Pastikan Sedang Telusuri Jaringan di Belakangnya

Kapolri pastikan tengah menyelidiki jaringan di belakang pelaku bom Polsek Astana Anyar.


Ungkap Identitas Pelaku Bom Polsek Astanaanyar, Kapolri Sebut Mantan Napiter, Pernah Dihukum 4 Tahun

1 hari lalu

Ungkap Identitas Pelaku Bom Polsek Astanaanyar, Kapolri Sebut Mantan Napiter, Pernah Dihukum 4 Tahun

Kapolri Jenderal Sigit mengungkapkan bahwa pelaku bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar adalah mantan narapidana terorisme.