Fadli Zon Sebut Gas Air Mata Kunci Tragedi Kanjuruhan

Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon di DPR/MPR RI, Jakarta Selatan, Kamis, 22 September 2022 [Tempo/Eka Yudha Saputra]

TEMPO.CO, Jakarta - Anggota DPR  Fadli Zon berharap segera ada pihak yang bertanggung jawab dalam tragedi Kanjuruhan. Sebanyak 125 nyawa melayang dan lebih dari 300 suporter Arema FC dirawat di rumah sakit imbas dari insiden tersebut.

Menurut Fadli, kunci dari peristiwa di Kanjuruhan adalah gas air mata. Ia mengatakan penggunaan gas air mata di lapangan dilarang oleh FIFA selaku badan pengatur sepak bola internasional. “Kalau muter-muter kemudian tidak jelas dan dicari kambing hitam atau salah menyalahkan. Kalau menurut saya, kuncinya di situ jelas gas air mata. Penerapan gas air mata di lapangan yang kabarnya itu tidak diperbolehkan oleh FIFA,” kata Fadli Zon di Gedung DPR, Rabu, 5 Oktober 2022.

Fadli mengatakan alih-alih menggunakan gas air mata, proses antisipasi dan pengamanan bisa dilakukan menggunaan water canon. Menurutnya, penggunan water canon tidak akan berujung memakan korban. Ia menilai perlu ada evaluasi terhadap prosedur pengamanan tersebut. Apalagi, kata dia, suporter yang datang untuk bersantai seakan-akan dianggap sebagai musuh.

“Rakyat itu bukan musuh. Apalagi ini suporter sepak bola. Mereka datang ke situ untuk santai. Ini seperti menganggap rakyat itu musuh. Ini gak boleh. Mentalitas seperti ini yang harus diubah dari aparat penegak hukum dan aparat keamanan,” kata dia.

Presiden Joko Widodo telah meminta agar tragedi Kanjuruhan diusut tuntas.Presiden berharap pihak yang bersalah untuk dijatuhi sanksi, kendati itu berarti sanksi pidana. “Saya ingin diusut tuntas, gak ada yang ditutupi-tutupi. Yang salah juga diberi sanksi, kalau masuk ke pidana juga dipidanakan,” katanya usai mengunjungi korban terluka di Rumah Sakit Umum Daerah Saiful Anwar Malang, Rabu, 5 Oktober 2022. 

Jokowi menyampaikan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Kanjuruhan bertugas secara independen meski Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM, Mahfud Md, memberi tenggat waktu bekerja selama sebulan. “Tapi saya minta secepat-cepatnya, karena semua sudah kelihatan,” katanya.

Presiden Jokowi menyatakan ingin tahu penyebab tragedi tersebut. Sehingga,  ke depannya bisa dicarikan solusi terbaik. Jokowi menjenguk korban, berdialog dengan 3-4 suporter yang menjalani perawatan. “Tadi saya berpesan pada pasien agar tetap semangat dan segera sembuh, sehingga bisa beraktivitas kembali,” ujarnya.

IMA DINI SHAFIRA | EKO WIDIANTO

Eksklusif, Detail Kronologi Tragedi Kanjuruhan Versi Polisi






Soal Kelanjutan Liga 1, Menpora Sebut Butuh Keselarasan Soal Keamanan Lebih Dulu

1 jam lalu

Soal Kelanjutan Liga 1, Menpora Sebut Butuh Keselarasan Soal Keamanan Lebih Dulu

Sejak tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober lalu, kompetisi sepak bola di Indonesia, termasuk Liga 1, dihentikan dan belum ada kepastian kelanjutannya.


Warga Rusia Alihkan Dukungan ke Timnas Serbia di Piala Dunia 2022

14 jam lalu

Warga Rusia Alihkan Dukungan ke Timnas Serbia di Piala Dunia 2022

Ada denyut Piala Dunia 2022 di Rusia yang terkena sanksi FIFA. Warga di sana umumnya mendukung Timnas Serbia.


Berpakaian Seksi, Miss Kroasia dalam Pengawasan Ketat Panitia Piala Dunia Qatar

15 jam lalu

Berpakaian Seksi, Miss Kroasia dalam Pengawasan Ketat Panitia Piala Dunia Qatar

Mantan Miss Kroasia berada di bawah pengawasan setelah menantang aturan berpakaian Piala Dunia Qatar yang harus tertutup, dengan mengenakan baju seksi


Soal Peluang Buka Kembali Investigasi Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM: Belum Diputuskan

1 hari lalu

Soal Peluang Buka Kembali Investigasi Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM: Belum Diputuskan

Komnas HAM akan menggelar rapat komisioner bulan depan untuk menentukan apakah akan membuka kembali investigasi Tragedi Kanjuruhan atau tidak.


Tawarkan Hadiah hingga Miliaran Rupiah, Ini Sejarah Turnamen E-Sport di Dunia dan Indonesia

1 hari lalu

Tawarkan Hadiah hingga Miliaran Rupiah, Ini Sejarah Turnamen E-Sport di Dunia dan Indonesia

Sejarah turnamen e-sport dapat dilacak hingga 1972 ketika permainan konsol rumahan menjadi populer. Mencapai puncak popularitasnya pada 2011-an.


Hal Baru Piala Dunia 2026 Mendatang yang Perlu Anda Ketahui

1 hari lalu

Hal Baru Piala Dunia 2026 Mendatang yang Perlu Anda Ketahui

Pertama dalam sejarah, FIFA resmi menunjuk tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026.


TOP 3 Dunia: Sopir Taksi di Qatar Usir Jurnalis Israel, Kostum Perang Salib Suporter Inggris

1 hari lalu

TOP 3 Dunia: Sopir Taksi di Qatar Usir Jurnalis Israel, Kostum Perang Salib Suporter Inggris

Pengemudi taksi di Qatar mengusir jurnalis yang sedang meliput Piala Dunia 2022 dari taksinya ketika mengetahui dia warga negara Israel.


Kenapa Banyak Hasil 0-0 di Awal Piala Dunia 2022? Kelompok Studi FIFA Temukan Jawabannya

1 hari lalu

Kenapa Banyak Hasil 0-0 di Awal Piala Dunia 2022? Kelompok Studi FIFA Temukan Jawabannya

Kelompok studi teknis FIFA menelaah kenapa banyak hasil seri 0-0 di awal Piala Dunia 2022.


Suporter Inggris Dilarang Pakai Kostum Perang Salib di Piala Dunia 2022

2 hari lalu

Suporter Inggris Dilarang Pakai Kostum Perang Salib di Piala Dunia 2022

Di Piala Dunia 2022, FIFA melarang suporter Inggris menggunakan kostum tentara Perang Salib. Dinilai bisa melukai umat Muslim.


IPW Minta Kapolri Tak Keluarkan Izin Pertandingan Liga 1 Sebelum Ada KLB PSSI

2 hari lalu

IPW Minta Kapolri Tak Keluarkan Izin Pertandingan Liga 1 Sebelum Ada KLB PSSI

IPW berharap Kapolri patuh terhadap Peraturan Polri yang mengatur tentang sepak bola atau kompetisi Liga 1.