DPR Tak Akan Anulir Pencopotan Hakim MK Aswanto

Reporter

Editor

Febriyan

Anggota Majelis Hakim Konstitusi, Aswanto saat memeriksa kamera fotografer MK untuk membuktikan jumlah saksi yang diambil sumpah pada sidang lanjutan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi terkait Perselisihan Hasil Pemilu Umum (PHPU) 2019 di Mahkamah Konstitusi, Rabu, 19 Juni 2019. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Komisi Hukum DPR RI, Arsul Sani, mengatakan mereka tidak akan menganulir keputusan pencopotan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Aswanto meskipun dianggap inkonstitusional oleh berbagai pihak. Mereka pun tetap menunjuk Sekretaris Jenderal MK, Guntur Hamzah, sebagai pengganti Aswanto.

Arsul menjelaskan, pencopotan Hakim MK bukanlah soal prosedural. Ia menyebut ada persoalan lain yang dipertimbangkan DPR sehingga memutuskan untuk mengganti Hakim MK. 

“DPR rasanya tak akan menganulir putusan itu. Karena bagi DPR persoalannya bukan prosedural. Ada persoalan besar lainnya terkait dengan putusan itu sebagai perilaku MK yang kita pandang inkonstitusional,” kata Arsul di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 4 Oktober 2022.

Menurut Arsul, Mahkamah Konstitusi kerap berbuat inkonstitusional. Bahkan, kata dia, MK mulai menjelma seperti DPR yang merupakan lembaga politik. Sebab, ada beberapa keputusan MK yang sangat sektoral dan dilakukan untuk kepentingan diri sendiri. 

Arsul mencontohkan keputusan MK dalam uji materiil Undang-Undang MK yang membatalkan pasal 87a. Pasal ini menyebutkan Ketua atau Wakil Ketua tetap menjabat sampai masa jabatannya berakhir. Aturan ini, kata Arsul, dianggap merugikan hak konstitusional 7 hakim konstitusi yang lain.

Adapun pasal 87b Undang-Undang MK disebut Arsul tetap berlaku. Pasal ini menyebutkan hakim konstitusi mengakhiri masa tugasnya sampai usia 70 tahun selama keseluruhan masa tugasnya tidak lebih dari 15 tahun.

“Itu sangat sektoral sekali. Kami di DPR melihat MK ini seperti DPR juga, lembaga politik. Kalau ada kepentingan diri sendiri maka uji itu ditolak,” ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi Hukum DPR RI, Bambang Wuryanto, memberikan alasan pencopotan Aswanto. Ia menyebut kinerja Aswanto mengecewakan karena kerap menganulir undang-undang yang dibuat oleh DPR.  

Anggota Fraksi PDIP itu pun menyebut Aswanto tak memiliki komitmen dengan DPR. Sehingga, surat konfirmasi dari MK dijawab oleh DPR dengan mengganti Hakim MK.

“Tentu mengecewakan dong. Ya gimana kalau produk-produk DPR dianulir sendiri oleh dia, dia wakilnya dari DPR. Kan gitu toh,” kata dia. 

Sementara itu, pakar hukum tata negara, Bivitri Susanti, mengatakan penggantian Aswanto dengan Guntur Hamzah oleh DPR RI semestinya tidak dilakukan. Apalagi, pemberhentian itu karena masalah putusan.

Bivitri menilai putusan yang diambil DPR untuk memberhentikan hakim di tengah masa jabatannya tidak termuat dalam Undang-Undang MK. Dia menilai hal itu dapat membahayakan independensi MK.

"Independensi peradilan itu prinsip penting secara global, hakim tidak boleh 'dievaluasi' di tengah masa jabatannya secara politik oleh lembaga politik berdasarkan putusannya", kata Bivitri Susanti saat dihubungi oleh Tempo, Jumat, 30 September 2022.

Bivitri menegaskan evaluasi terhadap Hakim MK yang dilakukan DPR bukan berarti bisa seenaknya melakukan pemecatan di tengah masa jabatan. Ia juga menjelaskan, surat yang diterima DPR dari MK sebenarnya hanya untuk mengkonfirmasi soal Putusan MK dan bukan meminta pergantian hakim.

Penggantian Aswanto dengan Guntur Hamzah itu pun telah disahkan dalam Rapat Paripurna DPR pada Kamis lalu, 29 September 2022. Kini nasib keduanya berada di tangan Presiden Jokowi untuk disahkan. Menteri Politik Hukum dan HAM Mahfud Md sempat menyatakan bahwa presiden tak bisa menolak usulan pergantian dari DPR itu. 

IMA DINI SHAFIRA | FAJAR PEBRIANTO






Kaesang Pangarep Gelar Pengajian Menjelang Nikah, Kakak Iriana Jokowi Minta Doa Kelancaran

9 jam lalu

Kaesang Pangarep Gelar Pengajian Menjelang Nikah, Kakak Iriana Jokowi Minta Doa Kelancaran

Kakak Iriana Jokowi sekaligus paman Kaesang Pangarep menjelaskan, pengajian menjelang pernikahan keponakannya hanya diikuti keluarga terdekat.


Usai Semaan Quran, Erina Gudono dan Keluarga Kompak Ganti Kostum Ikuti Pengajian

9 jam lalu

Usai Semaan Quran, Erina Gudono dan Keluarga Kompak Ganti Kostum Ikuti Pengajian

Perwakilan keluarga Erina Gudono, Kusnadiono mengatakan, pihaknya bersyukur tamu undangan beserta keluarga dapat berkumpul bersama.


Survei Kepuasan Pemerintahan Presiden Jokowi, Poltracking: Bidang Pendidikan dan Kesehatan Terbaik

10 jam lalu

Survei Kepuasan Pemerintahan Presiden Jokowi, Poltracking: Bidang Pendidikan dan Kesehatan Terbaik

Masyarakat paling puas terhadap kinerja pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin di bidang pendidikan dan kesehatan.


Peserta Pengajian Nikah Kaesang Pangarep - Erina Gudono Semringah Dapat 2 Hampers Besar Ini

11 jam lalu

Peserta Pengajian Nikah Kaesang Pangarep - Erina Gudono Semringah Dapat 2 Hampers Besar Ini

Peserta Semaan Al-Quran dan pengajian di rumah Erina Gudono, calon istri Kaesang Pangarep semringah dan memperlihatkan bingkisan yang didapat.


Rencana Pembagian Makanan di Resepsi Pernikahan Kaesang Pangarep, Erick Thohir Minta Masyarakat Antre

11 jam lalu

Rencana Pembagian Makanan di Resepsi Pernikahan Kaesang Pangarep, Erick Thohir Minta Masyarakat Antre

Erick Thohir mengatakan, untuk jenis makanan akan ada produk makanan milik Kaesang Pangarep di antaranya Sang Pisang dan Mangkokku.


Erina Gudono Jadi Menantu Presiden, Warga Syukuran Bagi-bagi Makanan Gratis untuk Anak Jalanan

13 jam lalu

Erina Gudono Jadi Menantu Presiden, Warga Syukuran Bagi-bagi Makanan Gratis untuk Anak Jalanan

Warga di sekitar rumah Erina Gudono menggelar syukuran dengan membagi makanan gratis 1.700 porsi ke anak yatim dan anak jalanan.


Tingkat Kepuasan Terhadap Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin Terus Meningkat dalam 3 Bulan Terakhir

13 jam lalu

Tingkat Kepuasan Terhadap Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin Terus Meningkat dalam 3 Bulan Terakhir

Progam bantuan yang digelontokan pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin mendongkrak tingkat kepuasan publik.


Buat Tamu Betah, dari Semaan hingga Panggih Nikahan Kaesang Pangarep - Erina Gudono Ada Hiburan

14 jam lalu

Buat Tamu Betah, dari Semaan hingga Panggih Nikahan Kaesang Pangarep - Erina Gudono Ada Hiburan

Grup hadroh mendapatkan undangan dari keluarga Erina Gudono untuk menghibur tamu undangan di masa jeda semaan Al-Quran ke pengajian.


Air 7 Sumber Siraman Kaesang Pangarep - Erina Gudono Didoakan, Nanti Malam Dikirim ke Solo

18 jam lalu

Air 7 Sumber Siraman Kaesang Pangarep - Erina Gudono Didoakan, Nanti Malam Dikirim ke Solo

Air yang sudah didoakan itu sebagian digunakan Erina Gudono, sebagian lagi dikirim ke Solo untuk digunakan Kaesang Pangarep.


Erina Gudono Jalani Gladi Adat Sebelum Akad Nikah, Mulai dari Adang Sepisan Sampai Langkahan

1 hari lalu

Erina Gudono Jalani Gladi Adat Sebelum Akad Nikah, Mulai dari Adang Sepisan Sampai Langkahan

Sebelum siraman,. Erina Gudono melakukan prosesi adat Langkahan lantaran dia melangkahi dua kakaknya untuk menikah.