Ferdy Sambo Cs Diserahkan ke Kejaksaan Agung

Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum Fadil Zumhana menyatakan berkas Ferdy Sambo Cs dalam perkara pembunuhan Brigadir Yosua dan obstruction of justice telah lengkap atau P21 di Kejaksaan Agung RI, Rabu, 28 September 2022. Tempo/Eka Yudha Saputra

TEMPO.CO, Jakarta -  Hari ini tersangka kasus pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dan kasus obstruction of justice yang melibatkan Ferdy Sambo akan dilimpahkan ke Kejaksaan Agung.

"Sesuai ketentuan hukum acara, JPU menerima tanggung jawab tersangka dan barang bukti," kata Jaksa Agung Muda Pidana Umum Fadli Zumhana di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu, 5 Oktober 2022.

Fadil mengatakan, pihaknya telah melakukan verifikasi terhadap barang bukti yang akan diserahkan pada hari ini kemarin.

"Verifikasi dilakukan di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan," kata dia.

Menurut Fadil, hari ini yang akan diserahkan adalah tersangka kasus pembunuhan berencana yaitu Ferdy Sambo, Richard Eliezer, Ricky Rizal, Kuat Ma'ruf dan Putri Candrawathi.

Sedangkan untuk tersangka obstruction of justice, selain Ferdy Sambo, adalah Brigjen Hendra Kurniawan, Agus Nurpatria, Arif Rahman Arifin, Baiquni Wibowo, Cuk Putranto, dan Irfan Widyanto.

Menurut Fadil, jaksa penuntut umum berwenang melakukan penahanan terhadap para tersangka.

Menurut Fadil untuk tersangka Ferdy Sambo, Hendra Kurniawan, Agus Nurpatria, Arif Rahman Arifin akan ditahan di Mako Brimob.

"Hasil koordinasi dengan Bareskrim, tersangka FS, HK, ANP, ARA kami lakukan penahanan di Mako Brimob," kata Fadil.

Untuk yang di Bareskrim Polri adalah Ricky Rizal, Richard Eliezer, dan Kuat Maruf.  Adapun Putri Candrawathi juga tetap ditahan.

"Khusus untuk ibu PC ditahan di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Agung," ujar Fadil.

Dia mengatakan tujuan penahanan adalah untuk memudahkan proses persidangan. "Kami ingin perkara ini dilakukan secara cepat, sederhana, dan berbiaya ringan, juga untuk memudahkan membawa para tersangka ke persidangan," kata Fadil.

Menurut Fadil, pihaknya ingin sesegera mungkin membawa kasus ini ke persidangan. Surat dakwaan, kata dia, sudah dilakukan koreksi dan diperbaiki. "Agar persidangan berjalan sebaik baiknya," ujar dia.

Adapun pasal yang diterapkan untuk perkara pembunuhan berencana adalah Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 56 ke-1 KUHP.

Sedangkan untuk perkara obstruction of justice, para tersangka diduga melanggar  Pasal 49 jo Pasal 33 dan/atau Pasal 48 ayat 1 jo Pasal 32 ayat (1) Nomor 19 Tahun 2016 UU ITE. Selain itu, mereka juga dijerat Pasal 55 ayat (1) dan/atau Pasal 221 ayat (1) ke-2 dan/atau Pasal 233 KUHP.

Baca juga: Tim Jaksa Lakukan Pemeriksaan Barang Bukti Kasus Ferdy Sambo Cs






LPSK Layangkan Surat Rekomendasi ke Jaksa agar Tuntutan Bharada E Diringankan

9 jam lalu

LPSK Layangkan Surat Rekomendasi ke Jaksa agar Tuntutan Bharada E Diringankan

LPSK mengirimkan surat rekomendasi kepada Kejaksaan Agung agar penuntut umum menuntut ringan Bharada E atau Richard Eliezer.


Eksklusif Pengakuan Putri Candrawathi, Mengampuni Setelah Yosua Melecehkannya

11 jam lalu

Eksklusif Pengakuan Putri Candrawathi, Mengampuni Setelah Yosua Melecehkannya

Sebelum pernyataan mengampuni dan meminta Brigadir J resign, Putri Candrawathi menceritakan tuduhan pelecehan seksual yang dilakukan Yosua.


Eksklusif Pengakuan Konfrontir: Ferdy Sambo Perintahkan Ajudannya Pindahkan SIM Card ke iPhone

14 jam lalu

Eksklusif Pengakuan Konfrontir: Ferdy Sambo Perintahkan Ajudannya Pindahkan SIM Card ke iPhone

Di lantai dua rumah itu, Ferdy Sambo menyodorkan amplop putih berisi uang kepada ketiga terdakwa.


Eksklusif Pengakuan Putri Candrawathi, Minta Yosua Resign setelah Melecehkannya

15 jam lalu

Eksklusif Pengakuan Putri Candrawathi, Minta Yosua Resign setelah Melecehkannya

Setelah Ricky dan Yosua naik ke kamar di lantai 2, kata Putri Candrawathi, dia menenangkan Yosua agar tidak terjadi keributan.


Eksklusif Pengakuan Putri Candrawathi soal Peristiwa Magelang: Kejam Kamu Yos!

16 jam lalu

Eksklusif Pengakuan Putri Candrawathi soal Peristiwa Magelang: Kejam Kamu Yos!

Sejurus kemudian, menurut Putri Candrawathi, terjadilah adegan-adegan pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J.


Eksklusif: Misteri Noda Darah di Kasur Kamar Putri Candrawathi

17 jam lalu

Eksklusif: Misteri Noda Darah di Kasur Kamar Putri Candrawathi

Dari olah tempat kejadian perkara, ditemukan adanya noda darah di kamar utama. Padahal Putri Candrawathi tidak sedang menstruasi.


Hotman Paris tidak Tahu Keberadaan 5 Kg Sabu di Kasus Teddy Minahasa

1 hari lalu

Hotman Paris tidak Tahu Keberadaan 5 Kg Sabu di Kasus Teddy Minahasa

Hotman Paris sempat mengatakan sabu 5 kg yang disebut ditukar tawas oleh Teddy Minahasa masih ada dan disimpan kejaksaan


Sidang Ferdy Sambo Cs Kembali Digelar Pekan Depan, Ini Jadwalnya

1 hari lalu

Sidang Ferdy Sambo Cs Kembali Digelar Pekan Depan, Ini Jadwalnya

Sidang kasus pembunuhan berencana dan obstruction of justice dengan terdakwa Ferdy Sambo cs kembali digelar pekan depan.


Kasus Brigadir J, Hakim Perintahkan Jaksa Hadirkan Ketua RT Kompleks Duren Tiga Secara Daring

1 hari lalu

Kasus Brigadir J, Hakim Perintahkan Jaksa Hadirkan Ketua RT Kompleks Duren Tiga Secara Daring

Majelis hakim memerintahkan JPU menghadirkan Ketua RT 5 Kompleks Polri Duren Tiga, yakni Seno Sukarto pada sidang perintangan penyidikan kasus Brigadir J


Top Nasional: Pernyataan Bharada E soal Wanita Menangis Dinilai Kejujuran, DPR Setujui Yudo Margono Jadi Panglima TNI

1 hari lalu

Top Nasional: Pernyataan Bharada E soal Wanita Menangis Dinilai Kejujuran, DPR Setujui Yudo Margono Jadi Panglima TNI

Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi mengungkapkan pernyataan Richard Eliezer atau Bharada E soal wanita menangis di rumah Ferdy Sambo adalah jujur.