KKP Gandeng KEHATI Kelola Mangrove dan Kawasan Konservasi


INFO NASIONAL - Kementerian Kelautan dan Perikanan meneken Perjanjian Kerjasama (PKS) di bidang pengelolaan ruang laut dengan Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI). Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut, Hendra Yusran Siry, di sela kegiatan Forum Group Discussion bertema Peran Mitra Bahari dalam Mendukung Penyelenggaraan Penataan Ruang Laut pada Senin, 5 September 2022.

Tujuan kerja sama ini untuk melakukan kegiatan pelindungan, pelestarian, dan pemanfaatan berkelanjutan keanekaragaman hayati pesisir dan laut di Indonesia. “Kerja sama yang dilaksanakan tahun 2022 hingga 2025 ini meliputi tiga ruang lingkup yaitu dukungan pengelolaan dan rehabilitasi kawasan mangrove, dukungan pengelolan kawasan konservasi dan dukungan pengelolaa pesisir,” kata Hendra.

KEHATI akan mendukung pengelolaan dan rehabilitasi kawasan mangrove melalui penanaman dan pemeliharaan mangrove di beberapa lokasi seperti Brebes, Majene, Palu, dan Pandeglang. “Melalui penanaman dan pemeliharaan mangrove seluas 26 hektare, kami berharap lahan kritis mangrove yang tersebar di 4 lokasi yaitu Brebes, Majene, Palu, dan Pandeglang dapat terehabilitasi dengan baik,” ucap Hendra.

Direktur Program Yayasan KEHATI Roni Megawanto menambahkan, selain mendukung kegiatan pengelolaan ruang laut melalui penenaman dan pemeliharaan mangrove di lokasi lahan kritis, KEHATI juga mendukung pemanfaatannya untuk penguatan ekowisata dan pusat pembelajaran mangrove.

“Kami juga telah berkomitmen memberikan dukungan penguatan pengelolaan kawasan konservasi melalui program Blue Abadi Fund (BAF) serta dukungan dalam penyusunan rencana program Konservasi Laut Efektif (KOLEKTIF) dan full proposal program Land and Seascape Solution for Indonesia atau LASSO,” kata Roni. (*)






Rutinitas Posko LDP Kemensos untuk Atasi Kecemasan Penyintas Gempa Cianjur

6 jam lalu

Rutinitas Posko LDP Kemensos untuk Atasi Kecemasan Penyintas Gempa Cianjur

Sudah sepekan lebih sejak bencana gempa bumi melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Cianjur.


Gubernur NTT Tutup PORPROV NTT VIII Tahun 2022

6 jam lalu

Gubernur NTT Tutup PORPROV NTT VIII Tahun 2022

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) resmi menutup Porprov NTT VIII tahun 2022


Pemkab Badung Mapekelem di Geger, Ungkapan Syukur dan Terima Kasih Atas Lancarnya KTT G20

6 jam lalu

Pemkab Badung Mapekelem di Geger, Ungkapan Syukur dan Terima Kasih Atas Lancarnya KTT G20

Sekda Adi Arnawa saat menghadiri karya Pemahayu Jagat Medasar Tawur di laut Pantai Geger, Desa Adat Peminge Kuta Selatan.


Puan Ajak Lulusan UBK Ikut Bangun Bangsa

7 jam lalu

Puan Ajak Lulusan UBK Ikut Bangun Bangsa

Lulusan UBK didorong mempersiapkan diri menghadapi persaingan, menghadapi risiko usaha, serta meningkatkan kualitas diri.


Bamsoet Ajak Kaji Kembali Hasil Amandemen UUD NRI 1945

7 jam lalu

Bamsoet Ajak Kaji Kembali Hasil Amandemen UUD NRI 1945

Mengevaluasi konstitusi berguna untuk melihat sejauh mana dampaknya terhadap pembangunan bangsa.


Bamsoet: Seluruh Elemen Punya Peran Raih Kemerdekaan Indonesia

7 jam lalu

Bamsoet: Seluruh Elemen Punya Peran Raih Kemerdekaan Indonesia

Dalam sejarah terbukti etnis Tiongho terlibat langsung dalam perjuangan.


Bamsoet dan 5 Organisasi Kembali Salurkan Bantuan ke Cianjur

8 jam lalu

Bamsoet dan 5 Organisasi Kembali Salurkan Bantuan ke Cianjur

Salah satu bentuk bantuan dengan memastikan bayi penyintas gempa segera mendapat operasi.


KKP Perketat Lalu Lintas Jenis Ikan Dilindungi

8 jam lalu

KKP Perketat Lalu Lintas Jenis Ikan Dilindungi

KKP telah mewajibkan lalu lintas jenis ikan dilindungi dalam Appendiks CITES.


Program Naik KeLaz, Giliran SMK Berlatih Wirausaha

8 jam lalu

Program Naik KeLaz, Giliran SMK Berlatih Wirausaha

Lebih dari 700 siswa SMK bergabung dalam payung Gerakan AKAR Digital Indonesia dari Lazada.


Belum 1 Pekan, PT Pos Sudah Salurkan 60 Persen Bansos

8 jam lalu

Belum 1 Pekan, PT Pos Sudah Salurkan 60 Persen Bansos

Penyaluran BLT BBM tahap 2 tersalurkan sebesar 66,31 persen, PKH 67,24 persen, dan BPNT 66,72 persen.