Aplikasi E-Mancing Mudahkan Pemancing Paham Regulasi WPPNRI

Pengenalan aplikasi E-Mancing lewat Sosialisasi Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 27 Tahun 2021 tentang Penangkapan Ikan dan Pembudidayaan Ikan untuk Tujuan Bukan Komersial di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) yang diselenggarakan di Likupang, Minahasa Utara, Sulawesi Utara (14/9/2022)

INFO NASIONAL -- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) belum lama ini memperkenalkan aplikasi E-Mancing yang ditujukan untuk penerbitan persetujuan penangkapan ikan untuk tujuan non komersil.

Aplikasi tersebut kemudian disosialisasikan kepada masyarakat. Salah satunya di Likupang, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, 14 September 2022. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang sosialisasi Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 27 Tahun 2021 tentang Penangkapan Ikan dan Pembudidayaan Ikan untuk Tujuan Bukan Komersial di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI).

Direktur Jasa Kelautan Miftahul Huda menjelaskan bahwa E-Mancing merupakan implementasi Permen KP 27/2021 pasal 12 dan pasal 15 yang bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi para pemancing sekaligus menjadi strategi bagi KKP untuk memastikan keberlanjutan kuota perairan Indonesia. 

“Selain memberikan kepastian dan kenyamanan berkegiatan memancing oleh klub mancing atau perorangan, E-Mancing juga dapat digunakan sebagai alat pendataan informasi tentang jenis dan ikan yang ditangkap sehingga biota laut yang dilindungi tetap terjaga sekaligus menjadi salah satu jawaban tantangan penangkapan ikan yang tidak dilaporkan yang terjadi di Indonesia", tutur Huda.

 Menurut Huda, jumlah titik tujuan memancing dan menyelam yang ada di Indonesia akan terus diperbarui untuk mendukung kemajuan olahraga memancing. Terdapat beberapa area perairan yang dilarang untuk olahraga dan wisata memancing yakni area ikan bertelur dan tempat pembibitan, alur pelayaran, alur migrasi biota dilindungi, kawasan pelabuhan, titik penyelaman dan zona lain yang diatur sesuai ketentuan.

 Sebagai negara maritim terbesar di dunia, Indonesia menyimpan potensi sumber daya ikan yang melimpah. Estimasi potensi sumberdaya ikan di 11 WPPNRI sebanyak 12,01 juta ton per tahun sedangkan data Food and Agricultural Organization (FAO) Tahun 2020 menunjukkan Indonesia menduduki peringkat ke-3 dunia untuk produksi perikanan tangkap laut terbesar dan menyumbang 8 persen dari produk dunia. Karenanya untuk mempertahankan keberlanjutan, pelestarian dan kesejahteraan masyarakat dari sektor kelautan dan perikanan perlu diikuti langkah bijak dalam mengelola sumberdayanya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Utara Tinneke Adam juga menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengembangkan wisata bahari untuk menjadi tujuan kunjungan wisatawan mancanegara dan wisatawan domestik ke Sulawesi Utara. 

 "Sosialisasi ini menjadi rangkaian kegiatan Likupang North Sulawesi International Fishing Competition 2022 yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini akan lebih memperkenalkan Sulawesi Utara dan Likupang khususnya menjadi tujuan pemancing nasional dan internasional sebagai titik memancing yang semakin mendunia," kata dia.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan kebijakan penangkapan ikan terukur akan mewujudkan keadilan dan pemerataan ekonomi, sekaligus keberlanjutan sumber daya akan lebih terjaga demi ekonomi biru, laut sehat dan Indonesia sejahtera.(*)






Rutinitas Posko LDP Kemensos untuk Atasi Kecemasan Penyintas Gempa Cianjur

6 jam lalu

Rutinitas Posko LDP Kemensos untuk Atasi Kecemasan Penyintas Gempa Cianjur

Sudah sepekan lebih sejak bencana gempa bumi melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Cianjur.


Gubernur NTT Tutup PORPROV NTT VIII Tahun 2022

6 jam lalu

Gubernur NTT Tutup PORPROV NTT VIII Tahun 2022

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) resmi menutup Porprov NTT VIII tahun 2022


Pemkab Badung Mapekelem di Geger, Ungkapan Syukur dan Terima Kasih Atas Lancarnya KTT G20

6 jam lalu

Pemkab Badung Mapekelem di Geger, Ungkapan Syukur dan Terima Kasih Atas Lancarnya KTT G20

Sekda Adi Arnawa saat menghadiri karya Pemahayu Jagat Medasar Tawur di laut Pantai Geger, Desa Adat Peminge Kuta Selatan.


Puan Ajak Lulusan UBK Ikut Bangun Bangsa

7 jam lalu

Puan Ajak Lulusan UBK Ikut Bangun Bangsa

Lulusan UBK didorong mempersiapkan diri menghadapi persaingan, menghadapi risiko usaha, serta meningkatkan kualitas diri.


Bamsoet Ajak Kaji Kembali Hasil Amandemen UUD NRI 1945

7 jam lalu

Bamsoet Ajak Kaji Kembali Hasil Amandemen UUD NRI 1945

Mengevaluasi konstitusi berguna untuk melihat sejauh mana dampaknya terhadap pembangunan bangsa.


Bamsoet: Seluruh Elemen Punya Peran Raih Kemerdekaan Indonesia

8 jam lalu

Bamsoet: Seluruh Elemen Punya Peran Raih Kemerdekaan Indonesia

Dalam sejarah terbukti etnis Tiongho terlibat langsung dalam perjuangan.


Bamsoet dan 5 Organisasi Kembali Salurkan Bantuan ke Cianjur

8 jam lalu

Bamsoet dan 5 Organisasi Kembali Salurkan Bantuan ke Cianjur

Salah satu bentuk bantuan dengan memastikan bayi penyintas gempa segera mendapat operasi.


KKP Perketat Lalu Lintas Jenis Ikan Dilindungi

8 jam lalu

KKP Perketat Lalu Lintas Jenis Ikan Dilindungi

KKP telah mewajibkan lalu lintas jenis ikan dilindungi dalam Appendiks CITES.


Program Naik KeLaz, Giliran SMK Berlatih Wirausaha

8 jam lalu

Program Naik KeLaz, Giliran SMK Berlatih Wirausaha

Lebih dari 700 siswa SMK bergabung dalam payung Gerakan AKAR Digital Indonesia dari Lazada.


Belum 1 Pekan, PT Pos Sudah Salurkan 60 Persen Bansos

8 jam lalu

Belum 1 Pekan, PT Pos Sudah Salurkan 60 Persen Bansos

Penyaluran BLT BBM tahap 2 tersalurkan sebesar 66,31 persen, PKH 67,24 persen, dan BPNT 66,72 persen.