Disebut Ulur Waktu Sidang Etik Brigjen Hendra Kurniawan, Polri: Tidak Begitu

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Brigjen Pol Ahmad Ramadhan memberikan keterangan saat konferensi pers terkait kasus korupsi pengadaan gerobak dagang Kementerian Perdagangan (Kemendag) di Mabes Polri, Jakarta, Rabu, 7 September 2022. Polisi menduga ada mark up atau penggelembungan, dan pengadaan gerobak fiktif. TEMPO/ Febri Angga Palguna

TEMPO.CO, Jakarta -  Polri membantah telah mengulur-ulur waktu sidang etik terhadap Brigjen Hendra Kurniawan dan dua perwira lainnya yang terseret kasus obstruction of justice pembunuhan Brigadir J.

Selain Hendra, dua perwira lainnya yaitu Ajun Komisaris Besar Arif Rahman Arifin, dan Ajun Komisaris Irfan Widyanto hingga kini belum menjalani sidang etik. Padahal empat tersangka lainnya telah menjalani sidang dan dijatuhi sanksi etik.

"Tidak mengulur-ulur, tidak begitu. Polri tidak mengulur, proses sidang kode etik tetap berjalan,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan di Jakarta, Kamis, 29 September 2022.

Menurut Ramadhan, sidang etika Brigjen Hendra Kurniawan dan dua tersangka lainnya tetap akan dilaksanakan. Menurut dia, jadwal sidang etik masih dalam proses penyusunan ulang.

"Masih dalam proses penyusunan jadwal kembali," ujar dia.

Ramadhan mengatakan proses sidang etik ini juga tak akan terganggu oleh pelimpahan tahapan dua yaitu penyerahan barang bukti dan tersangka kasus obstruction of justice ke kejaksaan.

"Sidang etik tetap berjalan," kata dia.

Menurut Ramadhan, apabila tersangka telah dilimpahkan kepada Kejaksaan, maka penahanannya menjadi wewenang jaksa. Meski demikian, hal itu tidak menghalangi Polri untuk melakukan sidang etik tiga anggota Polri yang melanggar etik dalam perkara obstruction of justice.

“Kaitannya dengan rencana penyerahan tahap II nanti bila para anggota Polri yang sudah tahap II maka sidang etik tetap bisa dilakukan. Teknisnya tentu Propam akan koordinasi dengan jaksa penuntut umum (JPU) karena sudah ranah JPU, tentu akan Polri koordinasikan untuk melakukan sidang kode etik,” kata Ramadhan.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung menyatakan berkas perkara obstruction of justice ini dinyatakan telah lengkap atau P21. Setelah itu pihak kejaksaan akan menerima pelimpahan tahap II yaitu tersangka dan barang bukti kasus tersebut.

Dalam perkara obstruction of jutice ini ada tujuh tersangka. Mereka adalah, Ferdy Sambo, Brigjen Hendra Kurniawan, Kompol Chuck Putranto, Kompol Baiquni Wibowo, Kombes Pol. Agus Nur Patria, AKBP Arif Rahman Arifin, dan AKP Irfan Widyanto.

Selain itu Kejaksaan Agung juga menyatakan berkas perkara pembunuhan berencana Brigadir J telah P21. Dalam kasus pembunuhan ini ada 5 tersangka yaitu, Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bharada Richard Eliezer, dan Kuat Ma'ruf.

Penyerahan tersangka dan barang bukti akan dilaksanakan pada Senin pekan depan.

Baca juga: Sidang Etik Brigjen Hendra Kurniawan, Polri: Nanti Kami Update






Richard Eliezer Sempat Dengar Putri Bahas CCTV dan Sarung Tangan dengan Ferdy Sambo

12 jam lalu

Richard Eliezer Sempat Dengar Putri Bahas CCTV dan Sarung Tangan dengan Ferdy Sambo

Richard mengaku mendengar sayup-sayup Ferdy Sambo berbicara dengan Putri Candrawathi. Putri saat itu berada di samping kiri Ferdy Sambo.


Richard Eliezer Pernah Lihat Perempuan Menangis Keluar dari Rumah Ferdy Sambo

14 jam lalu

Richard Eliezer Pernah Lihat Perempuan Menangis Keluar dari Rumah Ferdy Sambo

Setelah kejadian itu Ferdy Sambo lebih sering tinggal di rumah Saguling. Sebelumnya, Ferdy Sambo diketahui lebih sering tinggal di rumah Bangka.


Richard Eliezer Cerita soal Pertengkaran antara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi

14 jam lalu

Richard Eliezer Cerita soal Pertengkaran antara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi

Menurut Richard, setelah kejadian itu Ferdy Sambo lebih sering tinggal di rumah Saguling.


Soal Sarung Tangan Ferdy Sambo, Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf Disebut Sudutkan Richard Eliezer

16 jam lalu

Soal Sarung Tangan Ferdy Sambo, Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf Disebut Sudutkan Richard Eliezer

Sarung tangan Ferdy Sambo menjadi perdebatan. Kuasa hukum Richard Eliezer akan fokus soal perubahan keterangan Kuat dan Ricky soal sarung tangan.


Richard Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf akan Dikonfrontir soal Peristiwa di Magelang

17 jam lalu

Richard Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf akan Dikonfrontir soal Peristiwa di Magelang

Kuasa hukum Kuat Ma'ruf, Irwan Irawan, mengatakan Ricky Rizal dan Richard Eliezer akan menjadi saksi yang dihadirkan oleh jaksa penuntut umum.


4 Fakta Sidang Ferdy Sambo Kemarin, Berita Acara Pesanan hingga Putar CCTV

19 jam lalu

4 Fakta Sidang Ferdy Sambo Kemarin, Berita Acara Pesanan hingga Putar CCTV

Ferdy Sambo meminta maaf kepada para mantan anak buahnya yang terseret perkara perintangan penyidikan.


Eks Kasatreskrim Polres Jaksel Akui Disodorkan Kronologi Berita Acara Interogasi Putri Pesanan Ferdy Sambo

1 hari lalu

Eks Kasatreskrim Polres Jaksel Akui Disodorkan Kronologi Berita Acara Interogasi Putri Pesanan Ferdy Sambo

Ridwan Soplanit, mengatakan penyidik mendapat kronologi tertulis untuk Berita Acara Interogasi (BAI) Putri Candrawathi berdasarkan pesanan Ferdy Sambo


JPU Putar Rekaman CCTV Detik-detik Ferdy Sambo Tiba di Rumah Dinas dan Jatuhkan Pistol

1 hari lalu

JPU Putar Rekaman CCTV Detik-detik Ferdy Sambo Tiba di Rumah Dinas dan Jatuhkan Pistol

Rekaman CCTV pos satuan pengamanan Kompleks Polri Duren Tiga yang memperlihatkan Ferdy Sambo tiba di rumah dinasnya diputar di persidangan


Sembuh dari Covid-19, Putri Candrawathi Hadir Langsung di Sidang Hari Ini

1 hari lalu

Sembuh dari Covid-19, Putri Candrawathi Hadir Langsung di Sidang Hari Ini

Putri Candrawathi tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sekitar pukul 8.35 WIB. Ia kembali hadir di persidangan setelah sembuh dari Covid-19


Richard Eliezer hingga Kuat Ma'ruf Minta Maaf ke 4 Terdakwa Obstruction of Justice, Ini Sebabnya

1 hari lalu

Richard Eliezer hingga Kuat Ma'ruf Minta Maaf ke 4 Terdakwa Obstruction of Justice, Ini Sebabnya

Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf meminta maaf kepada empat terdakwa obstruction of justice saat menjadi saksi di PN Jaksel