Kementan Dukung Pengembangan Anggur Nasional


INFO NASIONAL - Kementerian Pertanian mendukung pengembangan benih anggur bermutu dari varietas unggul yang dikembangkan oleh masyarakat penggiat anggur, salah satunya Asosiasi Penggiat Anggur Indonesia (ASPAI). Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto saat menerima kunjungan dari ASPAI beberapa waktu lalu.

Pada kunjungan tersebut, ASPAI menyampaikan bahwa pihaknya secara bertahap akan mendaftarkan 11 varietas anggur.  Saat ini, baru empat varietas yang sudah dalam proses pendaftran ke Kementan.

“Kementan sangat mengapresiasi pendirian asosiasi penggiat anggur seperti ASPAI ini, dan menyambut baik upaya ASPAI yang berencana melepas beberapa varietas benih ke lapangan,” kata Prihasto.

Prihasto mengatakan bahwa komoditas anggur menjadi sebuah potensi untuk dikembangkan secara masif di Indonesia. Harus bisa diupayakan dengan penanaman secara luas di halam-halaman rumah maupun area pertanian perkotaan dan kebun-kebun dengan luasan hingga ribuan hektare. Hal tersebut dikarenakan pangsa pasar anggur di tanah air masih terbuka lebar dan hampir disukai semua kalangan.

Sampai saat ini, sebagian besar pasokan anggur didatangkan dari luar negeri. Untuk itu, Indonesia perlu mulai mengembangkan komoditas anggur di dalam negeri tidak hanya untuk produksi buahnya namun juga bagaimana dalam penyedian benihnya.

“Ditjen Hortikultura siap mendukung legalitas benih dan membantu serta mendampingi asosiasi untuk pendaftaran dan pengembangan varietas anggur melalui Direktorat Perbenihan Hortikultura serta Direktorat Buah dan Florikultura. Tujuannya agar produksi benih lebih banyak lagi dan bisa dikembangkan secara masif di seluruh Indonesia,” kata Prishasto. 

Prihasto menambahkan bahwa tahun depan akan dianggarkan untuk program anggur, namun masih skala yang tidak luas.  Sehingga apabila anggota ASPAI membutuhkan modal, dapat memanfaatkan Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang ada di Kementan. 

“Ditjen Horti siap membantu dan memfasilitasi bila ada kesulitan dan pengajuan kredit KUR tersebut, dan siap membantu memasarkan produk anggur lokal ke masyarakat,” ucapnya.

Sekretaris Ditjenhorti, Retno Sri Hartati Mulyandari menambahkan bahwa beragam jenis anggur dengan kualitas cukup baik sudah mulai banyak dibududayakan oleh penggiat anggur di Indonesia dari Sabang sampai Merauke.  Dalam rangka percepatan pendaftaran varietas tanaman anggur, tim Ditektorat Perbenihan Hortikultura juga sudah melakukan pengawalan bersama ASPAI.

Sementara itu, Ketua ASPAI, Tosan Aji menuturkan saat ini anggotanya sudah mencapai 360.304 orang yang tersebar di 16 provinsi.  Menurutnya, sudah banyak program yang dilakukan untuk pengembangan anggur di Indonesia.

“Beberapa hal yang telah dilakukan ASPAI dalam mendukung  pengembangan anggur di antaranya bimtek anggur, pendaftaran varietas,  pengembangan sentra anggur di daerah dan bermitra dengan pemerintah dalam rangka mengurangi impor buah anggur, pengembangan produk hilir tanaman anggur  dengan mengoptimalkan hasil usaha mikro kecil menegah (UMKM) yang tergabung dalam asosiasi seperti keripik dan dendeng daun anggur, dan minuman (jus) yang saat imi udah ada beberapa produk seperti keripik daun anggur yang diekspor ke Jerman,” tutur Tosan.

Komunitas anggur bukan hal yang baru, tetapi baru beberapa bulan ini semakin dikenal masyarakat karena adanya suport dari Kementan, khususnya Ditjen Hortikultura yang telah mengadakan beberapa kali Bimtek anggur. “Dari Kementan, kami juga banyak belajar bagaimana cara edukasi yang benar, standarisasi, cara tanam, pemupukan dan lainnya,” kata Tosan.

Tosan menambahkan ASPAI akan berupaya untuk terus dapat memajukan pertanian secara umum, dan khususnya pengembangan tanaman anggur dan berharap Kementan selalu mendukung komunitas dan asosiasi anggur terutama dalam sertifikasi dan legalitas benih dari beragan varietas anggur yang dikembangkan. (*)






Lomba Inovasi Cipta Karya Teknologi di Kediri Masuk Tahap 2

1 jam lalu

Lomba Inovasi Cipta Karya Teknologi di Kediri Masuk Tahap 2

Pada tahap ini peserta akan mempresentasikan langsung inovasi karya TTG kepada dewan juri.


NFA Gandeng Ombudsman dan BPKP Kawal Program Strategis Pangan

1 jam lalu

NFA Gandeng Ombudsman dan BPKP Kawal Program Strategis Pangan

Perencanaan pangan nasional apabila tidak dikelola dengan baik akan memunculkan instabilitas pasokan yang berdampak pada inflasi.


Rayakan HMPI, Seribu Lebih Insan PLN Tanam Pohon Serentak

1 jam lalu

Rayakan HMPI, Seribu Lebih Insan PLN Tanam Pohon Serentak

PLN telah menanam 1,47 juta pohon yang tersebar di 248 hektare lahan sepanjang 2022.


Plt. Dirjen KI Apreasiasi Capaian 2022 dan Targetkan Kinerja 2023

1 jam lalu

Plt. Dirjen KI Apreasiasi Capaian 2022 dan Targetkan Kinerja 2023

DJKI mencanangkan Tahun 2023 sebagai Tahun Merek.


DJKI Luncurkan 3 Fitur Baru Layanan KI dan Aplikasi Pusat Data Musik

1 jam lalu

DJKI Luncurkan 3 Fitur Baru Layanan KI dan Aplikasi Pusat Data Musik

Fitur ini akan mempermudah masyarakat dalam melindungi dan memanfaatkan kekayaan intelektualnya.


HNW Perjuangkan Beasiswa Baznas untuk Mahasiswa di Luar Negeri

2 jam lalu

HNW Perjuangkan Beasiswa Baznas untuk Mahasiswa di Luar Negeri

Wakil Ketua MPR-RI sekaligus Anggota DPR-RI Komisi VIII yang antara lain membidangi urusan agama.


Pemkab Kediri Dorong Seniman dan Budayawan Melek Digital

2 jam lalu

Pemkab Kediri Dorong Seniman dan Budayawan Melek Digital

Kemajuan teknologi menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku seni dan budaya.


Potret Perjuangan Guru dan Perlunya Pemetaan Pendidikan

3 jam lalu

Potret Perjuangan Guru dan Perlunya Pemetaan Pendidikan

Ada beragam upaya dan pendekatan yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran anak.


Akhiri Epidemi AIDS, Perempuan dan Anak Harus Jadi Prioritas

3 jam lalu

Akhiri Epidemi AIDS, Perempuan dan Anak Harus Jadi Prioritas

Perempuan dan anak dengan HIV merupakan kelompok yang seharusnya menjadi prioritas untuk mengakhiri epidemi AIDS.


Pemkab Kediri Gelar Festival Bantengan

12 jam lalu

Pemkab Kediri Gelar Festival Bantengan

Kesenian bantengan banyak berkembang di Kabupaten Kediri bagian timur