Gantikan Lili Pintauli Jadi Pimpinan KPK, Johanis Tanak Usulkan Pendekatan Keadilan Restoratif

Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Johanis Tanak mengikuti tes wawancara uji publik Capim KPK di Sekretariat Negara, Jakarta, 28 Agustus 2019. Tempo/Friski Riana

TEMPO.CO, Jakarta -Wakil Ketua KPK yang baru terpilih, Johanis Tanak, mengusulkan untuk menggunakan pendekatan keadilan restoratif dalam memberantas korupsi. Johanis sebelumnya bersaing dengan I Nyoman Wara, auditor BPK, untuk menggantikan posisi Lili Pintauli Siregar.

Johanis menjelaskan, keadilan restoratif tidak memerlukan putusan pengadilan. Pelaku tindak pidana korupsi (tipikor) hanya perlu mengembalikan uang kerugian negara, namun 2-3 kali lipatnya. 

Ia menilai pendekatan ini tepat karena anggaran negara untuk pembangunan dapat berjalan dan negara pun tidak perlu merogoh kocek lagi untuk memproses pelaku tipikor. Dia menyebut untuk menerapkan usulan ini, ia akan menggunakan UU tentang Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Ada di UU tentang BPK, kalau BPK menemukan kerugian uang negara, itu dikembalikan dalam tempo 60 hari. Proses tidak dilakukan. Kalau sudah dikembalikan, kemudian proses tetap berlangsung, berapa uang negara yang harus dikeluarkan?,” kata Johanis usai mengikuti uji kelayakan di Gedung DPR, Rabu, 28 September 2022.

Kendati tidak diproses, Johanis menilai pendekatan ini bakal menimbulkan efek jera bagi pelaku tipikor. Ia mencontohkan kasus petinju Mike Tyson yang pernah dihukum, namun sebelum habis masa hukumannya dia membayar kepada negara. 

“Setelah dia membayar kepada negara, dia bebas. Setelah bebas dia takut melakukan perbuatan kejahatan lagi karena capek cari duit. Dia merasa ditangkap hanya untuk bayar-bayar lagi,” kata Johanis.

Johanis menekankan negara jangan sampai mengeluarkan uang dalam menangani korupsi. Sebab, selain mengalami kerugian negara akibat tindakan korupsi itu sendiri, negara juga bakal mengeluarkan uang lebih banyak untuk memproses perkaranya.

Dia menyebut sejumlah negara telah menerapkan pendekatan keadilan restoratif. Salah satunya, kata dia, adalah Arab. Ia menerangkan menghukum bukanlah tujuan dari proses hukum. Menurutnya, tujuan hukum hanya melakukan pembinaan agar tidak lagi melakukan kejahatan.

“Jadi kalau misalnya dia sadar dan mengembalikan kerugian lebih dari itu, kenapa? Rugi ngga negara? Engga kan? Korupsi itu kan karena kerugian negara, kita jangan sampai negara rugi,” ujar Johanis Tanak.

Baca Juga: Capim KPK, Johanis Tanak Dicecar Dugaan Intervensi Jaksa Agung






KY Berencana Sidang Etik Hakim Agung Gazalba Saleh Meski Telah Ditahan KPK

5 jam lalu

KY Berencana Sidang Etik Hakim Agung Gazalba Saleh Meski Telah Ditahan KPK

Komisi Yudisial berencana membawa hakim agung Gazalba Saleh ke persidangan etik.


Soal Aliran Dana Tambang Ilegal Ismail Bolong, Ini Kata Wakil Ketua KPK

9 jam lalu

Soal Aliran Dana Tambang Ilegal Ismail Bolong, Ini Kata Wakil Ketua KPK

Wakil Ketua KPK Johanis Tanak menyatakan belum menerima laporan soal adanya aduan aliran dana Ismail Bolong ke sejumlah perwira Polri.


KPK Tahan Hakim MA Gazalba Saleh

10 jam lalu

KPK Tahan Hakim MA Gazalba Saleh

Gazalba Saleh ditahan dalam kasus suap kasus di Mahkamah Agung terhitung sejak hari ini.


KPK Periksa Anggota DPR Aryanto Munawar Kasus Suap Rektor Unila

11 jam lalu

KPK Periksa Anggota DPR Aryanto Munawar Kasus Suap Rektor Unila

KPK memeriksa Anggota DPR asal Lampung dan Bupati Lampung Barat dalam kasus suap Rektor Unila Karomani.


KPK Lelang Mobil Matheus Joko Santoso, Terpidana Korupsi Bansos

15 jam lalu

KPK Lelang Mobil Matheus Joko Santoso, Terpidana Korupsi Bansos

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal melakukan lelang mobil milik terpidana kasus korupsi bansos (bantuan sosial), Matheus Joko Santoso.


Penyelidikan Formula E Jakarta Masih Berlanjut, Ini Kata KPK

16 jam lalu

Penyelidikan Formula E Jakarta Masih Berlanjut, Ini Kata KPK

Ajang balap mobil listrik Formula E Jakarta 2022 masih diselidiki secara lanjut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


Kasus Suap Pengurusan Perkara di MA, Gazalba Saleh Bakal Penuhi Panggilan KPK

17 jam lalu

Kasus Suap Pengurusan Perkara di MA, Gazalba Saleh Bakal Penuhi Panggilan KPK

Gazalba Saleh akan memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka hari ini, 8 Desember 2022


Korupsi Waktu Bisa Menular di Kantor, Turunkan Integritas Karyawan hingga Rugikan Perusahaan

19 jam lalu

Korupsi Waktu Bisa Menular di Kantor, Turunkan Integritas Karyawan hingga Rugikan Perusahaan

Walaupun tidak dipidana seperti korupsi uang atau aset, korupsi waktu tetap merugikan. Bahkan dapat menurunkan integritas karyawan.


Sebut Penyelidikan Kasus Formula E Masih Berjalan, Firli Bahuri: KPK Tak Terpengaruh Kekuasaan Manapun

20 jam lalu

Sebut Penyelidikan Kasus Formula E Masih Berjalan, Firli Bahuri: KPK Tak Terpengaruh Kekuasaan Manapun

Ketua KPK Firli Bahuri menyebut penyelidikan kasus dugaan korupsi terkait penyelenggaraan Formula E di DKI Jakarta masih berproses


Firli Bahuri Sebut Uang Suap Bupati Bangkalan Digunakan untuk Jasa Survei Elektabilitas

21 jam lalu

Firli Bahuri Sebut Uang Suap Bupati Bangkalan Digunakan untuk Jasa Survei Elektabilitas

Uang suap yang diterima Bupati Bangkalan Abdul Latif Imron menurut Ketua KPK Firli Bahuri digunakan untuk kepentingan pribadi.