PDIP Ungkap Tak Bisa Menolak Keinginan Cak Imin Jadi Wapres Puan Maharani

Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar berjalan bersama usai melakukan ziarah makam Taufieq Kiemas di Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta, Minggu, 25 September 2022. Pertemuan ini merupakan bagian dari safari politik Puan Maharani dan juga upaya PKB menjajaki koalisi. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, mengaku menghargai wacana duet Puan Maharani dengan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin pada Pilpres 2024. Dalam safari politik Puan ke PKB, Cak Imin sempat berkelakar dan meminta Puan untuk menggandengnya sebagai Wapres.

Said mengatakan partainya tidak bisa serta merta menolak keinginan Cak Imin menjadi Wapres. Ia merasa PDIP tidak punya hak untuk melarang atau membatasi wacana yang berkembang di masyarakat.

“Tapi kan tidak bisa kemudian kita menyatakan ‘Wah Cak Imin tidak bisa', apa hak kita? Ini kan bagian silaturahmi menyamakan persepsi dulu,” kata Said di Gedung DPR RI, Rabu, 28 September 2022.

Adapun jika terjadi kesepakatan antara PDIP dengan PKB, Said menyebut ada prosedur yang mesti diikuti sebelum menentukan capres dan cawapres. Menurutnya, siapapun parpol yang bekerja sama dengan PDIP mesti menyamakan visi Indonesia ke depan dan bergotong royong mewujudkannya.

“Kalau itu masuk semua menjadi kesepakatan bersama, baru kita bicara siapa yang jadi capres, siapa yang jadi cawapres, bukan ujug-ujug masuk kemudian si A jadi ini si B jadi ini,” kata dia.

Said hakulyakin jika silaturahmi antara PDIP dan PKB bakal tetap terjalin. Namun, ia menyebut keputusan kerja sama di PKB akan dibawa Cak Imin ke rapat DPP partainya, sementara Puan akan melaporkan hasil safari politiknya kepada Ketua Umum, Megawati Soekarnoputri.

“Karena itu ketika kita masuk ke format, katakanlah kerja sama 3 lini partai, PKB, Gerindra, PDIP, maka kemudian akan dibawa dalam rapat DPP, dan DPP melaporkan ke Bu Ketum. Bu Ketum lah yang mempunyai hak untuk memutuskan,” ujarnya.

PKB masih berharap Cak Imin capres

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, menyatakan pernyataan Cak Imin menjadi wakil Puan merupakan standar paling rendah alias minimal. Sehingga, kata Jazilul, kemungkinan Cak Imin jadi Presiden masih terbuka.

“Kalau Pak Muhaimin kan minimal wapres, artinya masih ada kemungkinan untuk jadi Presiden,” kata Jazilul di Gedung DPR, Selasa, 27 September 2022.

PKB saat ini tergabung dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) bersama Partai Gerindra. Adapun Partai Gerindra telah memutuskan untuk mendukung Ketua Umumnya, Prabowo Subianto, sebagai capres.

Jazilul menjelaskan, partainya sudah menanda tangani kesepakatan tertulis bersama Partai Gerindra bahwa urusan capres cawapres diserahkan pada Prabowo dan Cak Imin. Adapun Jazilul menampik jika PKB disebut meninggalkan Prabowo kala wacana Cak Imin menjadi wakil Puan terealisasi.

“Kan kita terikat dengan komitmen dengan Pak Prabowo, ya harus ngobrol dong, ngobrol lagi. Kan tadi mandatnya ada di tangan Pak Prabowo dan Gus Muhaimin,” kata dia.

Baca: PDIP Jelaskan Soal Video Viral Puan Maharani Cemberut Saat Bagi-bagi Kaos di Bekasi






Hasto PDIP Soal Pilpres: Turun ke Bawah Lebih Penting daripada Memanaskan Politik

1 hari lalu

Hasto PDIP Soal Pilpres: Turun ke Bawah Lebih Penting daripada Memanaskan Politik

Hasto Kristiyanto mengimbau kader PDIP turun menggerakkan perekonomian rakyat daripada bicara gimmick politik.


Jelang Pemilu 2024, PDIP Instruksikan Kader Disiplin Ikuti Instruksi Megawati

1 hari lalu

Jelang Pemilu 2024, PDIP Instruksikan Kader Disiplin Ikuti Instruksi Megawati

Hasto menyebut Megawati menginstruksikan tiga pilar PDIP untuk rajin turun ke bawah demi meraih kepercayaan rakyat.


Tanggapi Dukungan dari PAN, Ganjar Pranowo: Biarlah Para Ketum yang Tentukan

1 hari lalu

Tanggapi Dukungan dari PAN, Ganjar Pranowo: Biarlah Para Ketum yang Tentukan

Ganjar Pranowo menanggapi dukungan dari Partai Amanat Nasional (PAN) terhadap pencapresannya di Pilpres 2024.


Ini Harapan Wapres Ma'ruf Amin Setelah DPR Setujui Yudo Margono Jadi Panglima TNI

1 hari lalu

Ini Harapan Wapres Ma'ruf Amin Setelah DPR Setujui Yudo Margono Jadi Panglima TNI

Komisi I DPR telah menyetujui Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono menjadi calon panglima TNI baru.


Ganjar Pranowo Kenang Momen Bersama Ferry Mursyidan Baldan di Komisi II DPR

2 hari lalu

Ganjar Pranowo Kenang Momen Bersama Ferry Mursyidan Baldan di Komisi II DPR

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo turut melayat ke rumah duka politikus senior Ferry Mursyidan Baldan hari ini Jumat, 2 Desember 2022.


Survei Indikator Politik: Pasca-Deklarasi Capres, Elektabilitas Anies Baswedan Naik

3 hari lalu

Survei Indikator Politik: Pasca-Deklarasi Capres, Elektabilitas Anies Baswedan Naik

Lembaga Survei Indikator Politik mencatat elektabilitas Anies Baswedan naik setelah deklarasi Capres 2024 oleh NasDem. Anies salip Prabowo.


Prabowo Bercanda Rambut Putih, Menteri dari Nasdem Tertawa Terbahak-bahak

3 hari lalu

Prabowo Bercanda Rambut Putih, Menteri dari Nasdem Tertawa Terbahak-bahak

Johnny membenarkan adanya obrolan rambut putih dengan Prabowo itu. Ia menyebut rambut putih itu sebagai sebuah candaan antar menteri.


Puan Ajak Lulusan UBK Ikut Bangun Bangsa

4 hari lalu

Puan Ajak Lulusan UBK Ikut Bangun Bangsa

Lulusan UBK didorong mempersiapkan diri menghadapi persaingan, menghadapi risiko usaha, serta meningkatkan kualitas diri.


Profil Veronica Yulis, Istri Yudo Margono Polwan Berpangkat AKBP Tugas di Baharkam Mabes Polri

4 hari lalu

Profil Veronica Yulis, Istri Yudo Margono Polwan Berpangkat AKBP Tugas di Baharkam Mabes Polri

Istri calon Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, Veronica Yulis anggota polwan berpangkat AKBP bertugas di Baharkam Mabes Polri. Ini profilnya.


Jokowi Singgung Capres Rambut Putih, PPP: Itulah Hebatnya, Terus Jadi Trendsetter

4 hari lalu

Jokowi Singgung Capres Rambut Putih, PPP: Itulah Hebatnya, Terus Jadi Trendsetter

Kendati demikian, Arsul mengatakan pernyataan Jokowi yang kerap trending, termasuk capres berambut putih, tidak bisa dimaknai sepenggal-sepenggal.