Sidang Kasus HAM Berat Paniai, Saksi: Massa Memaksa Masuk Koramil, 3 Warga Tewas

Suasana sidang pembacaan dakwaan kasus pelanggaran HAM Paniai, Papua, di Pengadilan Negeri Makassar, pada Rabu, 21 September 2022. Mayor Infanteri Purnawirawan Isak Sattu menjadi terdakwa dalam kasus ini. dok. Koalisi Masyarakat SIpil.

TEMPO.CO, Jakarta - Sidang kedua kasus HAM berat Paniai di Pengadilan Negeri Makassar kembali digelar, Rabu 28 September 2022. Agendanya pemeriksaan saksi-saksi, dengan terdakwa Mayor (Purn) Isak Sattu.

Saksi pertama dari anggota polisi, Riko Amir (32 tahun) menceritakan kejadian berdarah pada Senin pagi 8 Desember 2014.

Saat itu, dirinya melihat seratusan massa datang ke Koramil 1705-02 Paniai sembari berteriak tentara tanggung jawab atas peristiwa semalam. Tak lama kemudian massa melempar batu dan memanah ke dalam Koramil.

"Saya ada di halaman Koramil," kata Riko di hadapan majelis hakim, Rabu 28 September 2022.

Setelah massa menuntut tentara bertanggung jawab, kata dia,  massa pun memanjat pagar dan mencoba masuk ke dalam Koramil. Anggota TNI yang ada di lokasi kemudian masuk ke dalam mengambil senjata laras panjang dan menembakkan ke atas sebanyak tiga kali. Harapannya massa mau mundur. Namun masyarakat tak mundur, malah terus mencoba masuk ke dalam Koramil.

"Provost bernama Gatot langsung mengarahkan senjatanya ke massa yang manjat pagar. Jadi korban jatuh pas di depan pagar," ucap Riko. "Senjata jenis SS1 yang dipakai tembak korban."

Setelah ada korban yang meninggal, massa langsung mundur dan TNI keluar mengejar. Saat itu, satu warga lagi tewas ditikam pakai sangkur oleh tentara bernama Jusman.

Selain dua orang tewas, Riko mengaku dirinya juga melihat ada satu orang berlumuran darah diangkat dari got. Akan tetapi, ia tidak mengetahui kena senjata api atau senjata tajam. "Jadi, ada tiga orang meninggal ditempat " ujarnya. "Terdakwa juga ada di lokasi saat itu."

DIDIT HARIYADI

Baca: Kasus Pelanggaran HAM Berat Paniai, Ini Dakwaan Terhadap Mayor Isak Sattu






Puan: Pengganti Jenderal Andika adalah Laksamana Yudo

16 jam lalu

Puan: Pengganti Jenderal Andika adalah Laksamana Yudo

Laksamana TNI Yudo Margono yang saat ini menjabat sebagai KSAL


Choosing The Next TNI Commander

19 jam lalu

Choosing The Next TNI Commander

Admiral Yudo Margono is slated to become the sole candidate for TNI commander proposed by President Joko Widodo to DPR.


TB Hasanuddin Sebut Presiden Ajukan KSAL Yudo Margono Calon Panglima TNI

19 jam lalu

TB Hasanuddin Sebut Presiden Ajukan KSAL Yudo Margono Calon Panglima TNI

TB Hasanuddin mengatakan bahwa yang diajukan dan direkomendasikan oleh presiden hanya satu nama calon Panglima TNI yaitu KSAL Yudo Margono


RAPBD DKI 2023 Bengkak akibat TNI & Polri Minta Hibah dan PMD, Fitra: Bisa Jadi Temuan BPK

1 hari lalu

RAPBD DKI 2023 Bengkak akibat TNI & Polri Minta Hibah dan PMD, Fitra: Bisa Jadi Temuan BPK

Sekretaris Jenderal Fitra Misbah Hasan menyatakan kenaikan RAPBD DKI akibat hibah untuk TNI & Polri bisa jadi temuan BPK.


Ingin Menjadi Anggota Tim SAR? Penuhi 18 Syarat Berikut Ini

1 hari lalu

Ingin Menjadi Anggota Tim SAR? Penuhi 18 Syarat Berikut Ini

Tim SAR bertugas melaksanakan fungsi pemerintahan di bidang pencarian dan pertolongan. Begini syarat CPNS Basarnas.


5 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?

3 hari lalu

5 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?

Amerika Serikat, Rusia, dan Cina konsisten menduduki tiga besar negara dengan kekuatan militer terbesar di dunia. Indonesia di peringkat berapa?


Bulan Depan Panglima TNI Andika Perkasa Pensiun, Berikut Batas Umur Pensiun TNI dan Gajinya

3 hari lalu

Bulan Depan Panglima TNI Andika Perkasa Pensiun, Berikut Batas Umur Pensiun TNI dan Gajinya

Panglima TNI Andika Perkasa bulan depan pensiun. Berapakah batas usia pensiun prajurit TNI, dan berapa besaran gajinya?


Soal Yudo Margono Jadi Calon Panglima TNI, Prabowo: Jelas Beliau Mampu

3 hari lalu

Soal Yudo Margono Jadi Calon Panglima TNI, Prabowo: Jelas Beliau Mampu

Laksamana Yudo Margono disebut-sebut menjadi kandidat kuat pengganti Jenderal Andika Perkasa jadi Panglima TNI. Surpres dikirim ke DPR Senin depan.


Setelah di Dishub, Dana Hibah untuk TNI Muncul di Pos Anggaran Satpol PP DKI, Besarnya Rp 337,33 Miliar

4 hari lalu

Setelah di Dishub, Dana Hibah untuk TNI Muncul di Pos Anggaran Satpol PP DKI, Besarnya Rp 337,33 Miliar

Dana hibah untuk TNI juga tercantum di pagu anggaran Satpol PP DKI. Salah satunya untuk pembelian alat penanggulangan hura-hara Rp 88 miliar.


Australia dan TNI Memperkuat Kerja Sama Militer

4 hari lalu

Australia dan TNI Memperkuat Kerja Sama Militer

Indo-Pacific Endeavour (IPE) 2022 di antaranya mencakup latihan amfibi terintegrasi besar-besaran yang melibatkan militer Australia dan TNI